Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

Di Tanbu, Kementrian Kelautan dan Perikanan Distribusikan 40 Ribu Benih Ikan

- Apahabar.com Sabtu, 10 Oktober 2020 - 11:47 WIB

Di Tanbu, Kementrian Kelautan dan Perikanan Distribusikan 40 Ribu Benih Ikan

Ilustrasi. Foto-bisnis.com

apahabar.com, JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendistribusikan 40.000 benih ikan untuk masyarakat di Kabupaten Tanah Bumbu.

Bersinergi dengan TNI AD, benih ikan didistribusikan sebagai stimulus peningkatan produksi pembudidaya.

“Ketahanan pangan, terutama berbasis protein menjadi fokus penguatan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di tengah pandemi Covid-19,” kata Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP Slamet Soebjakto, dalam keterangan tertulis di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (10/10).

Bantuan tersebut terdiri dari 15.000 benih nila dan 25.000 benih ikan lele.

Selain itu, dilakukan restocking 90.500 benih ikan lokal di embung Desa Sumber Makmur Kecamatan Satui Kabupaten Tanah Bumbu. Benih-benih tersebut terdiri dari 55.000 benih ikan jelawat, 5.500 benih ikan baung dan 30 ribu benih ikan papuyu.

“Mendistribusikan bantuan benih ke daerah-daerah adalah komitmen kami dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional dan melalui program TMMD (TNI Manunggal Masuk Desa) ini sangat terbantu,” urai Slamet.

Sementara itu, restocking benih ikan di perairan umum juga merupakan agenda prioritas rutin KKP.

Tujuan restocking adalah untuk mendongkrak produktivitas perikanan budidaya nasional secara berkelanjutan serta menjaga ketahanan pangan pada masa pandemi.

Kegiatan perekayasaan perbenihan yang berkembang seperti di Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandingan juga bertujuan untuk mendorong pengembangan spesies spesies lokal seperti ikan jelawat, baung dan papuyu.

“Saya akan terus dorong BPBAT Mandiangin dalam mengembangkan varian komoditas ikan lokal dan selanjutnya dilakukan restocking di perairan umum,” katanya.

Kepala BPBAT Mandiangin, Andy Artha Donny mengaku siap untuk terus melakukan perekayasaan teknologi perbenihan dalam pengembangan budidaya ikan lokal agar tak punah.

Menurut Andy Artha Donny, komoditas ini merupakan ikan yang digemari masyarakat Kalimantan Selatan.

“Harapannya, selain ikut berperan menjaga ketahanan pangan terutama sebagai ikan konsumsi, kami juga turut aktif dalam menjaga keseimbangan alam,” ujar Andy.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Masjid Al Jihad Gunakan Mesin Khusus untuk Sembelih Hewan Kurban
apahabar.com

Kalsel

Masker Hingga Antiseptik Langka di Banjarmasin, Satu Hari Lebih 50 Pencari
apahabar.com

Kalsel

Hanya 10 Meter dari Jalan, Lubang Tambang di Tapin Tuai Protes Warga
apahabar.com

Kalsel

Sinting! Pria Plontos di Kotabaru Cabuli Adik Berkali-kali
apahabar.com

Kalsel

Karhutla Masih Terjadi di Tanah Laut
apahabar.com

Kalsel

Perempuan Keterbatasan Mental di Desa Lok Panginangan Menghilang
apahabar.com

Kalsel

Tak Kapok, Polisi HSU Kembali Tangkap Pelangsir BBM
apahabar.com

Kalsel

Korban Kebakaran Pulau Sebuku Perlu Psikolog
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com