Nah Lho.. Anggota DPRD Kalsel Terjaring Jam Malam di Banjarmasin Yang Terjadi Jika MK Menerima Permohonan AnandaMu… Saat Banjarmasin Berlakukan Jam Malam: Lampu-Lampu Dimatikan, ‘Jalur Tikus’ Dijaga Ketat 3 Pelajar Banjarmasin Raih Juara Lomba Baca Berita, Salah Satunya dari SMP Almazaya Maksimalkan Penyekatan, Kalsel Tutup Semua Jalur Mudik Provinsi-Kabupaten

Demi Pilgub Kalsel, Disdukcapil Batola Kejar Perekaman Data Ribuan Warga

- Apahabar.com Selasa, 27 Oktober 2020 - 18:46 WIB

Demi Pilgub Kalsel, Disdukcapil Batola Kejar Perekaman Data Ribuan Warga

Selama pandemi Covid-19, pelayanan perekaman data kependudukan di Mall Pelayanan Publik diminimalkan. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalimantan Selatan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Barito Kuala berlomba dengan waktu.

Sebelum 9 Desember atau hari pencoblosan, mereka harus sudah merekam data kependudukan dari 5.614 warga Batola yang belum memiliki KTP elektronik.

Sebelumnya dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), Batola memiliki total 220.006 pemilih. Namun DPT tersebut juga memuat pemilih yang belum mengantongi KTP atau minimal Surat Keterangan (Suket) sebagai warga Batola.

Padahal sesuai peraturan, salah satu syarat pemilih adalah berdomisili di daerah pemilihan yang dibuktikan dengan KTP elektronik maupun Suket.

Situasi ini membuat Disdukcapil Batola mesti berlomba dengan waktu agar 5.614 warga tersebut tidak kehilangan hak pilih.

“Menindaklanjuti data tersebut, kami sudah berkoordinasi dengan semua kecamatan, kelurahan/desa, hingga RT agar mengimbau masyarakat untuk segera melakukan perekaman KTP,” papar Kabid PIAK dan Pemanfaatan Data Disdukcapil Batola, Hidayat Effendi, Selasa (27/10).

“Selanjutnya perekaman dapat dilakukan di kecamatan masing-masing tanpa harus ke Kantor Disdukcapil di Marabahan,” imbuhnya.

Untuk mempercepat proses perekaman di Tempat Perekaman Data Kependudukan (TPDK) di kecamatan, Disdukcapil Batola juga menurunkan tim.

Selain melalui imbauan, Disdukcapil Batola juga berusaha melakukan jemput bola menggunakan daftar by name by address yang diberikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batola.

“Sebenarnya perekaman jemput bola sudah beberapa kali dilakukan, tak cuma bertepatan Pemilu,” tegas Hidayat.

“Semoga juga orang yang dituju berada di tempat dan bersedia melakukan perekaman. Terkadang orang yang dituju tak datang, sehingga target perekaman tak tercapai,” sambungnya.

Dalam DPT Batola, Kecamatan Alalak memiliki jumlah pemilih terbanyak hingga 38.458 orang. Disusul Tamban 23.029 orang dan Anjir Muara 15.930 orang.

“Perlu dijelaskan bahwa dasar pencocokan dan penelitian data pemilih adalah Kartu Keluarga. Andai salah seorang dalam KK tersebut sudah memenuhi syarat usia memilih, otomatis mereka masuk daftar pemilih baru,” sahut Rusdiansyah, Ketua KPU Batola.

“Terkait persyaratan minimal Suket, kami sudah berkoordinasi dengan Disdukcapil Batola. Mereka berkomitmen menyelesaikan persoalan ini sebelum 9 Desember 2020,” tandasnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Apahabar.com

Batola

Pendisiplinan Protokol Kesehatan di Terminal Handil Bakti, Belasan Warga Terjaring
apahabar.com

Batola

Digandeng Uniska, Desa Danda Jaya Punya ‘Janda Ayu’
kelotok

Batola

Satu Korban Kelotok Tenggelam di Kuripan Batola Ditemukan Meninggal
apahabar.com

Batola

Hasil Sementara Rapid Test Bawaslu Batola, 44 Pengawas Reaktif
apahabar.com

Batola

Bantu Bayi Hidrosefalus, Bupati Batola Juga Tekankan Evaluasi Pelayanan Kesehatan

Batola

Masih Pandemi, Pasar Wadai Ramadan di Batola Diganti Aplikasi
apahabar.com

Batola

Hasil Integrasi SKD/SKB Diumumkan, 2 Formasi CPNS di Barito Kuala Tetap Kosong
apahabar.com

Batola

Batola Target Zona Hijau, Protokol Kesehatan Lingkungan Industri Diawasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com