Kasus Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Inkrah, Jaksa Eksekusi Terpidana ke Martapura Muatan Politis dalam Pencopotan Sekda Tanah Bumbu Kantongi 3 Barang Bukti, Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran BirinMU BW, Eks Pimpinan KPK Buka-bukaan Alasan Turun Gunung Bantu H2D Gandeng BW, Tim H2D Laporkan Dugaan Pelanggaran Petahana Kalsel ke Bawaslu

BPOM Sebut Tidak Ada Efek Samping Serius Saat Uji Vaksin Covid-19

- Apahabar.com Kamis, 15 Oktober 2020 - 20:52 WIB

BPOM Sebut Tidak Ada Efek Samping Serius Saat Uji Vaksin Covid-19

Ilustrasi vaksin Covid-19. Foto-Getty Images/iStockphoto/kiattisakch

apahabar.com, JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan menyebut uji coba vaksin Covid-19 yang dilakukan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran berjalan lancar dan tidak menunjukkan ada efek samping serius.

“Sejauh ini dari hasil inspeksi kami tidak ada laporan kejadian efek samping yang serius akibat pemberian vaksin uji tersebut,” kata Direktur Registrasi Obat BPOM, Lucia Rizka Andalusia dalam jumpa pers daringnya seperti dilansir Antara, Kamis (15/10).

Ia mengatakan uji klinik vaksin tersebut sudah memasuki tahap rekrutmen subyek penelitian. Sebanyak 1.620 orang telah direkrut untuk mengikuti fase uji vaksin tersebut.

Terhadap efek samping obat, Lucia mengatakan BPOM juga melakukan evaluasi pelaporan farmakovigilans (efek samping obat).

Selain itu, lanjut dia, BPOM juga mengawasi realisasi importasi impor, produksi dan distribusi obat secara berkala.

BPOM, kata dia, sangat berhati-hati dalam melakukan percepatan perizinan vaksin Covid-19.

Tiga calon vaksin Covid-19 yaitu Cansino, G42/Sinopharm dan Sinovac sudah mendapatkan Otorisasi Penggunaan Darurat (EUA) dari China.

“Terhadap produk yang telah mendapatkan EUA, BPOM berkeseinambungan melakukan pengawasan terhadap penyaluran dan peredaran sejak masuk dari luar negeri untuk obat atau vaksin yang diimpor serta proses produksi di industri farmasi untuk obat dan vaksin yang diproduksi di Indonesia serta distribusi oleh pedagang besar farmasi dan pendistribusian di sarana pelayanan kefarmasian,” katanya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Dandhy Dwi Laksono Dipulangkan dengan Status Tersangka
apahabar.com

Nasional

Setahun Jokowi-Ma’ruf, Produksi APD dalam Negeri Terus Digenjot
apahabar.com

Nasional

Tenang, Gempa di Malang Tak Berpotensi Tsunami
apahabar.com

Nasional

Sejak di Asrama Haji hingga Tanah Suci, Telkomsel Jamin Kenyamanan Layanan Komunikasi
apahabar.com

Nasional

PM Muhyiddin Yassin Serukan Warga Malaysia Tinggal di Rumah
apahabar.com

Nasional

Reuni 212 Selesai, Massa Mulai Tinggalkan Monas
apahabar.com

Nasional

Tim Labfor dan Inafis Selidiki Kebakaran Gedung Kejagung
apahabar.com

Nasional

Sandiaga Uno Tegaskan Tak ada Tawaran Jadi Direksi BUMN
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com