Mahasiswanya Positif Covid-19, Kampus FISIP ULM Banjarmasin Lockdown Selama Sepekan Larang Anggota Fraksi ke Luar Daerah, Golkar Targetkan Kemenangan BirinMu 70 Persen Sembuh dari Covid-19, Sugianto Hadir di Kampanye Penutup Jelang Pencoblosan, Ratusan Anggota Fraksi Golkar Se-Kalsel Siap Awasi Money Politics Aduuuuuuuuuh ai, Viral Bocah di Tapin Ngamuk-Buang Motor Saat Ditilang Polisi

IHSG Awal Pekan Ditutup Menguat Mengikuti Bursa Kawasan Asia

- Apahabar.com Senin, 19 Oktober 2020 - 17:34 WIB

IHSG Awal Pekan Ditutup Menguat Mengikuti Bursa Kawasan Asia

Ilustrasi - Karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto-Antara/Nova Wahyudi

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan, Senin (19/10) ditutup menguat mengikuti postifnya bursa saham kawasan Asia.

HSG ditutup menguat 22,92 poin atau 0,45 persen ke posisi 5.126,33. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 7 poin atau 0,89 persen menjadi 790,45.

“Penguatan IHSG didukung pertumbuhan ekonomi China kuartal III yang mengalami hasil yang lebih positif meski di bawah ekspektasi pasar, euforia pengesahan omnibus law, dan apresiasi market terhadap komitmen pemerintah dalam pengembangan kawasan ekonomi khusus di bidang perindustrian,” kata analis Bina Artha Sekuritas, M Nafan Aji Gusta di Jakarta seperti dilansir Antara, Senin (19/10).

Ekonomi China pada kuartal III 2020 tumbuh 4,9 persen, di bawah konsensus yang memperkirakan ekonomi Negeri Tirai Bambu tumbuh 5,5 persen.

Dibuka menguat, IHSG sempat satu jam berada di zona merah pada sesi pertama, namun kemudian kembali naik dan terus berada di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Secara sektoral, empat sektor terkoreksi dimana sektor pertanian paling dalam yaitu minus 0,79 persen, diikuti sektor infrastruktur dan sektor konsumer masing-masing minus 0,5 persen dan minus 0,47 persen.

Sedangkan enam sektor meningkat dimana sektor pertambangan naik paling tinggi yaitu 1,43 persen, diikuti sektor keuangan dan sektor aneka industri masing-masing 1,08 persen dan 0,84 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi jual beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau “net foreign sell” sebesar Rp391,11 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 694.499 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 13,12 miliar lembar saham senilai Rp8,6 triliun. Sebanyak 212 saham naik, 201 saham menurun, dan 181 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 260,5 poin atau 1,11 persen ke 23.671,13, indeks Hang Seng naik 155,47 poin atau 0,64 persen ke 24.542,26, dan indeks Straits Times meningkat 11,99 poin atau 0,47 ke 2.545,01.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Mau Jadi Pengusaha Tangguh di Masa Pandemi? Intip Kiat Jitu Ketum Hipmi
apahabar.com

Ekbis

Kejar Target Ekspor Pertanian, Kementan Dorong Varietas Unggul
apahabar.com

Ekbis

Tanggapi Pajak Ekonomi Digital, AFPI Berharap Ada Tarif Khusus
apahabar.com

Ekbis

Lenovo Perkenalkan Laptop Khusus Bussinesman dan Gamers di Banjarmasin
apahabar.com

Ekbis

Menperin: Tren Ekspor Otomotif Nasional Kian Positif
apahabar.com

Ekbis

Bayar PPB di Tokopedia, Warga Kalsel Ikut Dorong Perekonomian Daerah
apahabar.com

Ekbis

Sempat Anjlok, Harga Cabe di Marabahan Bergerak Naik
apahabar.com

Ekbis

Taspen Siapkan Protokol Covid-19 Sambut The New Normal
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com