Hasil Liga Champions, Real Madrid Dipermalukan Shakhtar Donetsk, Skor Akhir 3-2 Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini

Ditemui Stafsus Milenial Jokowi, BEM SI: Tak Sesuai Harapan

- Apahabar.com Sabtu, 17 Oktober 2020 - 14:35 WIB

Ditemui Stafsus Milenial Jokowi, BEM SI: Tak Sesuai Harapan

Aksi demo BEM SI di Jakarta. Foto-Viva

apahabar.com, JAKARTA – Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) yang menggelar demo anti-Omnibus Law Jumat (16/10) menolak kehadiran Staf Khusus Milenial Presiden Joko Widodo, Aminuddin Ma’ruf.

BEM SI dalam keterangan resmi menjelaskan, Sabtu (17/10) berharap bertemu dengan Presiden Jokowi. Sementara kehadiran Staf Khusus Milenial tak diharapkan.
“Akan tetapi, kembali yang menemui massa aksi bukan orang yang kami harapkan, melainkan Staf Khusus Milenial yang dirasa bukan representatif dari Presiden Republik Indonesia,” kata Koordinator Pusat Aliansi BEM SI, Remy Hastian kutip apahabar.com dari Viva.

Berdasarkan hal itu, aliansi BEM SI menyatakan akan kembali turun aksi dalam waktu dekat untuk menyuarakan pencabutan atas UU Cipta Kerja. Termasuk kembali menyampaikan #MosiTidakPercaya kepada pemerintah dan wakil rakyat sekaligus bertepatan dengan 1 tahun kerja pemerintahan Jokowi-Maruf Amin.

Remy juga menegaskan, ada 4 tuntutan atau pernyataan sikap BEM SI. Pertama, mendesak Presiden untuk mengeluarkan Perppu demi mencabut UU Cipta Kerja yang telah disahkan pada Senin, 5 Oktober 2020.

Kedua, mengecam tindakan pemerintah yang berusaha mengintervensi gerakan dan suara rakyat atas penolakan terhadap UU Cipta Kerja. Kemudian yang ketiga, mengecam berbagai tindakan represif aparatur negara terhadap seluruh massa aksi.

“Empat, mengajak mahasiswa seluruh Indonesia bersatu untuk terus menyampaikan penolakan atas UU Cipta Kerja hingga UU Cipta Kerja dicabut dan dibatalkan,” tutup Remy.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Cegah Perkawinan Anak, Kemen PPPA Gandeng 20 Provinsi Termasuk Kalsel

Nasional

Cegah Perkawinan Anak, Kemen PPPA Gandeng 20 Provinsi Termasuk Kalsel
apahabar.com

Nasional

Timur Laut Sumbawa Diguncang Gempa Hari Ini
apahabar.com

Nasional

Turun Hingga 109 Kilogram, Beda Arya Permana dan Titi Wati Atasi Obesitas
apahabar.com

Nasional

Mendikbud: Pendidikan Jarak Jauh Dapat Dipermanenkan
apahabar.com

Nasional

Ratusan Wisatawan Tanjung Lesung Diduga Hilang Diterjang Tsunami

Ekbis

Eksportir Timteng dan Asia Beli Ikan Patin Indonesia Rp145 M
apahabar.com

Nasional

Bingung di Bilik Suara, Amien Rais Tanya Petugas

Nasional

VIDEO: Geram Dengan UU KPK, Hacker Indonesia Serang Situs Resmi Kemendagri
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com