Usai Kios Pasar Kuripan Dibongkar, Pemkot Banjarmasin Incar Ruko dan TPS Veteran BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin

Gandeng Penyuluh Agama, BNNK Banjarmasin Sosialisasikan Bahaya Narkoba

- Apahabar.com Rabu, 14 Oktober 2020 - 12:04 WIB

Gandeng Penyuluh Agama, BNNK Banjarmasin Sosialisasikan Bahaya Narkoba

BNNK Banjarmasin mengandeng penyuluh agama di Kementerian Agama setempat untuk menyosialisasikan bahaya peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Melalui Talkshow, Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Banjarmasin kembali menyosialisasikan bahaya peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

Kali ini, BNNK Banjarmasin menyasar puluhan penyuluh agama di Kementerian Agama (Kemenag) setempat.

“Peserta yang diundang kurang lebih 50 orang,” ucap Kepala BNNK Banjarmasin, AKBP Agus Lukito, Selasa (13/10) kemarin.

Menurutnya, penyuluh agama harus turut serta mengawasi dan mencegah peredaran gelap narkoba di Banjarmasin.

“Minimal bisa mengimbau masyarakat agar tidak terjerumus dalam dunia hitam narkoba,” katanya.

Terlebih, Kalsel khususnya Banjarmasin dikenal sebagai kota yang religius.

“Sehingga peran serta penyuluh agama sangat diperlukan,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, AKBP Agus Lukito meminta masyarakat yang mempunyai keluarga kecanduan narkoba agar melaporkan diri ke BNNK untuk proses rehabilitasi.

“Itu gratis dan tidak dipungut biaya,” tegas Agus.

Narkoba, sambung Agus, memiliki dampak negatif bagi kehidupan bermasyarakat.

Sehingga harus dicegah penyalahgunaan dan peredaran gelap barang haram tersebut.

Hal itu sebagaimana tertuang dalam Inpres Nomor 2 tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika Tahun 2020-2024.

“Lebih dari 90 persen penyalahgunaan narkoba berada pada usia 15-34 tahun. Ini berdasarkan penelitian Universitas Indonesia dan BNN Pusat,” pungkasnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

BNN Kota Banjarmasin

Cegah Bahaya Narkoba, BNN Gandeng 20 Sekolah di Banjarmasin
apahabar.com

BNN Kota Banjarmasin

Bahaya Narkotika, Giliran Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak Banjarmasin Diproteksi
apahabar.com

BNN Kota Banjarmasin

Cegah Peredaran Narkoba, BNNK Sosialisasikan ke Dinkes Banjarmasin
apahabar.com

BNN Kota Banjarmasin

Giliran Pegawai Disbudpar Jalani Tes Urine
apahabar.com

BNN Kota Banjarmasin

108 Karyawan Inayah Group Banjarmasin Dites Urine, Intip Hasilnya!
apahabar.com

BNN Kota Banjarmasin

Pegawai Pelayanan Pajak Pratama Banjarmasin Selatan Jalani Tes Urine
apahabar.com

BNN Kota Banjarmasin

Cegah Peredaran Narkoba, BNN Diseminasi Informasi di Lingkungan Pemko Banjarmasin
apahabar.com

BNN Kota Banjarmasin

Melalui Gowes Bersama, BNNK Banjarmasin Cegah Peredaran dan Penyalahgunaan Narkoba
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com