Tim Macan Kalsel Gerebek Wanita Buronan Kasus Penggelapan Kapal Indef: Setahun Jokowi-Ma’ruf Amin ULN Melonjak, Setiap Penduduk Warisi Utang Rp 20,5 juta Demo di Pelaihari Berbuntut Laporan Polisi, Sekda Tala Minta Maaf Harga Tiket Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin Turun, Simak Daftar Lengkapnya Kedai Terapung, Unggulan Wisata Baru di Barito Kuala

Cegah Kebutaan Akibat Katarak, Puskesmas di Kapuas Diminta Jemput Bola

- Apahabar.com Selasa, 13 Oktober 2020 - 18:28 WIB

Cegah Kebutaan Akibat Katarak, Puskesmas di Kapuas Diminta Jemput Bola

Seorang warga Kabupaten Kapuas saat menjalani operasi katarak. Foto-Istimewa

apahabar.com, KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalteng, melalui Dinas Kesehatan saat ini tengah focus melakukan pencegahan kebutaan akibat katarak.

Sebagai langkah awal yakni dengan melakukan skrining.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, Apendi mengatakan, skrining katarak selain dilakukan di fasilitas kesehatan, diharapkan juga seluruh puskesmas dapat melakukan jemput bola.

“Melakukan skrining jemput bola ke rumah penderita melalui kegiatan program Ketupat Kuning berintegrasi dengan PIS PK atau kegiatan puskesmas lainnya,” katanya di Kuala Kapuas, Selasa (13/10).

Untuk penderita yang sudah terjaring, lanjut Apendi, diupayakan penanganan segera dengan pengobatan atau apabila diperlukan akan dilakukan operasi.

Sementara itu Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, dr Tri Setyautami mengatakan, untuk melakukan tindak lanjut pada seorang penderita katarak banyak hal yang harus dilihat.

“Selain penilaian kondisi katarak itu sendiri juga kondisi penyakit penyerta seperti hipertensi dan diabetes melitus yang harus terkontrol,” katanya.

Dari hasil skiring yang dilakukan 19 puskesmas pada tahun 2019 terdapat 211 orang penderita katarak, dan tahun 2020 ini sedang dilakukan update data oleh seluruh puskesmas di Kapuas.

Menurut Tri Utami dalam kegiatan operasi katarak, Dinas Kesehatan Kapuas menjalin kerjasama dengan berbagai pihak.

Pada tahun 2018 bekerjasama dengan Kejaksaan Negeri Kapuas, di mana sebanyak 26 orang yang dioperasi dan tahun 2019 rencananya bekerja sama dengan Polres.

“Namun karena ada kendala sehingga tertunda dan pada tanggal 25 Oktober 2020, rencananya akan dilakukan operasi terhadap 50 orang pasien bekerjasama dengan PERDAMI dan Kapal Kemanusiaan 07 AMCF,” pungkas Tri.

Editor: Zainal - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

May Day 2019, Buruh: BUMD Jangan Ikut-ikutan Outsourcing!
apahabar.com

Kalsel

LAPOR! Goes to Campus, FAS FH Unlam Suguhkan Penampilan Memukau
apahabar.com

Kalsel

8 Pengidap Baru Ditemukan di Alalak, Termasuk Balita
apahabar.com

Kalsel

125 Ribu Warga Tanah Bumbu Belum Miliki Jaminan Kesehatan Nasional
apahabar.com

Kalsel

BPBD Kalsel Monitor Desa Tangguh Bencana di HSS
apahabar.com

Kalsel

Terinspirasi Youtube, Kapolsek Kuripan Berbagi Bubur Ayam Gratis
apahabar.com

Kalsel

Hari Ini, Hibah Majelis Taklim di Kotabaru Dipastikan Cair!
apahabar.com

Kalsel

3 Pekan Jabat Kadispar Kalsel, M. Syaripuddin Kaget Ditunjuk Pjs. Bupati Kotabaru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com