Ketum HIPMI Pusat Bakal Jadi Pembicara di HUT JMSI ke-2 di Sulteng Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta Waspada, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam 3 Kabupaten Kalsel Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan

IHSG Awal Pekan Ditutup Menguat Mengikuti Bursa Kawasan Asia

- Apahabar.com     Senin, 19 Oktober 2020 - 17:34 WITA

IHSG Awal Pekan Ditutup Menguat Mengikuti Bursa Kawasan Asia

Ilustrasi - Karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto-Antara/Nova Wahyudi

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan, Senin (19/10) ditutup menguat mengikuti postifnya bursa saham kawasan Asia.

HSG ditutup menguat 22,92 poin atau 0,45 persen ke posisi 5.126,33. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 7 poin atau 0,89 persen menjadi 790,45.

“Penguatan IHSG didukung pertumbuhan ekonomi China kuartal III yang mengalami hasil yang lebih positif meski di bawah ekspektasi pasar, euforia pengesahan omnibus law, dan apresiasi market terhadap komitmen pemerintah dalam pengembangan kawasan ekonomi khusus di bidang perindustrian,” kata analis Bina Artha Sekuritas, M Nafan Aji Gusta di Jakarta seperti dilansir Antara, Senin (19/10).

Ekonomi China pada kuartal III 2020 tumbuh 4,9 persen, di bawah konsensus yang memperkirakan ekonomi Negeri Tirai Bambu tumbuh 5,5 persen.

Dibuka menguat, IHSG sempat satu jam berada di zona merah pada sesi pertama, namun kemudian kembali naik dan terus berada di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Secara sektoral, empat sektor terkoreksi dimana sektor pertanian paling dalam yaitu minus 0,79 persen, diikuti sektor infrastruktur dan sektor konsumer masing-masing minus 0,5 persen dan minus 0,47 persen.

Sedangkan enam sektor meningkat dimana sektor pertambangan naik paling tinggi yaitu 1,43 persen, diikuti sektor keuangan dan sektor aneka industri masing-masing 1,08 persen dan 0,84 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi jual beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau “net foreign sell” sebesar Rp391,11 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 694.499 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 13,12 miliar lembar saham senilai Rp8,6 triliun. Sebanyak 212 saham naik, 201 saham menurun, dan 181 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 260,5 poin atau 1,11 persen ke 23.671,13, indeks Hang Seng naik 155,47 poin atau 0,64 persen ke 24.542,26, dan indeks Straits Times meningkat 11,99 poin atau 0,47 ke 2.545,01.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Diterjang Corona, Denyut PAD Kalsel Melemah
Jokowi

Ekbis

Jokowi Janjikan Aturan Pelaksana Omnibus Law UU Cipta Kerja Akan Diselesaikan Secepatnya
Universitas Lambung Mangkurat

Ekbis

Kaji Ekonomi Kalsel Pasca-Pandemi, ULM Kumpulkan Ahli Mancanegara
apahabar.com

Ekbis

Berikan Pelayanan Maksimal, Kantor Pos Tetap Buka Selama Libur Panjang
apahabar.com

Ekbis

Efek Corona: Rupiah Menguat, Yuan Melemah
Ekspor Sawit

Ekbis

Ekspor Sawit Meningkat, Harga Minyak Goreng di Balikpapan Makin Licin

Ekbis

Kilang Minyak Rp300 Triliun di Kotabaru Masih Angan-Angan
Ilustrasi kripto. Foto-Istimewa

Ekbis

Harga Kripto Rontok, Cuma XRP dan Terra yang Bertahan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com