Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Dibanding Negara Tetangga, Jumlah Wirausahawan di Indonesia Masih Rendah

- Apahabar.com Selasa, 20 Oktober 2020 - 13:37 WIB

Dibanding Negara Tetangga, Jumlah Wirausahawan di Indonesia Masih Rendah

Wapres Ma'ruf Amin. Foto-detik.com

apahabar.com, JAKARTA – Jumlah wirausahawan di Indonesia masih sangat rendah jika dibandingkan dengan negara-negara di kawasan Asia Tenggara, seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand.

“Menurut Entrepreneurship Global Index 2018, jumlah wirausahawan Indonesia masih sangat kecil bila kita bandingkan dengan negara-negara tetangga seperti Malaysia (6 persen), Thailand (5 persen) dan Singapura (7 persen),” kata Wapres Ma’ruf Amin saat membuka Rapat Koordinasi Strategis Lintas Sektor Penyelenggaraan Pelayanan Kepemudaan secara daring dari Jakarta, Selasa (20/10).

Kondisi tersebut menjadi acuan bahwa kemajuan ekonomi di Indonesia masih tertinggal dari negara-negara kawasan Asia Tenggara. Menurut Ma’ruf, rasio jumlah wirausahawan mencerminkan kemajuan perekonomian di suatu negara.

“Padahal kewirausahaan merupakan salah satu kunci penentu keberhasilan pembangunan ekonomi. Sudah menjadi semacam rule of thumb bahwa rasio jumlah wirausahawan dalam satu negara merefleksikan kemajuan ekonominya,” tambah Ma’ruf Amin.

Kewirausahaaan merupakan kegiatan usaha yang dilaksanakan oleh pelaku usaha secara mandiri. Artinya, lanjut Ma’ruf, pelaku usaha menjadi penentu terhadap jenis produk, cara produksi, pemasaran, permodalan, termasuk risiko usaha.

Oleh karena itu, Wapres mendorong kesadaran dan pengetahuan tentang kewirausahaan perlu ditumbuhkan sejak dini sehingga semakin banyak pengusaha-pengusaha muda yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

“Saya sangat setuju bila jiwa kewirausahaan perlu kita tumbuhkan sejak usia muda. Melalui semangat kewirausahaan yang semakin tinggi diharapkan semakin banyak pelaku usaha baru yang pada gilirannya membuka lapangan kerja baru,” jelas Ma’ruf Amin.

Ma’ruf Amin berharap pelaksanaan rakor yang diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga tersebut dapat menghasilkan upaya konkret dalam upaya menciptakan pengusaha muda di Indonesia.

“Salah satu hal yang perlu diingat, bahwa menjadi wirausahawan berarti memulai dari sesuatu yang kecil. Wirausahawan tidak akan berpikir bahwa usahanya akan menjadi besar dalam seketika. Inilah seninya berwirausaha, harus berani untuk memulai dari usaha kecil bahkan usaha mikro,” ujar Wapres.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Riset IFJ-AJI: Kebebasan Media di Indonesia Stagnan
apahabar.com

Nasional

Tolak Dimakamkan Sesuai Protokol Covid-19, Keluarga Bawa Kabur Jenazah PDP
apahabar.com

Nasional

Kapolri: Tunjangan Kinerja Polri jadi 70 Persen

Nasional

Kiat Pemkot Banjarmasin untuk Ramah Kaum Difabel
apahabar.com

Nasional

Sekjen JMSI Lepas Jabatan Ketua Dewan Kehormatan PWI Gorontalo
Puluhan Rest Area Masih Layani Jemaah Haul Abah Guru Sekumpul

Nasional

Puluhan Rest Area Masih Layani Jemaah Haul Abah Guru Sekumpul  
apahabar.com

Nasional

Jokowi-Ma’ruf Kalah di Kandang Nahdatul Ulama, Pengamat: Politik Identitas Keagamaan Nihil
apahabar.com

Nasional

8.000 Orang Diprediksi Hadir pada Misa Natal di Gereja Katedral
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com