Warga Eks Bioskop Cempaka Geger, Pria Tewas Bersimbah Darah 7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Positif Sabu, Oknum Anggota DPRD Tala Terancam Dipecat! Hasil Visum: 2 Anak yang Diduga Dibunuh Ibu di Benawa HST Mati Lemas! Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu

Berstatus Tersangka, Renaldi dan Koordinator BEM se Kalsel Tetap Pimpin Aksi Tolak UU Ciptaker Jilid IV

- Apahabar.com Rabu, 28 Oktober 2020 - 17:20 WIB

Berstatus Tersangka, Renaldi dan Koordinator BEM se Kalsel Tetap Pimpin Aksi Tolak UU Ciptaker Jilid IV

Koordinator Badan Eksekutif Mahasiswa se Kalimantan Selatan (BEM se Kalsel) Ahdiat Zairullah dan Ahmad Renaldi yang sudah menyandang status tersangka tetap mengikuti aksi anti-Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja (Ciptaker) jilid IV di Bundaran Hotel A, Banjarmasin. Foto-Muhammad Robby

apahabar.com, BANJARMASIN – Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, Koordinator Badan Eksekutif Mahasiswa se Kalimantan Selatan (BEM se Kalsel) Ahdiat Zairullah dan rekannya, Ahmad Renaldi tetap mengikuti aksi anti-Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja (Ciptaker) jilid IV di Bundaran Hotel A, Banjarmasin.

Aksi kali ini bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2020.

Sedikitnya terdapat puluhan massa mahasiswa dalam aksi demonstrasi kali ini.

Mereka mengenakan pakaian serba hitam dan dilengkapi dengan spanduk bernada perjuangan mereka menyuarakan penolakan terhadap Omnibus Law UU Ciptaker .

“Status tersangka tak akan menghentikan saya untuk menyuarakan kebenaran,” ucap Ahdiat Zairullah saat berorasi dalam aksi demonstrasi tersebut.

Menurut Ahdiat, mimbar bebas ini merupakan wujud pemerintah tidak bisa menampung aspirasi masyarakat.

Ia tidak lagi menyampaikan aspirasi kepada DPRD Kalsel maupun pemerintah setempat.
Hal itu dilandaskan prinsip #MosiTidakPercaya.

“Kita tidak akan pernah mati untuk melakukan perlawanan,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, massa juga mendesak Presiden Joko Widodo untuk mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) pembatalan Omnibus Law Undang-undang Ciptaker.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Puskesmas Libur di Idul Fitri, Ketua YLK: Pikirkan Nasib Pasien
apahabar.com

Kalsel

Gelar Kegiatan Tahunan, Polsek Tabunganen Antisipasi Karhutla di Batola
apahabar.com

Kalsel

Cukup Pakai e-KTP Pelayanan Kesehatan Jadi Gratis, Banjarmasin Mesti Tiru Tangerang
apahabar.com

Kalsel

Jadi Contoh, Jemaah Masjid Miftahul Ihsan Malah Tak Disiplin
apahabar.com

Kalsel

Terpidana Korupsi Jembatan Mandastana Mulai Mengembalikan Uang
apahabar.com

Kalsel

Kembali Bertambah, Total Positif Covid-19 di Tanbu 301 Pasien
apahabar.com

Kalsel

Kerugian Capai Miliaran, Puluhan Keluarga di Batulicin Mengungsi
apahabar.com

Kalsel

Hitungan Hari, Kasus Covid-19 di Banjarmasin Diprediksi Tembus 300 Kasus
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com