Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan Live Mola TV! MU vs Chelsea di Liga Inggris, Prediksi Skor, Line up dan Link Streaming Siaran Langsung Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah

Gegara Eddy, Kalsel Hujan di Tengah Kemarau

- Apahabar.com Kamis, 15 Oktober 2020 - 13:27 WIB

Gegara Eddy, Kalsel Hujan di Tengah Kemarau

BMKG mengimbau warga waspada hujan hingga dua hari ke depan. Foto: Antara

apahabar.com, BANJARBARU – Hujan mengguyur mayoritas wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) pagi ini sekalipun memasuki musim kemarau.

Terungkap, gegaranya adalah fenomena pusaran Eddy.

“Untuk fenomena hujan beberapa hari ini terjadi karena adanya Eddy di wilayah Kalimantan Barat dan sekitarnya,” ujar Staf Prakirawan Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarmasin Bayu Kencana Putra saat dihubungi apahabar.com, Kamis (15/10) siang.

Lebih jauh, pusaran Eddy adalah fenomena yang menarik angin di sejumlah daerah ke pusat titik pusaran. Alhasil, tekanan udara di sejumlah daerah rendah dan mengakibatkan awan hujan muncul.

Dari munculnya awan-awan ini, curah hujan cenderung meningkat.

Selain fenomena pusaran Eddy juga didukung oleh kelembaban yang tinggi di atmosfer.

“Kelembaban tinggi di lapisan atmosfer 850, 700, dan 500 mb (milibar),” terangnya.

Untuk itu diprakirakan hujan akan mengguyur wilayah Kalsel hingga dua hari ke depan.

“Dengan intensitas (Hujan) ringan hingga sedang,” jelas Bayu.

Adapun wilayah terdampak hujan ringan diprakirakan terjadi di seluruh kabupaten atau kota di Kalsel.

“Sedangkan untuk hujan sedang hingga lebat diprakirakan terjadi hanya di beberapa kabupaten saja,” ungkap Bayu

Untuk itu ia berpesan agar masyarakat Kalsel tetap waspada, siap sedia payung atau jas hujan ketika bepergian meskipun Kalsel tergolong masuk musim kemarau.

“Hindari baliho dan juga pohon-pohon tinggi saat hujan deras karena dikhawatirkan akan terjatuh jika terkena angin kencang. Selalu update dan ikuti informasi cuaca dari BMKG,” tutupnya.

Diwartakan sebelumnya oleh apahabar.com, berdasarkan informasi dari BMKG, Kalsel termasuk wilayah yang mengalami musim kemarau basah.

Di mana sudah diprakirakan bahwa musim kemarau tahun ini akan lebih basah dibandingkan normalnya.

Karena kemarau basah ini, otomatis potensi kemudahan terjadinya kebakaran lahan di Kalsel menjadi berkurang.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Penuh Haru, Andin Sofyanoor Diangkat Anak Habib Abdurrahman
apahabar.com

Kalsel

Kabar Covid-19 Kalsel Hari Ini: 1 Sembuh, 2 PDP Meninggal Dunia
apahabar.com

Kalsel

Bella Saphira: Istri Prajurit Harus Pandai Bersikap
apahabar.com

Kalsel

Sidak ke RSUD Ulin, Ini Fakta yang Bikin Wakil Rakyat Tercengang
apahabar.com

Kalsel

Di Balangan Serentak Semprot Disinfektan Tiga Hari
apahabar.com

Kalsel

Penyair Tanbu Terbaring di Rumah Sakit, Rekan-rekannya Galang Donasi
apahabar.com

Kalsel

Setelah Pensiun, Suciati Kembali Menjabat Direktur RSUD Ulin Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Malam Ini, DJ Yasmin akan ‘Goyang’ Hotel Mercure
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com