Usai Beasiswa 1000 Doktor, SHM Bakal Cetak Ribuan Sarjana Baru di Tanah Bumbu Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri

Diajak ke Istana, Massa Anti-Omnibus Law di Banjarmasin: Sungguh Kita Menolak!

- Apahabar.com Kamis, 8 Oktober 2020 - 13:21 WIB

Diajak ke Istana, Massa Anti-Omnibus Law di Banjarmasin: Sungguh Kita Menolak!

Ketua DPRD Kalsel Supian HK menemui massa aksi yang menuntut Presiden mengeluarkan peraturan pengganti undang-undang Cipta Kerja. Foto: apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Mahasiswa menolak mentah-mentah opsi yang ditawarkan Supian HK.

Sang ketua DPRD Kalsel menawarkan tiga perwakilan pedemo untuk ikut serta dengannya ke Jakarta, Jumat (9/10) esok.

Ajakan itu, sebagai respons tuntutan mahasiswa yang menginginkan Presiden Jokowi menerbitkan peraturan pengganti undang-undang atau Perppu Cipta Kerja atau Omnibus Law.

Namun ajakan tersebut dimentahkan oleh peserta aksi yang terus memenuhi ruas Jalan Lambung Mangkurat, Kota Banjarmasin, Kamis (8/10).

“Sungguh kita menolak, kecuali ribuan peserta ini diberangkatkan ke istana semuanya,” ujar Koordinator Wilayah (Korwil) BEM se-Kalsel Ahdiat Zairullah kepada apahabar.com.

Ngotot Bertahan Sampai Perppu Dikeluarkan, Ketua DPRD Kalsel Ajak Mahasiswa ke Istana

Menurutnya, seluruh peserta aksi merupakan perwakilan rakyat Kalsel yang menolak Omnibus Law atau UU sapu jagat tersebut.

“Karena mereka sudah perwakilan kami,” ucapnya.

Dengan keputusan tersebut, praktis hanya anggota DPRD Kalsel yang berangkat ke Jakarta dengan agenda bertemu Presiden Jokowi.

Jadwal keberangkatan masih tak diketahui. Karenanya, para peserta aksi menunggu keputusan resmi tersebut dari DPRD Kalsel.

“Sampai tuntuntan kita benar-benar dituntaskan dan akan kita bubarkan,” pungkasnya.

Sampai siang ini, ribuan mahasiswa dan aktivis masih memenuhi Jalan Lambung Mangkurat, depan Kantor DPRD Kalsel, Kota Banjarmasin.

Mereka berbaris rapi dalam penjagaan ratusan aparat kepolisian, sekitar 40 meter jauhnya dari Rumah Banjar, sebutan kantor DPRD Kalsel. Konsentrasi massa membentuk barisan yang memanjang 70-10 meter.

Pengesahan RUU sapu jagat atau Omnibus Law berakibat pada kegentingan situasi nasional di seluru penjuru Indonesia.

Hari ini, nyaris seluruh penjuru Indonesia didemo oleh mahasiswa maupun buruh sekalipun situasi pandemi Covid-19.

Heboh, Penyusup Bersajam di Demo Anti-Omnibus Law Banjarmasin Diamankan

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Jumat Berkah, Warga di Tapin Terima Paket Sembako
apahabar.com

Kalsel

Cuaca Panas, Waspada Karhutla di Kalsel Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Antisipasi Kerumunan Massa di Pilkada 2020, Bawaslu Banjarbaru Godok Pokja Gabungan
apahabar.com

Kalsel

Hanya di MTQ Ke 51 Kota Banjarmasin, Wisata Produk Halal Berhadiah Umrah
apahabar.com

Kalsel

Mau SIM Gratis, Download Aplikasi Si Tala
apahabar.com

Kalsel

Kapolresta Banjarmasin Rutin Ajak Anggota Speed Mars
apahabar.com

Kalsel

IPHI Imbau Umat Islam Buka Usaha Baru  
apahabar.com

Kalsel

Pekan Kerja Nyata Gerakan Nasional Revolusi Mental di Kalsel, Sederet Menteri Bakal Hadir
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com