Hari Tahu Sedunia: Walhi Kalsel Desak Pemerintah Buka-bukaan soal Kontrak Tambang Raksasa Kilang Minyak Rp300 Triliun di Kotabaru Masih Angan-Angan Komandan Macan Kalsel ke Pembunuh Brutal Gambah HST: Serahkan Diri! Keselamatan Dijamin Ribut-Ribut Salah Tangkap Mahasiswa HMI Barabai Berakhir Antiklimaks Tinjau Penataan Sekumpul, Dirjen Cipta Karya Ngomel-Ngomel!

Gus Nur Diduga Hina NU, Ini Pesan Kiai Ma’ruf

- Apahabar.com     Minggu, 25 Oktober 2020 - 16:24 WITA

Gus Nur Diduga Hina NU, Ini Pesan Kiai Ma’ruf

Wapres KH Ma’ruf Amin. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Kasus dugaan ujaran kebencian yang dilakukan Gus Nur kini sedang ditangani Badan Reserse Kriminal (Bareskrim). Dugaan ujaran kebencian yang dialamatkan pada NU itu pun terdengar ke telinga Wakil Presiden RI KH. Ma’ruf Amin.

Sebelum ditangkap, Gus Nur dilaporkan atas dugaan menghina Nahdlatul Ulama (NU) dalam sebuah diskusi yang disiarkan salah satu kanal Youtube.

“Sudah (tahu Gus Nur ditangkap),” ujar Juru Bicara Wapres Ma’ruf Amin, Masduki Baidlowi saat berbincang dengan Okezone, Minggu (25/10).

Menurut Masduki, hingga kini Kiai Ma’ruf belum memberikan tanggapan atas penangkapan Gus Nur. Hanya saja, kata Masduki, Kiai Ma’ruf berpesan agar media sosial tidak dikumuhi oleh pembicaraan yang sifatnya tak produktif dan dilarang agama.

“Selama ini wapres kan memang peduli jangan sampai medsos kita itu jadi dikumuhi oleh pembicaraan yang sifatnya tidak produktif, hal yang dilarang agama,” ujar Masduki.

Sebagaimana diketahui, Wapres Kiai Ma’ruf Amin merupakan Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Ia juga merupakan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) non aktif.

Masduki menuturkan, ketika masih aktif di MUI, KH Ma’ruf sudah pernah mengeluarkan satu fatwa yang melarang penyebaran hoaks di media sosial.

Terkait penangkapan Gus Nur, Masduki menilai pernyataan dia telah menyakiti warga NU.

“Yang dilakukan oleh Gus Nur itu memang menyakiti warga NU lah. Dari dulu Wapres peduli dengan itu, bahkan boleh dikata Wapres kalau tidak setuju dengan siapapun tidak akan bereaksi keras, paling ya, apa namanya, tidak menyakiti pihak lawan bicaranya,” tukas Masduki.

Gus Nur kembali berurusan dengan NU. Pria kelahiran 11 Februari 1974 ini kembali dipolisikan karena diduga menghina ormas Islam terbesar di Indonesia itu melalui video di salah satu akun YouTube.

Laporan itu salah satunya dilakukan oleh Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cirebon, KH Aziz Hakim. Polisi pun menerima pelaporan itu dengan nomor register LP/B/0596/X/2020/Bareskrim tertanggal 21 Oktober 2020.

Tak membutuhkan waktu lama, polisi akhirnya menangkap Gus Nur di Malang, Jawa Timur Sabtu 24 Oktober 2020 dini hari. Setelah melakukan pemeriksaan intensif, ia akhirnya ditetapkan menjadi tersangka dan kini mendekam di Rutan Bareskrim Polri selama 20 hari ke depan.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Ketum PSI Ajak Warga Makan Babi Usai Pemilu Hoaks
YAPPIKA: Ruang Kelas SD Rusak di Indonesia Meningkat

Nasional

YAPPIKA: Ruang Kelas SD Rusak di Indonesia Meningkat
apahabar.com

Nasional

BMKG Pantau 27,5% Wilayah Indonesia Alami Curah Hujan di Luar Kewajaran
Sayangnya, Alan tidak menjelaskan secara detail kasus yang menimpa Vanessa Angel.

Nasional

Vannesa Angel Jadi Tersangka Lagi
apahabar.com

Nasional

Jokowi – Ma’ruf Amin Luncurkan Gerakan Rabu Putih
apahabar.com

Nasional

Burung Beo di India Kecanduan Opium, Petani Merugi
Habib Rizieq

Nasional

Mengkhawatirkan, Habib Rizieq Sesak Napas dan Nyaris Pingsan di Penjara

Nasional

Wajib Tahu! Rekomendasi WHO untuk Kehamilan saat Pandemi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com