Demi Aliran Sungai, Pos Polisi di Jalan Veteran Banjarmasin Dibongkar Lewat Udara, Paman Birin Salurkan Bantuan Korban Banjir dari Jokowi Pekan Ini, Rupiah Berpeluang Tembus Rp 14.000 Dini Hari, Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Sejauh 1,8 Km Kanada Bakal Cabut Larangan Terbang Boeing 737 Max

Diduga Terpapar Usai Amankan Demo Anti-Omnibus Law, 5 Polisi Positif Covid-19

- Apahabar.com Sabtu, 17 Oktober 2020 - 12:18 WIB

Diduga Terpapar Usai Amankan Demo Anti-Omnibus Law, 5 Polisi Positif Covid-19

Ilustrasi polisi mengamankan aksi demo anti-Omnibus Law. Foto-detikcom

apahabar.com, BEKASI – Amankan demo anti-Omnibus Law, 5 anggota Polres Metro Bekasi positif Covid-18. Saat ini kelima personel tersebut menjalani isolasi mandiri.

“Iya jadi gini, kemarin ada 5 orang, (terdiri) dari 3 orang dari (Polsek) Cikarang Barat, 1 dari Kapolsek Serang, 1 dari Kapolsek Muara Gembong (diduga terpapar) setelah demo,” kata Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan kutip apahabar.com dari detikcom, Sabtu (17/10).
Hal ini diketahui setelah personel yang melaksanakan unjuk rasa dilakukan swab test pasca demo selama 3 hari berturut-turut tanggal 5-8 Oktober. Swab test dilaksanakan pada Minggu (11/10).

“Ini masih di-tracing ya, apakah terpaparanya dari tempat demo atau bukan. Tapi yang jelas hasil swab test-nya didapatkan pascademo,” kata Hendra.

“Ada yang di-swab-nya tanggal 11 Oktober. Swab-nya mandiri ya, di-swab pascaddmo. Baru keluar hasilnya tanggal 13 Oktober lah,” sambung Hendra.

Selain kelima orang tersebut, ada 3 lainnya yang dinyatakan positif Corona. Sehingga total personel Polres Metro Bekasi yang terpapar Corona ada 8 personel.

“Yang lainnya ada 3 orang lagi. 3 itu swab test tanggal 6 Oktober. Yang 3 itu sebelum kan itu pra-demo ya, kita lakukan pengamanan juga dan pascademo 5 (polisi) lagi (kena Corona),” kata Hendra.

Hendra mengatakan, saat ini seluruh personel tersebut menjalani isolasi.
“Saat ini semuanya isolasi mandiri,” tandasnya.

Seperti diketahui, demo penolakan omnibus law UU Cipta Kerja terjadi selama sepekan berturut-turut sejak Kamis (8/10) lalu. Demo massa buruh yang digelar di Bekasi terjadi di kawasan industri EJIP, Jababeka hingga MM 2100.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengingatkan kepada massa untuk mewaspadai munculnya klaster demo akibat kerumunan massa ini.

“Jangan sampai para pengunjuk rasa menjadi klaster penyebaran atau penularan karena sudah pasti mereka berkerumun sehingga penularan cepat dan jangan mengorbankan pengunjuk rasa ini,” ujar Nana di Mapolda Metro Jaya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jenazah Jakob Oetama Tiba di Gedung Kompas Gramedia untuk Penghormatan Terakhir
apahabar.com

Nasional

Gubernur Se-Kalimantan Kumpul di Balikpapan, Bahas Ibu Kota?
apahabar.com

Nasional

Tala Siap Jadi Penyuplai Pangan Ibu Kota Baru Indonesia
apahabar.com

Nasional

Gunung Agung Bali Siaga III
apahabar.com

Nasional

Kapal Wisata Tenggelam di Perairan Pulau Padar TN Komodo
apahabar.com

Nasional

Jelang HUT KNPB, Polisi Tingkatkan Pengamanan
apahabar.com

Nasional

Terkait Instruksi Kapolres Garut, AKP Sulman Mengaku Salah

Nasional

Polisi Sebut Tak Ada Tanda-tanda Kekerasan di Jenazah Laskar, FPI Tunggu Komnas HAM
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com