UU Cipta Kerja Paksa Puluhan Perda Banjarmasin Harus Direvisi Bahkan Dicabut Keren, RSD Idaman Banjarbaru Ditetapkan Sebagai RS Unggulan Pelayanan KB Simakalama Pembelajaran Tatap Muka OTT Amuntai, Giliran Orang Dekat Bupati HSU Diperiksa KPK KPK Tangkap Tangan Maliki, Bupati HSU Tunjuk Plt Kadis PUPRP Baru

Dari Target 7.500, BPN Tabalong Sudah Kumpulkan Data Yuridis

- Apahabar.com     Kamis, 29 Oktober 2020 - 13:28 WITA

Dari Target 7.500, BPN Tabalong Sudah Kumpulkan Data Yuridis

Kepala BPN Tabalong, Agus Sugiono memberikan sambutan pada penyerahan sertifikat gratis program PTSL di Desa Mangkusip. Foto - apahabar.com/Amin.

apahabar.com, TANJUNG – Selain program Pendaftaran Tanah Sistimatis Lengkap (PTSL) yang dibiayai melalui anggaran Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Kabupaten Tabalong, ada juga program yang sama namun bersumber dari dana bank dunia.

Dari target pengukuran 30 ribu bidang tanah pada program Pendaftaran Tanah Sistimatis Lengkap (PTSL) bantuan bank dunia, hingga saat ini sudah tercapai 10 ribu lebih.

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tabalong, Agus Sugiono menjelaskan dari target 30 ribu bidang tanah, sudah dilakukan pengukuran 10 ribu bidang tanah dengan data yuridis kepemilikan sekitar 6 ribu dan siap untuk disertifikatkan 2.500.

Jumlah ini akan terus bertambah sampai target 7.500 sertifikat terpenuhi.

” Kami bersama pihak ketiga aktif setiap hari kedesa-desa untuk melayani dan membantu masyarakat untuk pengumpulan data yuridis,” terang Agus seusai penyerahan sertifikat tanah hibah diteras kantor Sekretariat Daerah Pemkab Tabalong, belum lama tadi.

Kegiatan pengukuran sendiri dilakukan perusahaan pemenang lelang dari Jawa.

” Kita patut bersyukur dengan pihak ketiga pengukuran, karena mereka koperatif begitu pula dengan BPN Tabalong selalu berkunsultasi sehingga permasalahan maupun hambatan yang timbul bisa diatasi dan diselesaikan bersama-sama, ” jelasnya.

Menurut Agus, target pengukuran Multiyers, sehingga pengukuran 30 ribu bidang itu bisa sampai akhir Desember tidak masalah. Tetapi untuk sertifikasi 7.500 tanahnya hanya sampai akhir tahun ini.

Untuk itulah diharapkan pengumpulan data yuridisnya paling lambat akhir November 2020 ini sudah didapat BPN.

“Mengingat pertengahan Desember sudah mulai libur, sehingga akhir November itu entre data terakhir sudah masuk ke kami, ” jelas Agus.

Sebelumnya Agus mengatakan, untuk PTSL murni dari BPN ada 1.213 sertiflkat, lokasinya di dua desa di Kecamatan Tanta, yaitu Desa Luk Bayur dan Mangkusip.

Sedangkan PTSL bantuan bank dunia sebanyak 7.500 sertifikat, lokasinya tersebar di 25 desa pada 4 kecamatan, yaitu Kecamatan Haruai, Bintang Ara, Jaro dan Muara Uya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

bantuan

Kalsel

Mulai Mengalir, Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Bantuil Batola
apahabar.com

Kalsel

KPU Kalsel: Kita akan Penuhi Hak Suara Warga Binaan Pemasyarakatan
APK

Kalsel

Detik Terakhir Masa Kampanye, Bawaslu RI Pantau Penertiban APK di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Perjalanan Panjang Ipda Arifin; Saat Kecil Jadi Petani, Kini Jadi Perwira Polisi

Kalsel

Penambang Pasir Ditertibkan, Sungai Amandit HSS Jernih

Kalsel

Pemdes Baroqah Bagi Sembako ke Pasien Isolasi Mandiri
apahabar.com

Kalsel

Festival Nondoi, AGM Ajak Warga Penajam Jaga Keutuhan Daerah
apahabar.com

Kalsel

Pesta Ngelem di Van Der Pijl, 5 Pemuda Digaruk Pol PP
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com