Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

Hendak Mendarat di Adisutjipto Yogyakarta, Roda Pesawat Citilink Tersangkut Layangan

- Apahabar.com Sabtu, 24 Oktober 2020 - 15:25 WIB

Hendak Mendarat di Adisutjipto Yogyakarta, Roda Pesawat Citilink Tersangkut Layangan

Layang-layang ditemukan tersangkut di roda Pesawat Citilink yang mendarat di Bandara Adisutjipto Yogyakarta pada Jumat (23/10/2020). Foto-Dok Bandara Adisutjipto Yogyakarta via Inews.id

apahabar.com YOGYAKARTA – PT Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto Yogyakarta menerima laporan mengenai pesawat Citilink yang salah satu rodanya tersangkut layang-layang berukuran besar.

Roda pesawat tersangkut layang-layang saat hendak mendarat di Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta pada Jumat (23/10).

“Ukuran (layang-layang) kira-kira lebarnya 50 sentimeter. Menyangkut di landing gear atau ban sebelah kiri,” kata General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto Yogyakarta Agus Pandu Purnama saat dihubungi wartawan di Yogyakarta, dilansir Antara, Sabtu (24/10).

Pandu menegaskan kejadian itu tidak sampai menimbulkan kerusakan pesawat dan mengganggu keselamatan penumpang. Pesawat yang membawa 54 penumpang serta lima awak kabin dari Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta itu dapat mendarat dengan selamat.

“Pesawatnya masih bisa mendarat dengan mulus. Setelah dicek oleh tim GMF [Garuda Maintenance Facility] tidak terjadi kerusakan,” kata dia.

Menurut Pandu, satu roda pesawat Citilink jenis ATR 72-600 dengan nomor penerbangan QZ 1107 tersangkut layang-layang saat terbang mendekati landasan Bandara Adisutjipto pada ketinggian 1.000 kaki pada Jumat (23/10) pukul 16.48 WIB.

“Kira-kira areanya di fly over Janti [Sleman] agak ke barat lagi. Ketinggian 200 meter di atas permukaan tanah. Memang pilot melihat banyak layang-layang di sana. Kemudian sudah dilaporkan ke petugas tower tapi sulit dihindari karena di situ kan lintasan pesawat,” kata dia.

Setelah kejadian itu, tim teknik dari Citilink mengecek seluruh bagian pesawat dan menyatakan pesawat masih layak terbang. Pandu berharap kejadian tersebut dapat menjadi pelajaran bagi semua.

“Ini sangat berbahaya apabila menyangkut di propeller, karena propeller ini kan mesin penggeraknya supaya pesawat bisa terbang,” terang Pandu.

Pandu mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di kawasan Bandara Adisutjipto, tidak menerbangkan layang-layang di sekitar kawasan bandara.

“Jadi yang berdekatan dengan bandara harus tahu bahwa ini akan berbahaya untuk pesawat. Apalagi di tempat kita ini kan ada pesawat yang lebih kecil lagi,” kata dia.

Ia menjelaskan penerbangan layang-layang atau benda lain yang dapat mengganggu penerbangan memiliki konsekuensi pidana menurut Undang-Undang Nomor 1 tahun 2009 tentang Penerbangan.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jubir Covid-19 Kaltim Positif Covid-19, Berawal dari Lengah dan Tanpa Gejala
apahabar.com

Nasional

Anggota DPR: Wakil Panglima TNI Tidak Akan Munculkan Dualisme
apahabar.com

Nasional

Menperin Optimistis UU Cipta Kerja Akan Pacu Reindustrialisasi
apahabar.com

Nasional

Pemecatan Dirut Garuda, Jokowi: Pesan Menteri BUMN Tegas
apahabar.com

Nasional

Sesmenko Perekonomian Jelaskan Apa Itu Omnibus Law di Banjarbaru
apahabar.com

Nasional

Habib Rizieq “Live Streaming” di Reuni 212
apahabar.com

Nasional

Berikut 5 Tips Ini agar Long Weekend Aman dari Covid-19
apahabar.com

Nasional

Ethiopian Airlines Jatuh, Seorang Netizen Pernah Peringatkan tentang Max 8
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com