Kopi Liberika Diminati Mancanegara, SPI Kalsel Sebut Mutiara Hitam Gambut Keren! OB-Sekuriti UIN Antasari Banjarmasin Juga Divaksin OTT KPK di Amuntai, Pegawai Kaget Ruang Kerja Bupati HSU Sudah Disegel Siang Ini, KSAL Bareng Menko Perekonomian Kunker Tinjau Vaksinasi-Replanting di Kotabaru Raperda Pajak HST Tuai Kritik, Jangan Matikan Usaha Kecil

Diduga Hina NU, Bareskrim Dalami Motif Gus Nur

- Apahabar.com     Sabtu, 24 Oktober 2020 - 14:34 WITA

Diduga Hina NU, Bareskrim Dalami Motif Gus Nur

Gus Nur dilaporkan Ketua Pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Cabang Cirebon Azis Hakim ke Bareskrim Polri. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Suri Nur Rahardja alias Gus Nur dilaporkan ke pihak berwajib setalah melontarkan perkataan yang diduga menghina organisasi Islam, Nahdlatul Ulama.Saat ini, Polisi masih mendalami motifnya.

“(Motif) masih dalam pendalaman,” kata Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Slamet Uliandi, Sabtu (24/10/).

Sebelumnya diberitakan Gus Nur ditangkap di kediamannya, Malang, Jawa Timur (Jatim), tengah malam tadi. Penyidik memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan akan menahan Gus Nur atau tidak.

“Soal penahanan, kita melakukan pemeriksaan terlebih dahulu 1×24 jam usai tersangka diamankan,” kata Slamet.

Slamet juga menyatakan status hukum Gus Nur sudah tersangka. Gus Nur dibawa langsung dari kediamannya di Malang, Jawa Timur, ke Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.

“Dalam perjalanan menuju Bareskrim. Sudah (berstatus) tersangka saat ditangkap,” tutur Slamet.

Gus Nur dinilai menyebarkan informasi untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan terkait NU. Pernyataan Gus Nur tersebut disebarkan dalam akun YouTube MUNJIAT Channel pada 16 Oktober 2020.

“Tindak pidana menyebarkan informasi untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan, menyebarkan informasi untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan berdasarkan atas SARA dan penghinaan,” jelas Slamet pagi tadi.

Gus Nur mulanya dilaporkan oleh Ketua Pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Cabang Cirebon Azis Hakim ke Bareskrim Polri kemarin. Laporan itu bernomor LP/B/0596/X/2020/BARESKRIM tanggal 21 Oktober 2020. Azis selaku pelapor mengatakan pihaknya melaporkan dengan dugaan tindak pidana penghinaan dan ujaran kebencian melalui media elektronik.

Azis menyebut Gus Nur bukan kali ini saja melontarkan ujaran kebencian terhadap NU.

“Bahwa Gus Nur ini sudah berkali-kali melakukan ujaran kebencian terhadap Nahdlatul Ulama. Tidak hanya sekarang ini, tapi sebelum-sebelumnya juga Gus Nur sudah melakukan dan sering melakukan ujaran kebencian terhadap Nahdlatul Ulama,” tuturnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Remisi Pembunuh Wartawan Radar Bali Dicabut, Jokowi: Sudah Saya Tandatangani
apahabar.com

Hukum

Jual Sabu ke Polisi, Dua Pria Banyiur Terancam 5 Tahun Penjara
apahabar.com

Hukum

Sidang Lanjutan Kasus Pencabulan 9 Santriwati di Limpasu Sempat Alot
apahabar.com

Hukum

Hoaks Guru Danau Meninggal, Polisi Tunggu Aduan Warga
apahabar.com

Hukum

Kejaksaan Kapuas Kalteng Musnahkan Barang Bukti Perkara Narkotika Hingga Sajam
apahabar.com

Hukum

Menteri PUPR Kecewa Anak Buahnya Terkena OTT
apahabar.com

Hukum

Dari ‘Nyanyian’ Reza Kasuma, Petani di HSU Terjerat Jual Beli Sabu
apahabar.com

Hukum

Pecatan Polisi Dibekuk karena Jambret Emak-Emak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com