Somasi Tim BirinMu ke Uhaib, Komnas HAM hingga H2D Pasang Badan Hujan Lebat, Desa Hawang HST Banjir Lagi POPULER SEPEKAN: Kasus Pembunuhan Istri di Kapuas hingga ABK Tenggelam di Tanah Laut Warga Banjarmasin Terpesona Menikmati Pantai Teluk Tamiang Kotabaru Duh! Anggaran Pembinaan Atlet Banjarmasin Tertunggak 6 Bulan

Dukung PEN, Bank Mandiri Salurkan Kredit Rp 42,6 T dari Dana Negara

- Apahabar.com Senin, 26 Oktober 2020 - 17:56 WIB

Dukung PEN, Bank Mandiri Salurkan Kredit Rp 42,6 T dari Dana Negara

Gedung Bank Mandiri Jakarta. Foto-Dok. Bumn.go.id

apahabar.com, JAKARTA – Bank Mandiri mengumumkan penyaluran kredit yang berasal dari penempatan dana negara sudah mencapai Rp 42,6 triliun hingga akhir September 2020.

Penyaluran kredit itu gunas mendukung pemulihan ekonomi nasional (PEN).

“Kami terus komitmen mendukung PEN di mana dari Rp 15 triliun, kami sudah salurkan menjadi Rp 42,6 triliun ke berbagai segmen,” kata Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi pada paparan kinerja kuartal III-2020 secara virtual di Jakarta seperti dilansir Antara, Senin (26/10).

Ia merinci kucuran kredit diberikan kepada pelaku UMKM sebanyak 132.939 dengan nilai pencairan mencapai Rp 21,4 triliun.

Sisanya, lanjut dia, untuk 40 debitur non-UMKM yakni perdagangan besar atau wholesale dan sektor padat karya dengan nilai mencapai Rp21,2 triliun.

Menurut dia, serapan paling besar dari kredit tersebut adalah sektor pengolahan mencapai Rp 14,9 triliun, perdagangan mencapai Rp 11,5 triliun, pertanian dan kehutanan Rp 4,8 triliun, konstruksi mencapai Rp 1,5 triliun dan lainnya mencapai Rp 9,9 triliun.

Ia menjelaskan fokus utama bank BUMN ini adalah mendorong perekonomian nasional yakni segmen usaha kecil menengah (UKM).

“Ini merupakan satu inisiatif yang akan kita jaga momentumnya. Apabila diperlukan harus mendorong karena PEN itu mungkin kami gunakan likuiditas Bank Mandiri, kami juga jaga pertumbuhan nasabah existing yang punya perencanaan pengembangan korporasi termasuk value chain nasabah besar,” katanya.

Secara keseluruhan, pertumbuhan kredit bank BUMN ini ditargetkan hingga tutup tahun ini diperkirakan mencapai 3-4 persen.

Hingga kuartal III-2020, realisasi penyaluran kredit sudah mencapai Rp873,7 triliun atau tumbuh 3,79 persen dibandingkan periode sama pada 2019 yang mencapai Rp 841,8 triliun.

Sementara itu, dana pihak ketiga (DPK) yang dikumpulkan konsolidasi BUMN ini pada masa pandemi tumbuh 14,92 persen mencapai Rp 1.024,1 triliun, lebih tinggi dibandingkan tahun lalu mencapai Rp 891,2 triliun.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Lenovo Perkenalkan Laptop Khusus Bussinesman dan Gamers di Banjarmasin
apahabar.com

Ekbis

Belum Adanya Kemudahan Berbisnis Hambat Investor Bangun Pelabuhan
apahabar.com

Ekbis

Suku Bunga BI Diputuskan Tetap 4,5 Persen
apahabar.com

Ekbis

Ekonom: RI Bakal Jadi Pengimpor Gula Terbesar Dunia Jelang Pemilu
apahabar.com

Ekbis

Jokowi Senang Implementasi B30 Hemat Devisa 4,8 Miliar Dolar
apahabar.com

Ekbis

Jelang Tahun Baru, Rental Mobil Kebanjiran Pelanggan
apahabar.com

Ekbis

Harga Minyak Dunia Kembali Bangkit, Rupiah Ditutup Menguat
apahabar.com

Ekbis

Menhub Tinjau Kesiapan KA Bandara Adi Soemarno
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com