Sederet Agenda Wamen Alue Dohong di Kalsel, Tanam Pohon hingga Tinjau Rehabilitasi DAS Manajemen Pama Ungkap Dua Kemungkinan Terburuk Karyawan Bantah Ijazah Rahmad Masud Palsu, Rektor Untri Siap Lapor Balik Satu Warga Kalsel Tertular Corona B117, Pj Safrizal Imbau Perketat Prokes Varian Baru Corona B117 Sudah Masuk Kalsel, Banjarmasin Belum Ada Temuan

Cerita Korban Puting Beliung Alalak Batola, Saksikan Atap Rumah Terbang

- Apahabar.com Rabu, 14 Oktober 2020 - 18:59 WIB

Cerita Korban Puting Beliung Alalak Batola, Saksikan Atap Rumah Terbang

Reruntuhan rumah Isnaniah pasca sapuan puting beliung di Desa Beringin RT 02 Kecamatan Alalak. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Sekalipun rumah yang ditinggali sudah tak berbentuk, Isnaniah (37) terlihat masih tegar menghadapi cobaan berupa bencana puting beliung di Alalak Barito Kuala (Batola).

Warga Desa Beringin RT 02 tersebut merupakan salah seorang korban puting beliung yang melanda tiga desa dan satu kelurahan di Kecamatan Alalak, Selasa (13/10).

Tercatat 13 rumah di Beringin mengalami kerusakan. Namun rumah Isnaniah yang ditempati bersaama sang suami, Muhid, beserta kedua anak, mengalami kerusakan paling parah.

Atap rumah mereka sudah berada di seberang jalan, lantaran disapu angin kencang. Sementara dinding yang terbuat dari papan, tercerai berai lantaran terlepas dari ikatan paku.

“Kami sekeluarga berada di rumah, ketika hujan mulai turun. Kemudian setelah angin bertambah kencang, kami memilih berkumpul di dekat pintu keluar,” papar Isnaniah, Rabu (14/10).

“Sekitar pukul 16.30, angin semakin kencang bertiup dari arah belakang rumah. Tak lama kemudian, atap rumah kami terangkat ke udara,” imbuhnya.

Berbarengan atap yang terlepas, dinding belakang rumah Muhid mulai berderak-derak dan kemudian roboh. Demikian pula lemari kayu yang berdempet dengan dinding.

Tanpa pikir panjang, mereka langsung berhamburan keluar. Di bawah terpaan angin dan hujan deras, mereka hanya bisa menyaksikan angin mengobrak-abrik seisi rumah.

“Sekitar 30 menit, hujan mulai reda. Selanjutnya warga sekitar berdatangan dan membantu merapikan barang-barang yang masih bisa dipakai,” beber Isnaniah.

Rumah itu ditempati Muhid sekeluarga sejak 2016. Selain bercocok tanam, Muhid merupakan seorang tenaga pengajar di Pondok Pesantren Al Amin Beringin.

“Untuk sementara kami tinggal di rumah orang tua suami saya. Hanya berjarak sekitar 1 kilometer dari rumah kami sekarang,” lirih Isnaniah.

“Walaupun rumah hancur, kami bersyukur tidak mengalami luka-luka. Hanya luka kecil di pelipis anak bungsu saya lantaran tergores pecahan kaca,” sambungnya.

Demi meringankan beban Muhid dan korban lain, Pemdes Beringin sudah memberikan bantuan berupa paket bahan pokok yang antara lain berisi telur dan mie.

Sementara bantuan dari Pemkab Barito Kuala, direncanakan disalurkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mulai 16 Oktober 2020.

“Bantuan tanggap darurat disalurkan serentak 16 Oktober. Dalam sehari mendatang, masih dilakukan pendataan,” sahut Sumarno, Kepala Pelaksana BPBD Batola.

“Sampai sekarang rumah rusak yang terdata berjumlah 41 buah. Diperkirakan jumlah tersebut bertambah, karena pendataan masih berlangsung,” tegasnya.

Berkaitan dengan puting beliung di Alalak, Batola belum memasang status siaga cuaca ekstrem dan banjir. Dengan demikian, status cuaca ekstrem maupun banjir masih tanggap darurat.

“Sebenarnya sampai 31 Oktober 2020, Status Batola masih siaga kebakaran hutan dan lahan. Pun sepanjang September hingga Oktober, BMKG memperkirakan masih kemarau,” jelas Sumarno.

“Namun sebagai langkah antisipasi, kami sudah meminta rekomendasi BMKG untuk mempersiapkan status siaga cuaca ekstrem dan banjir,” tandasnya.

apahabar.com

Akibat puting beliung, sejumlah pohon di pinggir Jalan Trans Kalimantan di Desa Sungai Lumbah roboh dan menimpa kabel listrik. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Perahu Kosong

Kalsel

Perahu Kosong, Nelayan Alle-Alle Lenyap di Laut Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Haul ke 4 Orang Tua Sekdaprov Kalsel, Mengenang Sosok H Ahmad Makkie dari HST
Covid-19

Kalsel

Semenjak Pandemi, 24 Pejuang Kesehatan di Kotabaru Positif Covid-19, 1 Meninggal
apahabar.com

Kalsel

Ramalan Cuaca Hari Ini, Hujan Bakal Guyur Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Tim Monev KPK RI Sambangi Pemkab Barito Kuala
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 di Kalsel, Tambah 59 Positif dan 38 Sembuh
apahabar.com

Kalsel

Pasca Haul Abah Guru Sekumpul, Budaya Sungai Martapura Hidup Kembali
Kamar Pesantren

Kalsel

Kamar Pesantren di Lapas Kotabaru Dirazia, Petugas Temukan Barang Terlarang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com