Begal Sadis Mengintai Sopir Travel, Simak Imbauan Tim Macan KalselĀ  Vonis Mati Pembawa Sabu Ratusan Kilo di Tabalong, Terdakwa Langsung Banding Dihantam Covid-19, Pajak Hiburan Kota Banjarmasin 0 Persen! Pembantaian Sekeluarga di Sigi Sulteng, TNI Terjunkan Pasukan Khusus Berjuang untuk Keluarga, Legimin Tetap Semangat Jualan Kerupuk di Tengah Pandemi

Google Memungkinkan Bahasa Isyarat dalam Panggilan Video

- Apahabar.com Senin, 5 Oktober 2020 - 09:27 WIB

Google Memungkinkan Bahasa Isyarat dalam Panggilan Video

Ilustrasi. Foto-tribunnews.com

apahabar.com, JAKARTA – Penelitian terbaru dari Google kini memungkinkan bahasa isyarat untuk diubah dalam bahasa dalam panggilan video.

Google mengembangkan mesin pendeteksi bahasa isyarat secara waktu nyata yang dapat mengetahui kapan seseorang mulai dengan bahasa isyarat dan kapan mereka selesai (tidak hanya mendeteksi suara).

Dikutip dari Antara, Senin (5/10) Sistem tersebut dimungkinkan dengan latensi yang sangat kecil, menurut laporan TechCrunch, dikutip Senin. Latensi berpengaruh besar untuk deteksi bahasa isyarat agar video tidak tertunda atau kualitasnya terdegradasi, sehingga Google membuat sistem yang ringan dan dapat diandalkan.

Sistem tersebut pertama-tama menjalankan video model yang dinamai PoseNet, yang dapat memperkirakan posisi tubuh dan anggota badan.

Informasi visual yang disederhanakan ini (pada dasarnya dengan garis) dikirim ke sistem yang dilatih data pose dari video orang yang menggunakan Bahasa Isyarat Jerman, dan membandingkan gambar langsung dengan tampilan garis yang dihasilkan dari gerakan.

Proses sederhana ini sudah menghasilkan akurasi 80 persen dalam memprediksi apakah seseorang menggunakan bahasa isyarat atau tidak, dan dengan beberapa pengoptimalan tambahan mendapatkan akurasi hingga 91,5 persen.

Dibandingkan dengan bagaimana deteksi “ucapan aktif” pada sebagian besar panggilan video hanya dapat mengetahui apakah seseorang berbicara, bahkan tidak tidak bisa membedakan batuk, angka-angka tersebut terbilang cukup baik.

Untuk bekerja tanpa menambahkan sinyal “seseorang sedang menggunakan bahasa isyarat” ke dalam panggilan, sistem menggunakan trik cerdas, dengan menggunakan sumber audio virtual untuk menghasilkan nada 20kHz, yang berada di luar jangkauan pendengaran manusia, namun diperhatikan oleh sistem audio komputer.

Sinyal ini dihasilkan setiap kali orang tersebut menggunakan bahasa isyarat, membuat algoritme deteksi ucapan “berpikir” bahwa mereka sedang berbicara dengan suara keras. Saat ini, sistem tersebut masih dalam tahap demo.(ant)

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Upaya Penanganan Adiksi Online Game
apahabar.com

Gaya

Imbas Corona, Lelang 5G Polandia Ditunda
apahabar.com

Gaya

Rahasia Awet Muda Orang Jepang, Bertahan Hidup Lebih dari 100 Tahun
apahabar.com

Gaya

Mau Jadi Reseller, Simak 6 Tips Suksesnya
apahabar.com

Gaya

Keseruan I Love Preloved Market, Hari Terakhir Bakal Ada Barang Dijual Rp5.000!
apahabar.com

Gaya

Tips Menumbuhkan Minat Baca Anak Ala Rima Anjani

Gaya

Banyak Penderita Diabetes Tidak Sadar
apahabar.com

Gaya

Kurangi Limbah Plastik, Remaja Ini Ciptakan Plastik Ramah Lingkungan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com