Wah, AS Mulai Tak Wajibkan Warganya Pakai Masker & Jaga Jarak Update Saham Spanyol, Indeks IBEX 35 Tergelincir 0,46 Persen Update Saham Inggris, Indeks FTSE 100 Tergerus 0,59 Persen Update Saham Jerman, Indeks DAX 30 Naik 49,46 poin Lebaran Pertama, Rumah hingga Jalan Provinsi di Satui Tanah Bumbu Terendam

Di Tanbu, Kementrian Kelautan dan Perikanan Distribusikan 40 Ribu Benih Ikan

- Apahabar.com Sabtu, 10 Oktober 2020 - 11:47 WIB

Di Tanbu, Kementrian Kelautan dan Perikanan Distribusikan 40 Ribu Benih Ikan

Ilustrasi. Foto-bisnis.com

apahabar.com, JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendistribusikan 40.000 benih ikan untuk masyarakat di Kabupaten Tanah Bumbu.

Bersinergi dengan TNI AD, benih ikan didistribusikan sebagai stimulus peningkatan produksi pembudidaya.

“Ketahanan pangan, terutama berbasis protein menjadi fokus penguatan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di tengah pandemi Covid-19,” kata Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP Slamet Soebjakto, dalam keterangan tertulis di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (10/10).

Bantuan tersebut terdiri dari 15.000 benih nila dan 25.000 benih ikan lele.

Selain itu, dilakukan restocking 90.500 benih ikan lokal di embung Desa Sumber Makmur Kecamatan Satui Kabupaten Tanah Bumbu. Benih-benih tersebut terdiri dari 55.000 benih ikan jelawat, 5.500 benih ikan baung dan 30 ribu benih ikan papuyu.

“Mendistribusikan bantuan benih ke daerah-daerah adalah komitmen kami dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional dan melalui program TMMD (TNI Manunggal Masuk Desa) ini sangat terbantu,” urai Slamet.

Sementara itu, restocking benih ikan di perairan umum juga merupakan agenda prioritas rutin KKP.

Tujuan restocking adalah untuk mendongkrak produktivitas perikanan budidaya nasional secara berkelanjutan serta menjaga ketahanan pangan pada masa pandemi.

Kegiatan perekayasaan perbenihan yang berkembang seperti di Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandingan juga bertujuan untuk mendorong pengembangan spesies spesies lokal seperti ikan jelawat, baung dan papuyu.

“Saya akan terus dorong BPBAT Mandiangin dalam mengembangkan varian komoditas ikan lokal dan selanjutnya dilakukan restocking di perairan umum,” katanya.

Kepala BPBAT Mandiangin, Andy Artha Donny mengaku siap untuk terus melakukan perekayasaan teknologi perbenihan dalam pengembangan budidaya ikan lokal agar tak punah.

Menurut Andy Artha Donny, komoditas ini merupakan ikan yang digemari masyarakat Kalimantan Selatan.

“Harapannya, selain ikut berperan menjaga ketahanan pangan terutama sebagai ikan konsumsi, kami juga turut aktif dalam menjaga keseimbangan alam,” ujar Andy.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Covid-19

Kalsel

Positif Covid-19 di Tabalong Meningkat Tajam, Kini Tembus 519 Kasus
apahabar.com

Kalsel

Jelang Idul Fitri, PDI Perjuangan Tapin Salurkan 2,5 Ton Beras
apahabar.com

Kalsel

Hujan Lokal dan Ringan Wajib Diwaspadai
apahabar.com

Kalsel

Kabar Kalsel Sore Ini: 5 Pengidap Meninggal, Positif Covid-19 Tembus 229 Kasus
Hotel Mira

Kalsel

Buntut Pembunuhan di Hotel Mira, Polda Kalsel Warning Hotel Melati
apahabar.com

Kalsel

4 Jam Pencarian, Pria Tenggelam Itu Ditemukan
apahabar.com

Kalsel

BBM Bersubsidi Langka di Kalsel, Pertamina: Konsumsi Over Kapasitas
apahabar.com

Dishut Kalsel

Revolusi Hijau, Dinas Kehutanan Tanam Ratusan Meranti hingga Bambu di Kantor Gubernur Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com