Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

Diserang Pasukan Hantu, Politisi Partai Demokrat Benny K Harman Malah Senang : Mereka Bisa Dapat Honor!

- Apahabar.com Senin, 19 Oktober 2020 - 13:58 WIB

Diserang Pasukan Hantu, Politisi Partai Demokrat Benny K Harman Malah Senang : Mereka Bisa Dapat Honor!

Benny K Harman Politisi Partai Demokrat (foto: Spiritriau.com)

apahabar.com, JAKARTA – Pasukan hantu yang biasa disebut buzzer Rp menyerang kelompok atau siapa saja orang-orang yang bersuara keras menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja.

Salah satu yang kembali mendapat serangan pasukan hantu buzzer Rp adalah politisi Partai Demokrat Benny K Harman.

“Waah waaah pasukan hantu mulai menyerang lagi. Saya senang, karena dengan itu mereka dapat tambahan honor. Maklumlah karena Covid ini, susah dapat kerjaan. Pasti cukong2nya yang membiayai. Rakyat Monitor!” tulis Benny dalam akun Twitter-nya @BennyHarmanID, yang dikutip dari viva.co.id, Senin (19/10/2020).

Benny K Harman mengaku diserang kembali oleh sejumlah pasukan hantu. Hal ini salah satu penyebabnya adalah karena Benny dan Demokrat secara tegas menolak kehadiran Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja.

Baca Juga : Viral Video Detik-detik Puan Maharani Diduga Matikan Mic Irwan Fecho di Paripurna Pengesahan RUU Cipta Kerja

Bukannya kesal, Benny justru merasa senang karena itu bisa mendatangkan uang bagi pihak yang dia sebut pasukan hantu. Dia menuding ada pihak yang berperan mendanai pasukan hantu untuk menyerangnya.

Saat rapat Paripurna Pengesahan RUU Cipta Kerja di DPR, Benny termasuk salah satu dari Fraksi Partai Demokrat yang mengajukan keberatan kepada pimpinan sidang saat itu. Tetapi apa yang disampaikan Benny K Harman waktu itu tak dipedulikan pimpinan sidang Aziz Syamsuddin.

Bahkan waktu itu, sempat terjadi drama Puan Maharani mematikan microfon saat Irwan Fecho anggota dari Fraksi Demokrat menyampaikan keberatan atas RUU Cipta Kerja. Video Puan Maharani mematikan mic tersebut sempat menjadi viral di media sosial.

Editor: Tim Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Ditemui Stafsus Milenial Jokowi, BEM SI: Tak Sesuai Harapan
apahabar.com

Nasional

Jokowi Hargai Prabowo Gugat Hasil Pemilu ke MK
apahabar.com

Nasional

Banjir di Kemayoran, Pelajar Tewas Tersengat Listrik
apahabar.com

Nasional

Jokowi Pastikan Ibu Kota Pindah ke Luar Jawa, Nama Tanbu Disebut?
PPPK

Nasional

Seleksi PPPK Guru 2021, Kesempatan Emas bagi Honorer K2
apahabar.com

Nasional

Sisi Religius Jokowi di Mata Ustaz Yusuf Mansur
apahabar.com

Nasional

Petani Karet Doakan Jokowi Terpilih Lagi
apahabar.com

Nasional

Gubernur Sumsel Segara Tunjuk Pelaksana Harian Bupati Muara Enim
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com