Mobil Terbelah dan Terbakar di Grand Prix Bahrain, Pebalap Prancis Ini Lolos dari Maut Bukan Kereta Api! Nih 2 Proyek Strategis Nasional Andalan Jokowi di Kalsel 2020-2024 Rusia-Saudi Belum Sepakati Durasi Pengurangan Produksi Minyak Nikah Massal di Tapin, Jangan Lagi Ada Pasangan Tak Berdokumen Latihan Dasar Pramuka di HST, Petakan Daerah Rawan Bencana

BMKG Ungkap Tanda-Tanda Puting Beliung

- Apahabar.com Selasa, 27 Oktober 2020 - 08:41 WIB

BMKG Ungkap Tanda-Tanda Puting Beliung

Kondisi Situ Rawa Gede usai diterjang angin puting beliung. Foto-Okezone

apahabar.com, JAKARTA – Kepala Bidang Diseminasi Informasi Iklim dan Kualitas Udara Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Hary Tirto Djatmiko, meminta seluruh masyarakat waspada terhadap potensi angin puting beliung selama musim hujan.

Hary membeberkan tanda-tanda suatu daerah bakal diterpa angin puting beliung. Pertanda itu di antaranya, kata Hary, suhu atau udara di suatu daerah akan terasa panas satu hari sebelum diterpa angin puting beliung.

“Tanda-tanda akan terjadinya puting beliung, satu hari sebelumnya udara pada malam hingga pagi hari terasa panas dan gerah,” kata Hary kutip apahabar.com dari Okezone, Selasa (27/10).

Kemudian, sambungnya, udara sudah mulai terasa panas sejak pagi hari. Padahal, umumnya udara atau suhu mulai terasa panas mulai pukul 10.00 pagi. Saat itu, terlihat tumbuh awan Cumulus (awan putih berlapis-lapis), diantara a wan tersebut ada satu jenis awan yang mempunyai batas tepinya sangat jelas berwarna abu-abu menjulang tinggi seperti bunga kol.

“Tahap berikutnya awan tersebut akan cepat berubah warna menjadi abu-abu atau hitam yang dikenal dengan awan Cumulonimbus (CB). Pepohonan di sekitar tempat kita berdiri, ada dahan atau ranting yang mulai bergoyang cepat karena embusan angin,” katanya.

Hary menambahkan, udara akan mulai terasa dingin setelah terjadi fenomena tersebut. Biasanya, angin puting beliung diawali dengan hujan yang sangat lebat. Namun, jika hujan diawali hanya gerimis, kecil kemungkinan akan terjadi angin kencang.

“Jika 1 sampai 3 hari berturut-turut tidak ada hujan pada masa pancaroba, ada indikasi potensi hujan lebat yang pertama kali turun akan diikuti angin kencang baik yang masuk dalam kategori puting beliung maupun yang tidak,” tuturnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Keluarga Pinta Jenazah Bomber Polrestabes Medan, Kapolda: Dikembalikan Sesuai Mekanisme Teroris

Nasional

Pekan Depan, Indofarma Jual Obat Covid-19 Merek Desrem
apahabar.com

Nasional

Buntut Kasus Rommy, KPK Geledah Kantor DPP PPP
apahabar.com

Nasional

Setelah PHK Massal, Pengusaha Bawa Kabur Rp90 Miliar
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Bakal Lantik Ketua BPP Hipmi Hari Ini
apahabar.com

Nasional

Haji 2019; Kejar Salat Arbain, Jemaah Haji Diimbau Prioritaskan Kesehatan
apahabar.com

Nasional

Polda Metro Siapkan 12 Ribu Personel, Amankan Aksi 1310 di Jakarta
apahabar.com

Nasional

Demo Mahasiswa Tolak UU Cipta Kerja Hari Ini, Istana Dijaga Ketat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com