Kalsel Tidak Izinkan Tenaga Kerja Asing Masuk Berhasil ke Antariksa, Miliarder Dunia Jeff Bezos Disebut Titisan Alien Demang Lehman Sosok Panglima Perang Banjar, Penelusuran Misteri Kematian dan Makamnya Hari Ini, Belasan Pasien Covid-19 Tanah Bumbu Sembuh! Khawatir Ada Korban, Warga Kotabaru Ramai-Ramai Tangkap Buaya Liar

Dampak Pandemi, Tunggakan BPJS Kesehatan di Kota Ini Capai Rp 240 Miliar

- Apahabar.com     Rabu, 21 Oktober 2020 - 23:45 WITA

Dampak Pandemi, Tunggakan BPJS Kesehatan di Kota Ini Capai Rp 240 Miliar

Seorang petugas membantu memasukkan data pasien pengguna BPJS Kesehatan di mesin anjungan pengantrean mandiri di RSUD Arifin Achmad, Kota Pekanbaru, Riau, beberapa waktu lalu. Foto-Antara/FB Anggoro

apahabar.com, PEKANBARU – BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kota Pekanbaru, Riau, membukukan jumlah tunggakan iuran kepesertaan hingga Oktober 2020 mencapai Rp 240 miliar.

Jumlah ini lebih dominan berasal dari peserta mandiri.

“Salah satu penyebabnya adalah dampak dari pandemi Covid-19, namun kita memberikan kemudahan pada peserta yakni melalui program relaksasi membantu iuran yang tertunggak,” kata Kepala Bidang Penagihan Keuangan BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru, Enike Noviyanti pada acara media gathering bersama di Pekanbaru sebagaimana dilansir Antara, Selasa (21/10).

Kantor BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru sendiri meliputi wilayah kerja Kota Pekanbaru, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Kampar, dan Kabupaten Rokan Hulu. Saat ini, tunggakan BPJS Kesehatan bisa dicicil dengan program relaksasi bagi yang menunggak iuran hingga enam bulan. Pengajuan relaksasi bisa dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN.

Ia mengatakan, peserta yang menunggak bisa masuk ke dalam Mobile JKN, kemudian pilih menu program relaksasi, meskipun menunggak 10 bulan pun masih bisa aktif.

“Namun demikian untuk mendapatkan relaksasi tersebut, peserta haruslah pekerja bukan penerima upah (PBPU) dan pekerja penerima upah badan usaha (PPU BU) dalam hal ini peserta mandiri,” katanya.

Peserta melakukan pendaftaran sesuai dengan ketentuan pada kanal yang sudah ditetapkan, yaitu aplikasi Mobile JKN bagi PBPU dan aplikasi Elektronik Data BU (Edabu) bagi PPU BU.

Setelah itu, peserta membayar tagihan relaksasi tunggakan pada bulan berjalan minimal enam bulan ditambah satu bulan berjalan.

Setelah masuk dalam program relaksasi untuk mengajukan cicilan bisa mengambil kembali menu cicilan. Pengajuan program relaksasi bisa dimanfaatkan masyarakat yang menunggak hingga Desember 2020, namun pembayaran cicilan bisa dilunasi hingga 31 Desember 2021.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Bursa Saham

Ekbis

Bursa Saham Kawasan Menguat, IHSG Ditutup Turun
apahabar.com

Ekbis

Wabah Corona, Penerbangan China-Batam Dihentikan
apahabar.com

Ekbis

Penjelasan Luhut Terkait Utang Indonesia Bertambah
apahabar.com

Ekbis

Akses Darat Dorong Pengembangan Bisnis di Kalimantan
apahabar.com

Ekbis

Usai Libur Panjang, Rupiah Hari Ini Diperkirakan Menguat

Ekbis

Presiden Setuju, Pajak Mobil 0 Persen Selangkah Lagi
apahabar.com

Ekbis

Isu Virus Corona, Masker di Banjarmasin Mencapai Ratusan Ribu Per Kotak
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Menguat, Respon Positif Atas Membaiknya Data Ekonomi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com