Respons BirinMu, Eks KPK dan HW Cs Jadi Panglima Gugatan II H2D di MK Duduk Perkara Heboh Piton Patuk Majikan di Q-Mall Banjarbaru Drama #SAVEKPK di Banjarmasin, Supian HK Dicari-cari Mahasiswa Kalsel Kalah Jumlah, Polisi Pastikan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Kondusif Skenario Kelolosan di Grup B dan C: Harapan Terakhir Denmark, Ukraina Cari Imbang

BRG Revitalisasi Lahan Terbengkalai di Talio Hulu Pulang Pisau Kalteng

- Apahabar.com Senin, 26 Oktober 2020 - 22:45 WIB

BRG Revitalisasi Lahan Terbengkalai di Talio Hulu Pulang Pisau Kalteng

Tanam perdana padi di Desa Talio Hulu Pulang Pisau. Foto-Istimewa

apahabar.com, PALANGKA RAYA — Badan Restorasi Gambut (BRG) melakukan revitalisasi pengelolaan lahan terbengkalai menjadi produktif, dengan perbaikan sistem irigasi, di Desa Talio Hulu, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.

“Fokus BRG pada lahan di desa ini untuk pengkajian dan percobaan,” kata Kepala BRG RI, Nazir Foead, saat melakukan peninjauan sekaligus penanaman padi, Senin (26/10).

Nazir menjelaskan, lahan yang digunakan merupakan lahan milik masyarakat yang terbengkalai dan memiliki fungsi budidaya namun tidak dimanfaatkan karena tidak adanya modal.

“Kita ingin mengembalikan fungsi lahan ini sehingga bisa ditanami tanaman yang sesuai dengan aspirasi mereka, dalam hal ini padi,” ujar Nazir.

Dalam program BRG di Kalteng kali ini, pihaknya telah meminta Universitas Gajah Mada (UGM) untuk melakukan kajian, dengan dibantu Universitas Palangka Raya (UPR) serta Kementerian Pertanian.

Percobaan lahan sudah disiapkan sekitar sebulan dan saat ini sudah mulai penanaman. Sedangkan panen diharapkan sekitar Januari atau Februari 2021, dengan hasil yang memuaskan.

Dengan demikian, petani dapat bersemangat terus untuk menggunakan lahan ini, sehingga ketika musim kemarau tidak lagi kuatir adanya kebakaran karena lahannya produktif dengan tata air yang dijaga bersama.

Sementara itu Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumberdaya manusia (SDM), Herson Barthel Aden, memberi apresiasi terhadap program BRG itu.

Herson menilai, program ini berupaya menyediakan lahan pangan baru, rehabilitasi lahan yang sudah ada dengan peningkatan sarana untuk mendukung produktifitas lahan, terutama dari sisi tata kelola air dan drainase lahan.

“Kita bersyukur bahwa kegiatan food estate ini juga didukung oleh BRG dengan melakukan pembinaan kepada masyarakat petani di Desa Talio Hulu,” ujarnya.

Untuk itu, diharapkan masyarakat dapat benar-benar melaksanakan dan memanfaatkan program untuk kesuksesan Desa Talio Hulu.

Pada kesempatan yang sama dilakukan juga penyerahan paket surat perjanjian kerjasama swakelola (SPKS) kepada 21 orang anggota sejumlah kelompok tani.

Paket ini merupakan bantuan revitalisasi mata pencaharian masyarakat desa peduli gambut yang mendukung ketahanan pangan.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Gelombang Kapal Diduga Picu Erosi Bantaran Sungai Mentaya Kalteng
apahabar.com

Kalteng

Anggota Dewan Kalteng Tolak Iuran BPJS Kesehatan Kelas 3 Dinaikkan
apahabar.com

Kalteng

Dear Warga Kobar Kalteng, Biaya Rapid Tes Kini Turun Drastis
apahabar.com

Kalteng

Wakil Bupati Barut Anjangsana ke Lapas Kelas IIB Muara Teweh
apahabar.com

Kalteng

Pasutri Tewas, Polisi Belum Tetapkan Tersangka Laka Maut di Teweh
apahabar.com

Kalteng

Tak Ada Izin Karaoke, Warkop di Kapuas Ditutup Satpol PP
apahabar.com

Kalteng

Tarif Retribusi RPU Kapuas Bakal Dievaluasi
apahabar.com

Kalteng

Jelang Lebaran, Perbatasan Kalteng-Kalsel Diperketat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com