Mulai Esok, RS Idaman Banjarbaru Kembali Terima Pasien Baru PPKM Level IV: Banjarmasin Jauh Lebih Boros Ketimbang Banjarbaru Ssttt.. Satu Pembunuh Perawat RSDI Banjarbaru Lolos Penyergapan di Jawa Laut Cerita Relawan Banjar: Pahitnya Daun Sungkai Bisa Menyembuhkan Bantu Pasien Isoman, Menteri Muhadjir Pantau Asman Toga di Banjarmasin Utara

Dibayangi Stimulus Covid-19, IHSG Diprediksi Melemah

- Apahabar.com     Kamis, 22 Oktober 2020 - 07:56 WITA

Dibayangi Stimulus Covid-19, IHSG Diprediksi Melemah

Ilustrasi pergerakan IHSG. Foto-CNN Indonesia

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah di perdagangan, Kamis (22/10).

Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan menuturkan pergerakan indeks masih dibayangi ketidakpastian atas stimulus tambahan penanganan covid-19 di Amerika Serikat sebelum pemilihan presiden.

Selain itu, investor juga masih menanti laporan keuangan sejumlah emiten sepanjang kuartal III 2020 serta mencermati penambahan kasus covid-19 di dalam negeri.

Seperti diketahui pada 18-19 Oktober lalu kasus baru harian covid-19 sempat turun dari kisaran 4.000 ke kisaran 3.000. Namun kemarin, kasus baru covid-19 kembali ke kisaran 4.000 per hari.

“Dari dalam negeri jumlah kasus covid-19 secara harian mencatatkan penurunan namun masih harus diwaspadai,” ujar Dennies seperti dikutip dari riset hariannya, Kamis (22/10).

Dia memproyeksikan indeks saham bergerak di rentang support 5.055-5.075 dan resistance 5.123-5.151.

Sementara Director Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memprediksi IHSG masih betah berada dalam rentang konsolidasi wajar. Hal ini lantaran fluktuasi nilai tukar rupiah dan harga komoditas masih akan turut mewarnai pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang.

“Namun mengingat kuatnya fundamental perekonomian Indonesia maka jika terjadi koreksi wajar para investor masih dapat memanfaatkan momentum untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka pendek, hari ini IHSG berpotensi bergerak terbatas,” tuturnya kutip apahabar.com dari CNN Indonesia.

Dengan sentimen itu ia merekomendasikan beberapa saham pilihan antara lain ASRI, TLKM, JSMR, BBNI, ASII, INDF, dan SCMA.

Sementara itu, saham-saham utama Wall Street ditutup melempem. Indeks S&P 500 turun 0,22 persen ke level 3.435 dan Nasdaq Composite turun 0,28 persen menjadi 11.483. Begitu pun Indeks Dow Jones yang turun 0,35 persen ke level 28.210.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Raup Belasan Juta dari Perpaduan Jeans dan Kain Etnik Kalimantan
apahabar.com

Ekbis

Bulan Puasa: Produsen Rokok di Kalimantan Rugi Rp 20 Miliar
apahabar.com

Ekbis

Kehadiran Mcdonalds, Angin Segar bagi Pendapatan Daerah
apahabar.com

Ekbis

Dua Bulan Pasca Gempa, Pasokan LPG di Palu Berangsur Normal
apahabar.com

Ekbis

Imbas Covid-19, Jumlah Kunjungan ke Pasar di Banjarmasin Menurun Drastis
apahabar.com

Ekbis

Kadin: Pasokan Bahan Baku dari Wuhan Berpeluang Segara Pulih
apahabar.com

Ekbis

Terimbas Covid-19, BI Ungkap Kondisi Perekonomian Kalsel
Banjarmasin

Ekbis

Terapkan ISO 37001, bank bjb Gaungkan Komitmen Anti-Suap
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com