Debat Ke-2 Pilbup Tanbu: “Wakil Komitmen” HM Rusli Bikin Bingung Alpiya, Mila Karmila Speechless PN Martapura Putuskan Camat Aluh-Aluh Melanggar Netralitas ASN Kembali, Duta Zona Selatan Batola Memenangi Atak Diang Kawal Pilkada Serentak, Polda Kalsel Komitmen Tegakkan Netralitas Tapin Berpotensi Tinggi di Sektor Energi Terbarukan, Pertanian, dan Parawisata

Donald Trump Ungkap Awal Tertular Covid-19

- Apahabar.com Jumat, 9 Oktober 2020 - 20:20 WIB

Donald Trump Ungkap Awal Tertular Covid-19

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Foto-AP/Julio Cortez

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkap awalnya dia terpapar Covid-19.

Trump menduga terinfeksi Covid-19 usai menghadiri acara keluarga mendiang para tentara AS, Gold Star Family.
Gedung Putih mengadakan acara untuk menghormati keluarga Gold Star pada Minggu 27 September 2020.

Mereka yang hadir tidak diatur jarak aman dan tidak menggunakan masker, padahal dua hal tersebut merupakan protokol wajib di masa pandemic Covid-19. Trump mengaku berinteraksi dengan banyak orang di acara itu.

“Ini (virus corona) sangat sangat kecil, seperti sepotong debu mikroskopis. Itu masuk ke hidung, mulut atau mata Anda, langsung, atau sesuatu yang lain atau Anda menyentuh sesuatu. Jadi, saya mengerti, dan kemudian Anda menjadi lebih baik,” kata Trump Kamis pagi (8/10) saat wawancara melalui telepon di Fox Business.

Dilansir apahabar.com dari CNN Indonesia, komentar Trump sangat berbeda dari yang sebelumnya. Beberapa waktu lalu saat wawancara dengan Fox News Trump mengklaim tertular dari Sekretaris Kepresidenan Hope Hicks yang dicurigai terinfeksi dari anggota militer atau penegak hukum.

“Sangat, sangat sulit ketika Anda bersama orang-orang dari militer atau penegak hukum, dan mereka mendatangi Anda dan mereka ingin memeluk Anda dan mereka ingin mencium Anda, karena kami benar-benar telah melakukan pekerjaan yang baik untuk mereka. Dan Anda mendekat dan segalanya terjadi,” kata Trump
Tidak ada cara untuk mengetahui secara pasti bagaimana Trump dan pejabat Gedung Putih yang lain tertular virus. Meski hanya karena seseorang dites positif lebih cepat daripada orang lain tidak berarti orang itu dapat dikatakan sebagai penyebar virus.

Gedung Putih sendiri sangat bergantung pada rapid test antigen yang tidak dapat diandalkan. Mereka belum melakukan upaya serupa dalam pelacakan kontak cepat untuk menentukan potensi penyebaran.
Trump mengadakan banyak acara yang mengabaikan jarak sosial dan pemakaian masker sebelum terinfeksi, sebagian besar di dalam ruangan.

Ratusan pejabat yang setiap hari tidak berhubungan dengan Presiden, tetapi secara rutin berinteraksi dengan pejabat penting, tidak dites secara rutin.

Gedung Putih menolak memberikan daftar lengkap peserta di Ruang Timur, tetapi CNN telah menghubungi beberapa keluarga dan organisasi yang diketahui hadir.

Presiden dan CEO dari Greatest GENERATIONS Foundation, Timothy Davis mengatakan bahwa semua peserta Gold Star Family telah dites corona dengan rapid test antigen oleh Gedung Putih sebelum acara tersebut.

Semuanya yang hadir kata Timothy dinyatakan negatif. Rapid tes antigen yang dilakukan oleh Gedung Putih diketahui menghasilkan tingkat negatif palsu yang tinggi.

“Mengingat sudah 12 hari sejak acara tersebut, seluruh anggota keluarga Gold Star baik-baik saja dan tidak menunjukkan gejala Covid-19,” kata Davis dalam pernyataan.

Sebagai informasi, istilah Gold Star Family adalah referensi modern yang berasal dari Bendera Tanda Jasa. Bendera ini pertama kali dikibarkan oleh keluarga selama Perang Dunia I.

Bendera tersebut menyertakan bintang biru untuk setiap anggota keluarga dekat yang bertugas di angkatan bersenjata Amerika Serikat, selama periode perang atau permusuhan di mana angkatan bersenjata Amerika Serikat.

Jika orang yang dicintai itu meninggal, bintang biru itu diganti dengan bintang emas. Hal itu bertujuan untuk mengetahui harga yang telah dibayar keluarga untuk kebebasan.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Imam Besar Al-Azhar Ajak Muslim Rangkul Kristen
apahabar.com

Internasional

Update Hasil Pilpres AS, Biden Tinggal 6 Suara, Trump Ajukan Gugatan Setop Penghitungan di Michigan
apahabar.com

Internasional

Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Malaysia Tunda Pemilu
apahabar.com

Internasional

Terinfeksi Covid-19, Presiden AS Donald Trump Karantina Mandiri
apahabar.com

Internasional

AS Memanas Pasca-Kematian George Flyod, Protes Meluas dari LA hingga Chicago
apahabar.com

Internasional

10 Peserta Terbaik IndonesiaNEXT 2018, Salah Satunya dari Kalimantan
apahabar.com

Internasional

Pakar China Perkirakan 70 Persen Warga Dunia Terdampak Covid-19
apahabar.com

Internasional

Presiden Rouhani Sebut 25 Juta Warga Iran Terinfeksi Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com