Belasan Terduga Pelaku Prostitusi Online Diamankan Polres Banjarbaru, 6 Masih di Bawah Umur Jelang Iduladha, Kalsel Siapkan Belasan Ribu Hewan Kurban MK Tunda Sidang, H2D Tetap Pede Diskualifikasi BirinMU Prostitusi Online di Banjarmasin Seret Anak-Anak, Sudah Puluhan Remaja Terjaring! 8 Tuntutan Mahasiswa Kalsel Saat Aksi #SaveKPK Sampai ke Sekretariat Presiden

Hendak Mendarat di Adisutjipto Yogyakarta, Roda Pesawat Citilink Tersangkut Layangan

- Apahabar.com Sabtu, 24 Oktober 2020 - 15:25 WIB

Hendak Mendarat di Adisutjipto Yogyakarta, Roda Pesawat Citilink Tersangkut Layangan

Layang-layang ditemukan tersangkut di roda Pesawat Citilink yang mendarat di Bandara Adisutjipto Yogyakarta pada Jumat (23/10/2020). Foto-Dok Bandara Adisutjipto Yogyakarta via Inews.id

apahabar.com YOGYAKARTA – PT Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto Yogyakarta menerima laporan mengenai pesawat Citilink yang salah satu rodanya tersangkut layang-layang berukuran besar.

Roda pesawat tersangkut layang-layang saat hendak mendarat di Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta pada Jumat (23/10).

“Ukuran (layang-layang) kira-kira lebarnya 50 sentimeter. Menyangkut di landing gear atau ban sebelah kiri,” kata General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto Yogyakarta Agus Pandu Purnama saat dihubungi wartawan di Yogyakarta, dilansir Antara, Sabtu (24/10).

Pandu menegaskan kejadian itu tidak sampai menimbulkan kerusakan pesawat dan mengganggu keselamatan penumpang. Pesawat yang membawa 54 penumpang serta lima awak kabin dari Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta itu dapat mendarat dengan selamat.

“Pesawatnya masih bisa mendarat dengan mulus. Setelah dicek oleh tim GMF [Garuda Maintenance Facility] tidak terjadi kerusakan,” kata dia.

Menurut Pandu, satu roda pesawat Citilink jenis ATR 72-600 dengan nomor penerbangan QZ 1107 tersangkut layang-layang saat terbang mendekati landasan Bandara Adisutjipto pada ketinggian 1.000 kaki pada Jumat (23/10) pukul 16.48 WIB.

“Kira-kira areanya di fly over Janti [Sleman] agak ke barat lagi. Ketinggian 200 meter di atas permukaan tanah. Memang pilot melihat banyak layang-layang di sana. Kemudian sudah dilaporkan ke petugas tower tapi sulit dihindari karena di situ kan lintasan pesawat,” kata dia.

Setelah kejadian itu, tim teknik dari Citilink mengecek seluruh bagian pesawat dan menyatakan pesawat masih layak terbang. Pandu berharap kejadian tersebut dapat menjadi pelajaran bagi semua.

“Ini sangat berbahaya apabila menyangkut di propeller, karena propeller ini kan mesin penggeraknya supaya pesawat bisa terbang,” terang Pandu.

Pandu mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di kawasan Bandara Adisutjipto, tidak menerbangkan layang-layang di sekitar kawasan bandara.

“Jadi yang berdekatan dengan bandara harus tahu bahwa ini akan berbahaya untuk pesawat. Apalagi di tempat kita ini kan ada pesawat yang lebih kecil lagi,” kata dia.

Ia menjelaskan penerbangan layang-layang atau benda lain yang dapat mengganggu penerbangan memiliki konsekuensi pidana menurut Undang-Undang Nomor 1 tahun 2009 tentang Penerbangan.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Fenomena Kematian Massal Ikan di Ambon Terkait Gempa? P2LD: Perlu Penelitian
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Tidak Korupsi karena Takut Tuhan, Takut Neraka!
apahabar.com

Nasional

Pesan Ketum MHM: BPD dan BPC Hipmi Bali Jaga Soliditas
apahabar.com

Nasional

Di Sidang Umum PBB, Presiden Jokowi Kembali Tegaskan Mendukung Kemerdekaan Palestina

Nasional

Mengejutkan! Bayi Baru Lahir Ini Punya Antibodi Covid-19
apahabar.com

Nasional

Kominfo Telusuri Dugaan Peretasan Data Pasien Covid-19
apahabar.com

Nasional

Soal Natuna, PKS Puji Retno Tapi Kritik Sikap Lembek Prabowo
Disengat Ratusan Lebah, Kakek Berusia 70 Tewas

Nasional

Disengat Ratusan Lebah, Kakek Berusia 70 Tewas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com