Belasan Terduga Pelaku Prostitusi Online Diamankan Polres Banjarbaru, 6 Masih di Bawah Umur Jelang Iduladha, Kalsel Siapkan Belasan Ribu Hewan Kurban MK Tunda Sidang, H2D Tetap Pede Diskualifikasi BirinMU Prostitusi Online di Banjarmasin Seret Anak-Anak, Sudah Puluhan Remaja Terjaring! 8 Tuntutan Mahasiswa Kalsel Saat Aksi #SaveKPK Sampai ke Sekretariat Presiden

Duh, Seorang Balita Dianiaya Paman dan Bibi Saat Ortu Dipenjara

- Apahabar.com Jumat, 23 Oktober 2020 - 20:43 WIB

Duh, Seorang Balita Dianiaya Paman dan Bibi Saat Ortu Dipenjara

Ilustrasi bocah korban penganiayaan. Foto-net

apahabar.com, MEDAN – Malang benar nasib seorang balita empat tahun ini, sudah orantuanya di penjara, malah jadi korban penganiyaan paman dan bibinya sendiri.

Peristiwa itu dialami KR, seorang balita di Medan yang dianiaya paman dan bibinya saat ortunya menjalani hukuman penjara.

Akibat penganiayaan itu, sang bocah menderita luka lebam di sekujur tubuhnya.

Dari informasi yang diperoleh, KR selama ini tinggal bersama paman dan bibinya di kawasan Komplek Perum Asri Indah I, Desa Sei Mencirim, Sunggal.

“Saat ini, bocah malang itu sudah kita evakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan maksimal. Biayanya Polri yang tanggung,” kata Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi, Jumat (23/10).

Yasir Ahmadi mengatakan informasi tentang tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga itu diketahui polisi dari Kepala Dusun 8, Desa Sei Mencirim, Isak Azhari (39).

“Dari informasi itu kami pun langsung mendatangi lokasi di Komplek perumahan Asri Indah 1, Sei Mencirim,” ujarnya.

Terungkapnya kasus penganiayaan ini, kata Yasir, berawal dari informasi tetangga korban yang melihat korban dalam keadaan penuh lebam di sekujur tubuh saat keluar dari rumah.

“Atas laporan itu, kita berkoordinasi dengan Kadus setempat. Saat itu korban sudah dirawat di puskesmas. Kita kemudian membawa korban ke RS Bhayangkara,” ucapnya.

Polisi kemudian menangkap paman korban berinisial JS (27) dan bibi korban berinisial SE (24) dari kediamannya. Kedua pelaku mengaku dalam sebulan terakhir menganiaya korban.

“Kita jerat dengan pasal kekerasan dalam rumah tangga. Ancamannya maksimal 5 tahun penjara,” kata Yasir.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

MHM Ingin Karyawan UMKM Kena PHK Diikutsertakan Program Kartu Prakerja
apahabar.com

Nasional

Persiapan Rehabilitasi 21.540 Warga Binaan Terus Digencarkan
Gaji ke-13

Nasional

PNS Dipantau Ketat Lewat Aplikasi, PNS Tak Bisa ‘Mager’ Lagi

Nasional

Jokowi: Pandemi Covid-19 Jadi Momentum Reformasi Sistem Kesehatan Nasional

Nasional

Mendagri: Kepala Daerah Harus Larang Bukber dan Open House
apahabar.com

Nasional

Dapat Diskon, Jangan Malah Curi Listrik
apahabar.com

Nasional

Salurkan Ratusan Hewan Kurban, Telkomsel Sebarkan Kebahagiaan untuk Masyarakat Indonesia
apahabar.com

Nasional

Baru Difungsikan, Tol Salatiga-Kartasura Boyolali Ambrol
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com