Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

Duh, Seorang Balita Dianiaya Paman dan Bibi Saat Ortu Dipenjara

- Apahabar.com Jumat, 23 Oktober 2020 - 20:43 WIB

Duh, Seorang Balita Dianiaya Paman dan Bibi Saat Ortu Dipenjara

Ilustrasi bocah korban penganiayaan. Foto-net

apahabar.com, MEDAN – Malang benar nasib seorang balita empat tahun ini, sudah orantuanya di penjara, malah jadi korban penganiyaan paman dan bibinya sendiri.

Peristiwa itu dialami KR, seorang balita di Medan yang dianiaya paman dan bibinya saat ortunya menjalani hukuman penjara.

Akibat penganiayaan itu, sang bocah menderita luka lebam di sekujur tubuhnya.

Dari informasi yang diperoleh, KR selama ini tinggal bersama paman dan bibinya di kawasan Komplek Perum Asri Indah I, Desa Sei Mencirim, Sunggal.

“Saat ini, bocah malang itu sudah kita evakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan maksimal. Biayanya Polri yang tanggung,” kata Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi, Jumat (23/10).

Yasir Ahmadi mengatakan informasi tentang tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga itu diketahui polisi dari Kepala Dusun 8, Desa Sei Mencirim, Isak Azhari (39).

“Dari informasi itu kami pun langsung mendatangi lokasi di Komplek perumahan Asri Indah 1, Sei Mencirim,” ujarnya.

Terungkapnya kasus penganiayaan ini, kata Yasir, berawal dari informasi tetangga korban yang melihat korban dalam keadaan penuh lebam di sekujur tubuh saat keluar dari rumah.

“Atas laporan itu, kita berkoordinasi dengan Kadus setempat. Saat itu korban sudah dirawat di puskesmas. Kita kemudian membawa korban ke RS Bhayangkara,” ucapnya.

Polisi kemudian menangkap paman korban berinisial JS (27) dan bibi korban berinisial SE (24) dari kediamannya. Kedua pelaku mengaku dalam sebulan terakhir menganiaya korban.

“Kita jerat dengan pasal kekerasan dalam rumah tangga. Ancamannya maksimal 5 tahun penjara,” kata Yasir.

Editor: Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Wapres JK: Ledakan Hanya untuk Menakut-nakuti
apahabar.com

Nasional

Maklumat Kapolri Dicabut, Kegiatan Massal Boleh di Zona Tertentu
apahabar.com

Nasional

Masih Ingat Aa Gatot Brajamusti, Kini Telah Tiada
apahabar.com

Nasional

Bangkit Melawan Kekerasan, Pemberangusan, dan Turbulensi Industri Media
apahabar.com

Nasional

Kantor Hanura di Cipayung Jakarta Disegel, Ada Apa?
apahabar.com

Nasional

Pembinaan Karakter Jadi Tantangan Pendidikan Indonesia
apahabar.com

Nasional

Polisi Tetapkan 3 Orang Masuk DPO Kerusuhan Wamena
apahabar.com

Nasional

Ma’ruf Optimis Indonesia Tidak Akan Bubar Karena Dijaga Ulama
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com