Jokowi Sebut Potensi Wakaf Uang Bisa Tembus Rp 188 Triliun Naik 1.000 per Gram, Segini Harga Emas Antam Hari Ini BREAKING NEWS: Belasan Warga Tanah Bumbu Diduga Terjebak Longsor di Tambang Batu Bara Usai Kios Pasar Kuripan Dibongkar, Pemkot Banjarmasin Incar Ruko dan TPS Veteran BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang

Debat Capres AS Putaran Kedua Dibatalkan, Trump Tolak Format Virtual

- Apahabar.com Sabtu, 10 Oktober 2020 - 15:50 WIB

Debat Capres AS Putaran Kedua Dibatalkan, Trump Tolak Format Virtual

Foto kombinasi memperlihatkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan calon presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden, berbicara selama debat pertama mereka dalam rangka kampanye presiden 2020, yang berlangsung di kampus Cleveland Clinic-Case Western Reserve University di Cleveland, Ohio, Amerika Serikat, (29/9/2020). Foto:Reuters

apahabar.com, DETROIT – Debat Capres Amerika Serikat (AS) putaran kedua antara petahana Presiden Donald Trump dan Joe Biden, resmi dibatalkan.

Debat tadinya dijadwalkan berlangsung 15 Oktober ini, namun karena Trump menolak keputusan penyelenggara untuk mengubah format menjadi virtual.

Sebagimana dilansir Antara, acara yang sedianya dilakukan dengan model forum langsung di Miami itu semestinya menjadi debat presiden putaran kedua setelah debat pertama pada 29 September lalu.

Setelah Trump menolak debat virtual, Biden menjadwalkan diri untuk melakukan kampanye bagi dirinya dengan format tanya-jawab pada 15 Oktober petang.

Komisi Debat Presiden (CPD) menulis dalam sebuah pernyataan melalui surel, “Kini tampaknya tidak akan ada debat pada 15 Oktober, dan CPD akan mengalihkan perhatian pada persiapan untuk debat final yang dijadwalkan pada 22 Oktober.”

Format debat virtual diputuskan untuk menghindari penularan Covid-19, juga terkait dengan kondisi Trump yang pekan lalu positif terinfeksi virus corona dan mendapat perawatan di rumah sakit selama tiga hari.

Kandidat dari Partai Republik itu menyebut pada Kamis (8/10) bahwa perubahan format, saat dia dan Biden berdebat dari lokasi yang berbeda, adalah hal yang “konyol” dan akan membuang waktunya jika dia turut serta.

Tim kampanye Trump menuduh bahwa CPD –yang dipimpin oleh mantan ketua Komite Nasional Partai Republik– memihak pada Biden.

“Tidak ada alasan medis untuk menghentikan debat di Miami dari pelaksanaan yang sudah direncanakan, karena Presiden sehat dan siap untuk berdebat,” kata juru bicara tim kampanye Trump, Tim Murtaugh.

Sementara itu, juru bicara tim kampanye Biden, Andrew Bates, mengatakan, “Memalukan bahwa Donald Trump menghindar dari satu-satunya debat di mana para pemilih bisa menyampaikan pertanyaan, namun itu tidak mengherankan.”

CPD mengatakan bahwa kedua kandidat telah setuju untuk berpartisipasi dalam debat final pada 22 Oktober, dan mereka diwajibkan untuk dites deteksi Covid-19, mengenakan masker, dan menerapkan protokol jarak aman.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

WHO

Internasional

WHO: Vaksin Dapat Kendalikan Covid-19 pada 2021
apahabar.com

Internasional

Jokowi Pidato Perdana di Sidang Umum PBB, BTS Jadi Pembicara Khusus
apahabar.com

Internasional

China dan Korsel Laporkan Kenaikan Kasus Covid-19
Vaksin Covid-19

Internasional

Sah! Vaksin Covid-19 Moderna Boleh Dipakai di AS
apahabar.com

Internasional

China Uji Coba Bus Nirawak Berbasis 5G

Internasional

Konon Sembuhkan Trump, AS Izinkan Penggunaan Antibodi Covid-19 Regeneron
Israel

Internasional

PBNU: Indonesia Tidak Perlu Buka Hubungan Diplomatik dengan Israel
apahabar.com

Internasional

Remehkan Covid-19, Presiden Brasil Kini Tertular Virusnya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com