Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah Pembelajaran Tatap Muka SMP di Banjarmasin Siap Dibuka, Catat Bulannya VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat

Ibu Positif Covid-19 Bolehkan Beri ASI?

- Apahabar.com Sabtu, 10 Oktober 2020 - 18:41 WIB

Ibu Positif Covid-19 Bolehkan Beri ASI?

Ilustrasi ibu menyusui. Foto-Freepik

apahabar.com, JAKARTA – Kehamilan seharusnya membawa kebahagiaan yang didamba oleh banyak pasangan. Hanya saja, masa pandemi ini kerap memicu kekhawatiran akan keamanan pada ibu dan janin untuk terhindar dari Covid-19.

Dikatakan Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, dr Yassin Yanuar Mohammad, SpOG-KFER, bahwa virus corona sangat mungkin dihindari jika ibu hamil menjalankan protokol kesehatan sesuai imbauan Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO dan pemerintah.

Terlebih, ibu hamil bisa tetap memeriksa kehamilannya secara rutin ke pelayanan rumah sakit lantaran setiap paramedis dan fasilitas kesehatan pasti akan menerapkan protokol kesehatan.

“Ibu pakai masker dan jaga jarak itu sangat protektif. Perilaku orang tinggal serumah juga harus diperhatikan,” kata dokter yang juga praktik di RS Pondok Indah, Jakarta baru-baru ini.

Ia menambahkan, hingga saat ini, belum ada penelitian yang menemukan kaitan antara penularan Covid-19 dari ibu yang positif ke janin di kandungan. Menurut Yassin, proses persalinan yang bisa dipilih untuk keamanan adalah dengan caesar.

“Jika ibu positif, rekomendasi medis dunia dan himpunan ginekologi Indonesia, bisa disesuaikan dengan indikasi. Tidak ada keharusan untuk caesar. Tapi karena Covid-19, perlu tim yang tepat, jadi caesar dipilih. Bayangin kalau tengah malam mau lahir normal, mendadak dikumpulkan tim yang banyak itu, kan enggak bisa,” terangnya.

Lebih dalam, pemilihan persalinan sesar bisa lebih optimal dengan perencanaan tepat oleh tim yang profesional. Usai persalinan, ibu juga sangat diperbolehkan tetap memberi ASI sebagai sumber utama asupan si mungil.

“Ibu isolasi mandiri. Bayi dites. Lalu bayi mendapatkan ASI perah. Jadi ibunya tidak ketemu dulu. Sejauh ini bayi yang dipisahkan, tetap bagus kondisinya,” pungkas Yassin.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Cara Unik Deteksi Penyakit Melalui Suara, dari Depresi Hingga Jantung
apahabar.com

Kesehatan

5 Masalah Jika Tidur Kurang dari 7 Jam
apahabar.com

Kesehatan

Waspada Kanker Payudara Pria, Perokok Berisiko
apahabar.com

Kesehatan

Mengenal Kanker Tenggorokan yang Diidap Eddie Van Halen

Kesehatan

Tubuh Keluarkan Keringat Berlebih di Malam Hari, Ketahui Sebabnya
apahabar.com

Kesehatan

Berisiko Buat Kesehatan, Setop Bawa Ponsel Saat BAB
apahabar.com

Kesehatan

Uang Kertas Menyebarkan Covid-19, Benarkah?
apahabar.com

Kesehatan

Covid-19 Mengalami Perubahan Genetik, Terdapat 7 Strain
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com