Mulai Esok, RS Idaman Banjarbaru Kembali Terima Pasien Baru PPKM Level IV: Banjarmasin Jauh Lebih Boros Ketimbang Banjarbaru Ssttt.. Satu Pembunuh Perawat RSDI Banjarbaru Lolos Penyergapan di Jawa Laut Cerita Relawan Banjar: Pahitnya Daun Sungkai Bisa Menyembuhkan Bantu Pasien Isoman, Menteri Muhadjir Pantau Asman Toga di Banjarmasin Utara

Dalam Aksi Curanmor, Uji Tembak Hanya Bermodal Tipu-tipu

- Apahabar.com     Senin, 26 Oktober 2020 - 22:34 WITA

Dalam Aksi Curanmor, Uji Tembak Hanya Bermodal Tipu-tipu

Fahrul Razi alias Uji Tembak usai diringkus tim gabungan Macan Kalsel. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) identik dengan kekerasan.

Pada berbagai kasus, pelaku curanmor tak segan melukai hingga menghilangkan nyawa korban.

Lantaran itu pula, Polisi menyebut kasus curanmor dikategorikan ke dalam tindak pidana 3C. Yaitu Kasus pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Namun anggapan itu sinar ketika tim gabungan Macan Kalsel (Jataranras Ditreskrimum Polda Kalsel), Jatanras Polresta Banjarmasin dan unit Reskrim Polsek Banjarmasin Utara berhasil membongkar gembong curanmor yang telah beraksi di 25 TKP.

Pasalnya, pelaku atas nama Fahrul Razi alias Uji Tembak dalam setiap aksinya hampir tidak pernah menggunakan kekerasan, bahkan tidak ada sajam padanya.

Bermodalkan mulut manis atau sedikit tipu daya, Uji Tembak sukses kelabui para korban. Lantaran itu pula ia pun tanpa harus susah payah bongkar rumah kunci ranmor, Uji Tembak sudah bisa leluasa bawa kabur kendaraan korban.

“Rata-rata korban pelaku orang terdekat atau orang yang baru dia kenal. Biasanya para calon korban diajak muter-muter, lalu disuruh beli rokok, saat lengah itulah kendaraan korban dibawa kabur,” ucap sumber apahabar.com di kepolisian.

Untuk menghilangkan jejak, curanmor hasil kejahatan Uji Tembak langsung dilempar ke luar daerah. Dalam catatan kepolisian sedikitnya terdapat 5 tempat favorit pelaku untuk menjual ranmor.

“Kemarin kita melakukan pengembangan di daerah Bancing, Kandangan, Batulicin, Sungai Tabuk dan terbanyak di Banjarmasin,” sebutnya.

Fahrul Razi alias Uji Tembak berhasil dibekuk polisi pada Senin (12/10) siang. Lantaran kejahatannya pula, kaki kanan resedivis kambuhan ini dihadiahi timah panas.

Terpisah, Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Mochamad Rifai menyatakan, penangkapan dan penindakan terhadap pelaku pencurian kendaraan bermotor itu adalah wujud komitmen Polda Kalsel untuk tidak memberi toleransi terhadap pelaku kejahatan apapun di Bumi Lambung Mangkurat.

Apakah itu pidana pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, maupun pencurian kendaraan bermotor.

“Kami akan terus melidik, mengungkap, dan jika melawan kami tidak sungkan bertindak tegas,” ujar Rifai kepada apahabar.com di Banjarmasin.

Menurut Rifai, kejahatan pencurian kendaraan bermotor ini juga merupakan upaya mengamankan masyarakat Kalimantan Selatan yang sedang berjibaku bersama pemerintah setempat dalam mengatasi Covid-19.

“Ini juga berkaitan dengan proses pengamanan menjelang pelaksanaan Pilkada serentak Desember 2020,” tutupnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Senin Depan, TPS Dekat Makam Pangeran Antasari Ditutup

Kalsel

Sepanjang 2020, RSUD dHAAN Tanbu Tangani 366 Pasien DBD, 9 Orang Meninggal
apahabar.com

Kalsel

Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Meninggalnya Pria di Losmen Murni
apahabar.com

Kalsel

Bidan Desa di Tabalong Budidaya Kurma Thailand Jenis H1 dan Barhee
apahabar.com

Kalsel

Haul Sekumpul, Disdik Banjar Liburkan Sekolah 2 Hari
apahabar.com

Kalsel

Kabar Hoaks, PDAM Bandarmasih Dibuat Gerah
Virus Corona

Kalsel

Hari Ini Vaksin Covid-19 Tiba, Segini Jatah untuk Banjarmasin
Cemburu

Kalsel

BREAKING! Diduga Cemburu, Pria di Banjarmasin Tusuk Suami Baru Mantan Istri
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com