150 Rumah Hangus Terbakar, Simak Kronologi Lengkap Kebakaran di Kotabaru Alasan Mengapa Api di Patmaraga Kotabaru 5 Jam Baru Padam Si Jago Merah Mengamuk di Kotabaru: Berkobar Berjam-jam, Ratusan Rumah Ludes Terbakar! Ratusan Rumah Terbakar, Dapur Umum Mulai Dibuka di Patmaraga Kotabaru Usai Beasiswa 1000 Doktor, SHM Bakal Cetak Ribuan Sarjana Baru di Tanah Bumbu

HMI dan SPSM Kapuas Pilih Audiensi Tolak Omnibus Law ke DPRD

- Apahabar.com Senin, 12 Oktober 2020 - 16:35 WIB

HMI dan SPSM Kapuas Pilih Audiensi Tolak Omnibus Law ke DPRD

Ketua HMI Kapuas Fadilah menyerahkan surat tuntutan terkait UU Omnibus Law kepada Ketua DPRD Kapuas Ardiansah. Foto-apahabar.com/Irfan

apahabar.com, KUALA KAPUAS – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Serikat Pekerja Sejahtera Mandiri (SPSM) Kabupaten Kapuas, Kalteng melakukan audiensi bersama wakil rakyat terkait penolakan Undang Undang Omnibus Law Cipta Kerja, Senin (12/10).

Audensi dilaksanakan di ruang rapat gabungan Komisi DPRD Kapuas.

Audiensi dipimpin langsung Ketua DPRD Kapuas Ardiansah dan Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti.

Dalam audiensi tersebut HMI dan SPSM Kapuas menyampaikan tuntutan mereka kepada DPRD Kapuas untuk selanjutnya diteruskan kepada pemerintah provinsi, bahkan pusat.

Ada pun tuntutan yang disampaikan HMI Kapuas yakni menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja dan mendesak Presiden RI mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti UU atau Perpu untuk membatalkan UU Omnibus Law.

Sementara tuntutan dari SPSM Kapuas diantaranya agar aturan yang ada harus lebih tegas mengatur tentang waktu penyelesaian hak dan pengaturan struktur skala upah harus tetap mengambil nilai dasar sektoral kabupaten.

“Kami dari HMI Kapuas mengapresiasi atas terbukanya dari DPRD untuk audensi ini. Semoga DPRD Kapuas dapat menyampaikan langsung ke provinsi tentang poin-poin penolakan omnibus law ini,” kata Ketua HMI Kapuas Fadilah.

Fadilah menambahkan, jika penolakan Omnibus Law tersebut tidak sampai ke pemerintah provinsi, maka HMI bakal melakukan aksi.

“Kalau tidak sampai maka mungkin bukan audiensi lagi yang kami lakukan, melainkan akan melakukan aksi,” sebut Fadilah.

Sementara itu Ketua DPRD Kapuas Ardiansah, mengatakan bahwa sesuai mekanisme DPRD pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan mahasiswa dan serikat pekerja SPSM Kapuas.

Ardiansah juga menyatakan apresiasinya kepada mahasiswa dan serikat buruh yang  menyampaikan aspirasinya melalui audensi yang berjalan dengan tertib.

“Saya apresiasi adik-adik mahasiswa dan serikat pekerja dan kami akan sampaikan aspirasi rekan-rekan mahasiswa dan serikat pekerja kepada gubernur Kalteng dan diteruskan ke pemerintah pusat,” pungkasnya.

Editor: Zainal - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Iseng Unggah Video Judi, Penyanyi Cantik di Palangka Raya Dipanggil Polisi
DPRD Barut Pastikan PT SEP Tak Miliki Izin Gunakan Jalan Nasional

Kalteng

DPRD Barut Pastikan PT SEP Tak Miliki Izin Gunakan Jalan Nasional
apahabar.com

Kalteng

Orangutan Tersesat di Desa Lampeong II Dilepasliarkan di Hutan Lindung Gunung Lumut

Kalteng

Suhu Tubuh Tinggi, Peserta SKB CPNS Kalteng Boleh Ikut Tes
apahabar.com

Kalteng

Kalteng Dukung KLHK Tertibkan Perusahaan Perkebunan Langgar Aturan
apahabar.com

Kalteng

Bawa Sabu Pemuda di Kapuas Diciduk Polisi
apahabar.com

Kalteng

Jasad Bocah Tenggelam di Sungai Kahayan Akhirnya Ditemukan
apahabar.com

Kalteng

Akhir Tahun, Wali Kota Palangka Raya Lantik 700 Lebih Pejabat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com