Mahasiswanya Positif Covid-19, Kampus FISIP ULM Banjarmasin Lockdown Selama Sepekan Larang Anggota Fraksi ke Luar Daerah, Golkar Targetkan Kemenangan BirinMu 70 Persen Sembuh dari Covid-19, Sugianto Hadir di Kampanye Penutup Jelang Pencoblosan, Ratusan Anggota Fraksi Golkar Se-Kalsel Siap Awasi Money Politics Aduuuuuuuuuh ai, Viral Bocah di Tapin Ngamuk-Buang Motor Saat Ditilang Polisi

Bupati Banjar Buka Peringatan Hari Santri, Lomba Digelar Secara Daring

- Apahabar.com Kamis, 22 Oktober 2020 - 21:55 WIB

Bupati Banjar Buka Peringatan Hari Santri, Lomba Digelar Secara Daring

Bupati Banjar membuka kegiatan Peringatan Hari Santri Nasional 2020, di Mahligai Sultan Adam Martapura, Kamis (22/10). Foto-istimewa

apahabar.com, MARTAPURA – Bupati Banjar, KH Khalilurrahman membuka rangkaian kegiatan Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2020 di Mahligai Sultan Adam Martapura, Kamis (22/10).

Mengusung tema “Santri Sehat Indonesia Kuat”, rangkaian kegiatan berupa event seni budaya Islam, dilaksanakan pada tanggal 23 hingga 24 Oktober 2020, di gedung PCNU Kabupaten Banjar.

Event seni budaya Islam tersebut yakni lomba Musabaqah Qiraatil Kutub, Da’i dan Da’iyah, penulisan esai dengan tema Peran Santri di Era Globalisasi dan video profil pondok. Semua lomba dilaksanakan secara daring atau online.

Bupati Banjar, Khalilurrahman, mengatakan peringatan karena masih pandemi Covid-19 Hari Santri Nasional tahun ini dilaksanakan sangat sederhana.

Meski demikian, bupati meminta pelaksanaan itu harus tetap memberi makna dan semangat, khususnya para santri agar senantiasa menghargai jasa para pendahulu yang berjuang mempertahankan kemerdekaan NKRI.

“Peringatan Hari Santri tidak terlepas dari pendiri ormas Islam Nahdlatul Ulama, yaitu KH Hasyim Asy’ari,” kata bupati di hadapan unsur Forkopimda, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dan undangan lainnya.

“Dicetuskannya resolusi jihad 22 Oktober oleh beliau telah membakar semangat patriotisme dan nasionalisme, menggerakkan santri, pemuda dan masyarakat untuk berjuang bersama melawan pasukan kolonial sampai titik darah penghabisan. Puncaknya pada tanggal 10 Nopember 1945 yang kita peringati sebagai hari pahlawan,” papar Bupati Banjar.

Bupati yang kerap disapa Guru Khalil mengingatkan, Hari Santri Nasional memiliki arti dan makna filosofi. Oleh karena itu, jangan hanya diperingati sebagai seremonial belaka.

“Tetapi menjadi momentum untuk refleksi guna berbenah dan terus meningkatkan kualitas santri, demi kemajuan dan pembangunan bangsa kita,” harap Guru Khalil.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kabupaten Banjar

Pemkab Banjar Launching Mal Pelayanan Publik
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Terkendala Domisili, Dinsos Banjar Upayakan Bantuan Kesehatan untuk Andika Bocah Penderita Penyakit Kulit
Bangkal

Kabupaten Banjar

Angin Puting Beliung Amuk Desa Sungai Bangkal Martapura, 23 Rumah Terdampak
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Ratusan Sopir Angkut dan Kelotok di Kabupaten Banjar Terima BLT
Apahabar.com

Kabupaten Banjar

Bupati Banjar Serahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Bawa Ratusan Masker, Polres Banjar dan RAPI Blusukan ke Pasar Astambul
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Seluruh Pasar di Kabupaten Banjar Disemprot Disinfektan
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Di Martapura, Acara HPN 2020 Dimeriahkan Musik Panting dan Madihin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com