3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Esok, Ribuan Anggota BEM SI Kembali Demo Tolak UU Ciptaker

- Apahabar.com Senin, 19 Oktober 2020 - 15:19 WIB

Esok, Ribuan Anggota BEM SI Kembali Demo Tolak UU Ciptaker

Massa demo Omnibus Law di Jakarta. Sumber: net

apahabar.com, JAKARTA – Ribuan anggota Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) bakal berdemonstrasi lagi menuntut pencabutan omnibus UU Cipta Kerja, Selasa (20/10).

“Aksi akan dilaksanakan pada Selasa, 20 Oktober 2020 pukul 13.00 WIB dengan estimasi massa aksi sebanyak 5.000 mahasiswa dari seluruh Indonesia,” kata Koordinator Pusat BEM SI, Remy Hastian Putra Muhammad Puhi, lewat siaran pers tertulis, Senin (19/10/2020).

Dalam siaran pers tertulisnya, Remy menilai UU Cipta Kerja merampak hak hidup seluruh rakyat Indonesia dan menguntungkan penguasa oligarki. Untuk menolak UU Cipta Kerja, cara pengajuan uji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK) dinilai BEM SI bukan langkah yang efektif.

“Kami sangat menyayangkan keputusan pemerintah yang justru menantang masyarakat untuk melakukan judicial review terhadap UU Cipta Kerja padahal mereka bisa melakukan tindakan untuk mencabut undang-undang tersebut. Terlebih lagi sebelumnya Presiden telah meminta Mahkamah Konstitusi untuk mendukung UU Cipta Kerja serta revisi terhadap UU Mahkamah Konstitusi,” tutur Remy.

Mereka juga memprotes tindakan represif aparat kepolisian pada demonstran serta tindakan penyadapan terhadap para aktivis dan akademisi penolak UU Cipta Kerja. BEM SI membawa tagar #MosiTidakPercaya kepada pemerintah dan DPR.

“Berdasarkan hal tersebut, Aliansi BEM Seluruh Indonesia menyatakan akan kembali turun aksi untuk mendesak Presiden RI segera mencabut UU Cipta Kerja, serta kami tetap menyampaikan #MosiTidakPercaya kepada pemerintah dan wakil rakyat yang tidak berpihak pada kepentingan rakyat,” pungkas Remy.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Satgas: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Capai 40.119
apahabar.com

Nasional

Rumah Roboh, Satu Keluarga Sempat Terjebak
apahabar.com

Nasional

Presiden Ingatkan Pentingnya Ikhtiar Batiniah Saat Pandemi Covid-19
apahabar.com

Nasional

Di Sidang Umum PBB, Presiden Jokowi Kembali Tegaskan Mendukung Kemerdekaan Palestina
apahabar.com

Nasional

Ribuan Orang di Papua Barat Deklarasi Damai dan Setia NKRI

Nasional

Sah, ‘Urang’ Banua Ditunjuk Jadi Jubir Presiden Jokowi
apahabar.com

Nasional

Polisi Selidiki Kebakaran Ruang Ketua KPU Barito Selatan
apahabar.com

Nasional

Anggaran Pilkada 2020 Capai Rp 9,8 Triliun
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com