Mobil Terbelah dan Terbakar di Grand Prix Bahrain, Pebalap Prancis Ini Lolos dari Maut Bukan Kereta Api! Nih 2 Proyek Strategis Nasional Andalan Jokowi di Kalsel 2020-2024 Rusia-Saudi Belum Sepakati Durasi Pengurangan Produksi Minyak Nikah Massal di Tapin, Jangan Lagi Ada Pasangan Tak Berdokumen Latihan Dasar Pramuka di HST, Petakan Daerah Rawan Bencana

Dalam Aksi Curanmor, Uji Tembak Hanya Bermodal Tipu-tipu

- Apahabar.com Senin, 26 Oktober 2020 - 22:34 WIB

Dalam Aksi Curanmor, Uji Tembak Hanya Bermodal Tipu-tipu

Fahrul Razi alias Uji Tembak usai diringkus tim gabungan Macan Kalsel. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) identik dengan kekerasan.

Pada berbagai kasus, pelaku curanmor tak segan melukai hingga menghilangkan nyawa korban.

Lantaran itu pula, Polisi menyebut kasus curanmor dikategorikan ke dalam tindak pidana 3C. Yaitu Kasus pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Namun anggapan itu sinar ketika tim gabungan Macan Kalsel (Jataranras Ditreskrimum Polda Kalsel), Jatanras Polresta Banjarmasin dan unit Reskrim Polsek Banjarmasin Utara berhasil membongkar gembong curanmor yang telah beraksi di 25 TKP.

Pasalnya, pelaku atas nama Fahrul Razi alias Uji Tembak dalam setiap aksinya hampir tidak pernah menggunakan kekerasan, bahkan tidak ada sajam padanya.

Bermodalkan mulut manis atau sedikit tipu daya, Uji Tembak sukses kelabui para korban. Lantaran itu pula ia pun tanpa harus susah payah bongkar rumah kunci ranmor, Uji Tembak sudah bisa leluasa bawa kabur kendaraan korban.

“Rata-rata korban pelaku orang terdekat atau orang yang baru dia kenal. Biasanya para calon korban diajak muter-muter, lalu disuruh beli rokok, saat lengah itulah kendaraan korban dibawa kabur,” ucap sumber apahabar.com di kepolisian.

Untuk menghilangkan jejak, curanmor hasil kejahatan Uji Tembak langsung dilempar ke luar daerah. Dalam catatan kepolisian sedikitnya terdapat 5 tempat favorit pelaku untuk menjual ranmor.

“Kemarin kita melakukan pengembangan di daerah Bancing, Kandangan, Batulicin, Sungai Tabuk dan terbanyak di Banjarmasin,” sebutnya.

Fahrul Razi alias Uji Tembak berhasil dibekuk polisi pada Senin (12/10) siang. Lantaran kejahatannya pula, kaki kanan resedivis kambuhan ini dihadiahi timah panas.

Terpisah, Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Mochamad Rifai menyatakan, penangkapan dan penindakan terhadap pelaku pencurian kendaraan bermotor itu adalah wujud komitmen Polda Kalsel untuk tidak memberi toleransi terhadap pelaku kejahatan apapun di Bumi Lambung Mangkurat.

Apakah itu pidana pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, maupun pencurian kendaraan bermotor.

“Kami akan terus melidik, mengungkap, dan jika melawan kami tidak sungkan bertindak tegas,” ujar Rifai kepada apahabar.com di Banjarmasin.

Menurut Rifai, kejahatan pencurian kendaraan bermotor ini juga merupakan upaya mengamankan masyarakat Kalimantan Selatan yang sedang berjibaku bersama pemerintah setempat dalam mengatasi Covid-19.

“Ini juga berkaitan dengan proses pengamanan menjelang pelaksanaan Pilkada serentak Desember 2020,” tutupnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Lantik Notaris Pengganti, Kanwil Kemenkumham Kalsel Terapkan Physical Distancing
BMKG Pantau Hujan Berpetir 7 Wilayah, Simak Ulasannya

Kalsel

BMKG Pantau Hujan Berpetir 7 Wilayah, Simak Ulasannya
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran di Mekarsari, Pasar Jumat Nyaris Terpapar
apahabar.com

Kalsel

Jelang Pemilu 2019, Bupati: Suasana Pemilu di HSS Masih Damai
apahabar.com

Kalsel

Polres Banjar Patroli ke Sekumpul

Kalsel

Wisata Pasar Terapung Banjarmasin di Siring Pierre Tendean Siap Dibuka
Tapin

Kalsel

Bupati Arifin Arpan Minta Maaf, Tak Ada Arakan Pengantin di HUT Tapin
apahabar.com

Kalsel

Positif Covid-19 di Banjarmasin Kini Tembus 1.000 Kasus
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com