Nikah Massal di Tapin, Jangan Lagi Ada Pasangan Tak Berdokumen Latihan Dasar Pramuka di HST, Petakan Daerah Rawan Bencana Bupati Arifin Arpan Minta Maaf, Tak Ada Arakan Pengantin di HUT Tapin Bukan Kereta Api! Nih 2 Proyek Strategis Nasional Andalan Jokowi di Kalsel 2020-2024 Fix, Pengeboran Migas di Mahakam Ulu Kaltim Lanjut 2021

Dapat Lampu Hijau, SMA di Kalsel Belum Berani Buka Sekolah

- Apahabar.com Senin, 26 Oktober 2020 - 20:09 WIB

Dapat Lampu Hijau, SMA di Kalsel Belum Berani Buka Sekolah

Sejumlah SMA di Kalsel belum berani menerapkan pembelajaran tatap muka sekalipun sudah mendapat lampu hijau dari pemerintah pusat. Foto-CNN

apahabar.com, BANJARMASIN – Awal November mendatang, sejumlah sekolah akan kembali menerapkan pembelajaran secara tatap muka.

Meski mengantongi izin, pilihan ini rupanya tidak diterapkan di semua jenjang pendidikan. Hanya untuk sekolah menengah pertama (SMP) khususnya di Banjarmasin saja.

“Memang sudah ada kelonggaran, tetapi tidak wajib. Silakan daerah menerapkan atau tidak, kebijakan Pemprov ini berlaku hanya untuk zona hijau,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) Kalsel, Yusuf Effendi dihubungi melalui pesan singkat, Senin (26/10).

Berdasarkan kebijakan Mendikbud, khusus SMK pada semua zona diperbolehkan belajar tatap muka. Namun aturan ini hanya untuk kebutuhan praktikum.

“Dari kementerian boleh, tapi kita masih mengikuti edaran gubernur yang menyebutkan izin pembelajaran luring dimulai Januari mendatang,” ungkap Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMKN 3 Banjarmasin, Norhalisah, di ruang kerjanya, Senin (26/10) sore.

Pihak sekolah, kata dia, tidak berani mengambil risiko adanya klaster baru penularan Covid-19.

Sebab, tercatat ada 2018 peserta didik yang ada di SMKN 3 Banjarmasin. Sehingga, sulit untuk menerapkan pembatasan fisik di antara mereka.

“Memang mereka mengeluhkan jenuh. Tapi sekolah adalah lembaga resmi, ada dampak dan sanksi yang diberikan pemerintah apabila ada penularan. Walaupun sumbernya bukan dari sekolah,” jelas dia

Untuk itu, pihaknya terus berupaya melakukan asesmen agar tahun ajaran baru mendatang sekolah sudah siap melakukan pembelajaran tatap muka.

Terkait protokol kesehatan, ini juga sudah dianggarkan dalam RKAS (rencana kegiatan dan anggaran sekolah).

“Selama daring dan libur ini, sekolah terus berbenah. Termasuk dari segi bangunan kami tata ulang, dibersihkan dan diperindah, agar saat anak-anak kembali fasilitasnya sudah siap,” jelasnya

Sebagai informasi, Kemendikbud menetapkan pembukaan kembali satuan pendidikan untuk pelaksanaan tatap muka dilakukan secara bertahap.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah pusat dan daerah serta satuan tugas penanganan Covid-19 akan melakukan pengawasan secara ketat untuk memantau perkembangan kebijakan ini.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kawal AKB, Polda Kalsel Sisipkan Protokol Kesehatan di Operasi Patuh Intan 2020
apahabar.com

Kalsel

Resah Pengumuman SBMPTN, Jalur Mandiri ULM Masih Terbuka Lebar
apahabar.com

Kalsel

Warga Tak Bisa Lalui Jalan Saka Permai Selama 6 Bulan, Ini Sebabnya

Kalsel

Kalsel Masuk Lima Besar Angka Kemiskinan Terendah
apahabar.com

Kalsel

Tenggelam di Kolam, Pekerja Sawit Belum Ditemukan
Razia ASN; 32 Tidak Kantongi Izin Keluar

Kalsel

Razia ASN; 32 Tidak Kantongi Izin Keluar
apahabar.com

Kalsel

Jumat Peduli, Bripka Halik Bantu Warga Bunati
apahabar.com

Kalsel

Rendah Serap APBD, Penghasilan Tambahan Kepala SKPD Dipangkas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com