Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

Dorong Virtualisasi Pesantren, PUSPPA Diluncurkan

- Apahabar.com Jumat, 30 Oktober 2020 - 11:45 WIB

Dorong Virtualisasi Pesantren, PUSPPA Diluncurkan

ilustrasi. Foto-net

apahabar.com, DENPASAR – Demi mendorong virtualisasi pesantren untuk bisa mendunia sebagai penjaga moral bangsa dan dunia, Pusat Studi Pesantren dan Pendidikan (PUSPPA) diluncurkan secara virtual melalui webinar pada 29 Oktober 2020.

“Pesantren virtual memang butuh perjuangan dan tantangan karena keterbatasan akses internet, wilayah, maupun fasilitas,” kata Peneliti Pesantren Online, Dept. of Cultural Studies, Tilburg School of Humanities and Digital Science, the Netherland, Wahyu Ilaihi dalam keterangan resmi dari Divisi Kajian Media PUSPPA seperti dilansir Antara, Jumat (30/10).

Dalam webinar dan peluncuran PUSPPA yang dihadiri ratusan peserta dari berbagai latar belakang pendidikan dan pesantren di Indonesia yang tersebar di berbagai negara itu, Wahyu Ilaihi menjelaskan pengelolaan masjid juga bisa menjadi model pengembangan dari virtualisasi pesantren yang diharapkan mampu beradaptasi dengan digital.

“Masjid di Indonesia masih bagus dalam penataan fisik tetapi belum dari segi pengelolaan virtual,” katanya dalam webinar dengan peluncuran PUSPPA yang dilakukan Dr. H. Waryono Abdul Ghofur. M.Ag (Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama RI) dengan doa anfanguhum linnas untuk pesantren, masyarakat dan dunia.

Selain Wahyu Ilaihi, narasumber yang hadir dalam webinar adalah KH. Zaim Ahmad Syakir (Ketua Majlis Permusyawaratan Pengasuh Pesantren se-Indonesia), Aris Risdiana, MM. (Peneliti PUSPPA), dan A. Said Hasan Basri, S.Psi., M.Si (Ketua PUSPPA) dengan moderator Moh. Khoerul Anwar, M. Pd (Kandidat Ph. D CCNU, Wuhan, China).

Dalam acara yang sangat berdekatan dengan momentum Hari Santri dan Maulid Nabi Muhammad SAW itu, Dr. H. Waryono Abdul Ghofur. M.Ag dari Kemenag RI menyatakan peluncuran PUSPPA yang bertepatan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW itu bisa menjadi penanda bahwa pusat studi ini kehadirannya ditunggu oleh masyarakat dan dunia.

Sementara itu, Ketua PUSPPA A. Said Hasan Basri, S.Psi., M.Si, berharap pusat studi ini bisa memberi manfaat luas bagi dunia dengan terus melakukan kajian, penelitian, dan pengembangan untuk menstimulasi pesantren agar semakin berkembang dan mendunia.

Setelah peluncuran, PUSPPA akan melakukan langkah, peta kerja, dan program yang bersinergi dengan Pemerintah, khususnya Kementerian Agama, seperti Balai Latihan Kerja yang ada di beberapa pesantren yang perlu dimaksimalkan dengan bersinergi dengan PUSPPA dan Kementerian Agama.

“Sistem Informasi dan Manajemen Pesantren perlu segera ditingkatkan, karena perkembangan teknologi dan peradaban sangat cepat bergerak. PUSPPA harus terus bersinergi dan mendampingi agar pesantren berkembang dan menjadi primadona, sehingga menjadi center of excelent (pusat keunggulan) dan penjaga moral bangsa dan dunia,” katanya.

Didampingi Moch Sinung Restendy, M.Pd.I., M.Sos., dari Divisi Kajian Media PUSPPA, ia menambahkan globalisasi adalah suatu konsep komunikasi global yang memungkinkan masyarakat dapat bertemu secara cepat, langsung, dan seketika melalui sebuah platform bersama. Globalisasi juga merupakan kebebasan penyebaran ide melalui wadah komunikasi itu.

“Pesantren adalah salah satu wadah membangun dan menumbuhkembangan ide Islam dengan segala wacana inklusifitasnya. Virtualisasi merupakan jawaban akan perlunya pengembangan sistem pendidikan ala pesantren di era digital dan informasi global saat ini, sehingga konsep ala pesantren juga bisa ikut meramaikan percaturan global dengan warna dan misi yang tidak berubah dari pondok pesantren konvensional yang ada selama ini,” katanya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

UMP Jakarta Diumumkan Hari Ini, Simak Besarannya
apahabar.com

Nasional

Ada Peserta Demo Positif Covid-19, Satgas: Sayangi Keluarga
apahabar.com

Nasional

Sembuh dari Covid-19, Nenek 100 Tahun Survivor Tertua di Indonesia
apahabar.com

Nasional

Pemulangan Jenazah Ani Yudhoyono ke Jakarta Dipercepat Malam Ini Juga
China Hadapi Gelombang Kedua Covid-19

Nasional

China Hadapi Gelombang Kedua Covid-19
apahabar.com

Nasional

Angkasa Pura I Raih PenghargaanThe 6th Indonesia Law Awards 2019
apahabar.com

Nasional

George Floyd Mati di Tangan Polisi AS, Erdogan: Kami Akan Pantau Masalah Ini
apahabar.com

Nasional

Pasca Haul, Tiket Pesawat Banjarmasin-Balikpapan Rp 2 juta!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com