Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

BI Akui Pertumbuhan Kredit Perbankan Masih Loyo

- Apahabar.com Selasa, 13 Oktober 2020 - 20:23 WIB

BI Akui Pertumbuhan Kredit Perbankan Masih Loyo

Ilustrasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Pertumbuhan kredit pada September 2020 mengalami penurunan dari 1,04% (yoy) pada Agustus 2020 menjadi 0,12% (yoy).

Sementara pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) naik dari 11,64% (yoy) pada Agustus 2020 menjadi 12,88% (yoy) didorong ekspansi keuangan Pemerintah.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) perbankan Agustus 2020 tetap tinggi yakni 23,39%, dan rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) tetap rendah yakni 3,22% (bruto) dan 1,14% (neto).

“Namun demikian, fungsi intermediasi dari sektor keuangan masih lemah akibat pertumbuhan kredit yang terbatas sejalan dengan permintaan domestik yang belum kuat dan kehati-hatian perbankan akibat berlanjutnya pandemi Covid-19,” ujar Perry di Jakarta, Selasa (13/10).

Ke depan, intermediasi perbankan diperkirakan akan membaik sejalan dengan prospek perbaikan kinerja korporasi dan pemulihan ekonomi domestik serta konsistensi sinergi kebijakan yang ditempuh.

“Kinerja korporasi triwulan III 2020 terindikasi secara perlahan membaik, tercermin dari peningkatan penjualan, kemampuan bayar, serta penerimaan perpajakan terutama pada sektor Industri dan Perdagangan,” katanya.(oke)

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Di Tengah Covid-19, Wedding Organizer di Banjarmasin Terjepit 
apahabar.com

Ekbis

Lenovo Rilis Ponsel Pertama Snapdragon 855 dan RAM 12GB Januari Mendatang

Ekbis

Dampak Pandemi, Tunggakan BPJS Kesehatan di Kota Ini Capai Rp 240 Miliar
apahabar.com

Ekbis

Dampak Larangan Mudik, Konsumsi BBM Diperkirakan Turun 20 Persen
apahabar.com

Ekbis

Jokowi Datang, Bandara Syamsudin Noor Diharap Segera Beroperasi
apahabar.com

Ekbis

Tenang, Stok Beras Kalsel Masih Aman sampai Tahun Depan
apahabar.com

Ekbis

Dipicu Penjualan Mobil di China Lesu, Harga Batu Bara Turun Lagi
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Menguat Tipis Usai BI Tahan Suku Bunga
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com