Mubadala Petrolium Sosialisasi Pemboran Sumur Eksplorasi Yaqut-1 Upah Minimum Naik Rp 10 Ribu, Buruh Kalsel Meradang Buntut Demo, Koordinator BEM Kalsel Ahdiat Zairullah Resmi Tersangka Koordinator BEM Kalsel Tersangka, Kuasa Hukum Siap Melawan BREAKING NEWS: Wakil Rektor ULM Penuhi Panggilan Polda Kalsel

Dugaan Pelanggaran Pidana Pemilu di Pilgub 2020, Bawaslu Kalsel Segera Periksa Sejumlah Saksi

- Apahabar.com Kamis, 1 Oktober 2020 - 18:39 WIB

Dugaan Pelanggaran Pidana Pemilu di Pilgub 2020, Bawaslu Kalsel Segera Periksa Sejumlah Saksi

Pelapor sekaligus Tim Divisi Hukum Paslon Denny-Difri, Jurkani saat berada di Sentra Gakkumdu Kalsel. Foto-apahabar.com/Muhammad Robby

apahabar.com, BANJARMASIN – Menindaklanjuti laporan dugaan pelanggaran pidana pemilu yang dilakukan salah satu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, Bawaslu Kalsel dijadwalkan akan memeriksa sejumlah saksi pada Jumat besok (2/10).

“Pemeriksaan sejumlah saksi akan dilaksanakan besok,” ucap Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kalsel, Azhar Redhanie kepada awak media, Kamis (1/10) sore.

Rencananya malam ini mereka akan mengundang Sentra Gakkumdu yang di dalamnya terdiri dari berbagai macam institusi seperti kepolisian, kejaksaan, dan Bawaslu Kalsel.

“Untuk menentukan siapa dan bagaimana pemeriksaan saksi-saksi itu, maka akan dirapatkan terlebih dahulu di Sentra Gakkumdu,” kata Azhar.

Menurutnya, proses kajian sendiri akan dilakukan selama 5 hari kerja.

“Besok akan mulai. Nanti akan diregister, selanjutnya akan dilakukan pembahasan kedua. Kemudian apakah laporan itu memenuhi unsur-unsur yang disangkakan sesuai dengan ketentuan UU Nomor 10 Tahun 2016,” bebernya.

Jika sudah memenuhi unsur-unsur yang disangkakan, kata dia, maka akan naik sidik. Untuk proses sidik sendiri dilaksanakan selama 14 hari kerja.

“Kalau nanti naik sidik, maka kemudian proses sidik selama 14 hari kerja,” pungkasnya.

Sebelumnya, sejumlah orang yang mengatasnamakan masyarakat Kalsel melaporkan dugaan pelanggaran pidana pemilu ke Sekretariat Bawaslu Kalsel, di Jalan RE Martadinata.

Pelapor sendiri atas nama Jurkani.

Ia diketahui juga sebagai Tim Divisi Hukum pasangan calon Denny Indrayana-Difriadi Darjat di Pilgub Kalsel 2020.

Dalam pelaporan itu, mereka menghadirkan sejumlah saksi dan barang bukti untuk memperkuat dugaan pelanggaran pidana pemilu tersebut.

Sedikitnya terdapat 2 orang saksi dan beberapa alat bukti.

Kedua saksi sendiri didatangkan dari Amuntai, Hulu Sungai Utara (HSU).

Mereka berjenis kelamin laki-laki dan diperkirakan masih berusia muda, yakni berkisar 20 hingga 25 tahun.

“Kedua saksi ini masih muda. Mereka berangkat dari Hulu Sungai Utara, tadi pagi,” kata Jurkani kepada apahabar.com.

Keduanya merupakan masyarakat biasa. Mereka berangkat dari HSU menuju Bawaslu Kalsel menggunakan travel.

“Mereka masyarakat biasa. Ke sini menggunakan travel saja,” kata mantan Penyidik Polda Kalsel itu.

Sedangkan alat bukti yang dibawa nanti, kata dia, yakni berupa sarung dan uang tunai sebesar Rp 50 ribu.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Dua Tokoh Kabupaten Banjar Dampingi Andin-Guru Oton Daftar ke KPU
apahabar.com

Politik

Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah
apahabar.com

Politik

Mengukur Potensi Dua ASN Pemprov Kalsel Maju di Pilwali Banjarmasin 2020
apahabar.com

Politik

SAH! Gerindra Usung Abdul Haris Makkie-Ilham Nor di Pilwali Banjarmasin
apahabar.com

Politik

1 Bacalon Kepala Daerah di Banjarbaru Dilaporkan, Dugaan Penyalahgunaan Wewenang
apahabar.com

Politik

Debat Pilgub Kalsel 2020 Digelar November Ini, Begini Konsep Mentahnya!

Politik

Fraksi Koalisi Parpol ‘Turun Gunung’ Menangkan AnandaMu dan Paman BirinMu
apahabar.com

Politik

Paman Birin Minta Izin Kader Golkar Maju Pilgub
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com