BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen Waspada Penularan Covid-19 di Libur Panjang, Disdik Banjarmasin Imbau Pelajari Patuhi Prokes Bikin Haru, Simak Curahan Mama Lita MasterChef Indonesia Pasca-ditinggal Suami Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah

Bom Bunuh Diri Guncang Pusat Pendidikan di Kabul Afghanistan, 24 Orang Tewas

- Apahabar.com Minggu, 25 Oktober 2020 - 15:39 WIB

Bom Bunuh Diri Guncang Pusat Pendidikan di Kabul Afghanistan, 24 Orang Tewas

Warga mengangkut peti mati berisi jenazah korban ledakan di Ghazni, Afghanistan pada Sabtu (24/10). Foto-AFP/Getty via Antara

apahabar.com, KABUL – Ledakan bom bunuh diri di sebuah pusat pendidikan di Kabul, ibu kota Afghanistan, 24 orang tewas termasuk pelajar remaja dan melukai 57 lainnya pada Sabtu (24/10).

Seorang juru bicara Kementerian Dalam Negeri, Tariq Arian, mengatakan penjaga keamanan telah mengidentifikasi seorang pembom yang meledakkan bahan peledak di jalan di luar pusat pendidikan Denmark, Kawsar-e.

Sebagian besar korban adalah pelajar berusia 15-26 tahun, menurut Kementerian Kesehatan Afghanistan. 57 orang terluka dalam serangan itu, kata kementerian dalam negeri seperti dilansir Antara.

Seorang guru di pusat Kawsar-e, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena masalah keamanan, mengatakan bahwa dia dan staf pengajar lainnya terkejut dengan serangan yang menargetkan lembaga yang telah memberikan bimbingan bagi ribuan anak jalanan menuju pendidikan tinggi.

“Semua siswa penuh energi, termasuk keluarga miskin tetapi berharap masa depan lebih cerah,” ujarnya.

Anggota keluarga berkumpul di rumah sakit terdekat, mencari orang-orang terkasih yang hilang di antara kantung-kantung mayat berisi sisa-sisa tubuh korban tewas yang diletakkan di lantai rumah sakit, sementara petugas di luar mendorong pasien yang terluka dengan tandu untuk perawatan, kata seorang saksi mata Reuters.

Serangan itu, yang dikutuk oleh NATO dan pemerintah Afghanistan, terjadi di daerah Kabul barat yang merupakan rumah bagi banyak komunitas Syiah di negara itu. Syiah adalah agama minoritas di Afghanistan yang menjadi sasaran kelompok-kelompok seperti ISIS di masa lalu.

Seorang juru bicara Taliban di Twitter membantah bertanggung jawab atas serangan yang terjadi pada waktu yang krusial, ketika tim yang mewakili pemberontak dan pemerintah bertemu di Qatar untuk mencari kesepakatan damai.

ISIS mengaku bertanggung jawab dalam pernyataan di Telegram, tanpa memberikan bukti.

Puluhan siswa tewas di daerah yang sama di Kabul dalam serangan terhadap pusat pendidikan lain pada 2018.

Serangan terbaru terjadi setelah pertempuran sengit di beberapa provinsi dalam beberapa pekan terakhir, yang telah membuat ribuan warga sipil mengungsi.

Utusan Khusus Amerika Serikat untuk Afghanistan Zalmay Khalilzad pada Minggu pagi di Twitter menyerukan pengurangan segera dalam kekerasan dan percepatan dalam proses perdamaian.

Ia mengacu pada meningkatnya kekerasan di negara itu dalam beberapa pekan terakhir, termasuk temuan oleh komisi hak asasi manusia bahwa serangan udara oleh pemerintah Afghanistan telah menewaskan 12 anak.

“Berapa banyak lagi yang bisa kita tahan, sebagai individu dan sebagai masyarakat? Berapa kali kita bisa bangkit?” tanya Shaharzad Akbar, ketua Komisi Hak Asasi Manusia Independen Afghanistan di Twitter tak lama setelah serangan Sabtu, mengatakan penargetan warga sipil adalah kejahatan perang.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Kepada Jokowi, Xi Jinping Ingin Indonesia-China Ciptakan Industri Model Baru
apahabar.com

Internasional

Pakar WHO Sebut Eropa dan Amerika Utara Harus Belajar Tangani Pandemi Covid-19 dari Asia
apahabar.com

Internasional

Ikut Demo, Mantan Presiden Kirgizstan Jadi Sasaran Penembak Misterius

Internasional

Antusiasme Warga Prancis Belajar Bahasa Indonesia Selama Pandemi
apahabar.com

Internasional

Uni Eropa Tinjau Penularan Covid-19 Melalui Udara
apahabar.com

Internasional

Jokowi Pidato Perdana di Sidang Umum PBB, BTS Jadi Pembicara Khusus
apahabar.com

Internasional

Memenangi Pilpres AS, Joe Biden Dapat Ucapan Selamat dari PM Malaysia
apahabar.com

Internasional

Pengemudi Tabrak Gerbang Masjidil Haram Langsung Ditangkap, Diduga Tidak Normal
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com