Tensi Politik Memanas, Bawaslu RI Turun Gunung ke Kalimantan Selatan Buntut Video Guru Wildan, Bawaslu Klarifikasi PWNU Kalsel Resmi! PPKM Mikro di Banjarbaru Kembali Diperpanjang hingga 19 April Hore! Tanah Laut Segera Miliki Stadion Berkapasitas 10.000 Penonton Perhatian! Bandara Syamsudin Noor Tetap Beroperasi Selama Larangan Mudik

HMI dan SPSM Kapuas Pilih Audiensi Tolak Omnibus Law ke DPRD

- Apahabar.com Senin, 12 Oktober 2020 - 16:35 WIB

HMI dan SPSM Kapuas Pilih Audiensi Tolak Omnibus Law ke DPRD

Ketua HMI Kapuas Fadilah menyerahkan surat tuntutan terkait UU Omnibus Law kepada Ketua DPRD Kapuas Ardiansah. Foto-apahabar.com/Irfan

apahabar.com, KUALA KAPUAS – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Serikat Pekerja Sejahtera Mandiri (SPSM) Kabupaten Kapuas, Kalteng melakukan audiensi bersama wakil rakyat terkait penolakan Undang Undang Omnibus Law Cipta Kerja, Senin (12/10).

Audensi dilaksanakan di ruang rapat gabungan Komisi DPRD Kapuas.

Audiensi dipimpin langsung Ketua DPRD Kapuas Ardiansah dan Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti.

Dalam audiensi tersebut HMI dan SPSM Kapuas menyampaikan tuntutan mereka kepada DPRD Kapuas untuk selanjutnya diteruskan kepada pemerintah provinsi, bahkan pusat.

Ada pun tuntutan yang disampaikan HMI Kapuas yakni menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja dan mendesak Presiden RI mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti UU atau Perpu untuk membatalkan UU Omnibus Law.

Sementara tuntutan dari SPSM Kapuas diantaranya agar aturan yang ada harus lebih tegas mengatur tentang waktu penyelesaian hak dan pengaturan struktur skala upah harus tetap mengambil nilai dasar sektoral kabupaten.

“Kami dari HMI Kapuas mengapresiasi atas terbukanya dari DPRD untuk audensi ini. Semoga DPRD Kapuas dapat menyampaikan langsung ke provinsi tentang poin-poin penolakan omnibus law ini,” kata Ketua HMI Kapuas Fadilah.

Fadilah menambahkan, jika penolakan Omnibus Law tersebut tidak sampai ke pemerintah provinsi, maka HMI bakal melakukan aksi.

“Kalau tidak sampai maka mungkin bukan audiensi lagi yang kami lakukan, melainkan akan melakukan aksi,” sebut Fadilah.

Sementara itu Ketua DPRD Kapuas Ardiansah, mengatakan bahwa sesuai mekanisme DPRD pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan mahasiswa dan serikat pekerja SPSM Kapuas.

Ardiansah juga menyatakan apresiasinya kepada mahasiswa dan serikat buruh yang  menyampaikan aspirasinya melalui audensi yang berjalan dengan tertib.

“Saya apresiasi adik-adik mahasiswa dan serikat pekerja dan kami akan sampaikan aspirasi rekan-rekan mahasiswa dan serikat pekerja kepada gubernur Kalteng dan diteruskan ke pemerintah pusat,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Penyerapan ADD dan DD Lampeong II di Barut Terancam Nol Persen
apahabar.com

Kalteng

Blanko KTP Elektronik di Palangka Raya Menipis

Kalteng

Patroli Objek Vital, Kapolsek Selat: Kami Hadirkan Rasa Aman
Vaksinasi Massa

Kalteng

Vaksinasi Massal di Palangka Raya dan Pulpis Belum Capai Target
apahabar.com

Kalteng

Konyol, Janda Bahenol di Kalteng Simpan Hasil Curian di CD
apahabar.com

Kalteng

4 Hari Positif Covid-19 di Kapuas Nihil, Gugus Tugas: Efek PSBB
apahabar.com

Kalteng

DPRD Kapuas Setujui 11 Raperda Ditetapkan Jadi Perda
apahabar.com

Kalteng

Bangkai Onrust, Kapal Militer Belanda yang Karam di Perang Barito Bakal Diangkat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com