Keren, RSD Idaman Banjarbaru Ditetapkan Sebagai RS Unggulan Pelayanan KB Simakalama Pembelajaran Tatap Muka OTT Amuntai, Giliran Orang Dekat Bupati HSU Diperiksa KPK KPK Tangkap Tangan Maliki, Bupati HSU Tunjuk Plt Kadis PUPRP Baru PLN Suplai Listrik untuk Kawasan Food Estate Kalteng

IHSG Ditutup Turun Tipis, di Tengah Pasar Menanti Stimulus AS

- Apahabar.com     Rabu, 21 Oktober 2020 - 17:38 WITA

IHSG Ditutup Turun Tipis, di Tengah Pasar Menanti Stimulus AS

Ilustrasi - Seorang pengunjung mengabadikan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dengan gawainya di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (25/9/2020). Foto-Antara/Puspa Perwitasari/foc

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada Rabu (21/10) sore, ditutup turun tipis.

Turunnya IHSG di tengah pasar yang masih menunggu kabar lolosnya paket stimulus di Amerika Serikat (AS).

IHSG ditutup melemah 3,39 poin atau 0,07 persen ke posisi 5.096,45. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 0,76 poin atau 0,1 persen menjadi 787,2.

“Market menanti kepastian stimulus AS. Sentimen lainnya yaitu kenaikan kasus Covid-19 ,” kata analis Bina Artha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama di Jakarta, dilansir Antara, Rabu.

Dibuka menguat, IHSG sebenarnya relatif menguat pada sesi pertama perdagangan. Namun pada sesi kedua, IHSG melemah dan terus berada di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Secara sektoral, tiga sektor terkoreksi dimana sektor keuangan paling dalam yaitu minus 0,69 persen, diikuti sektor properti dan sektor konsumer masing-masing minus 0,67 persen dan minus 0,19 persen.

Sedangkan tujuh sektor meningkat dimana sektor aneka industri naik paling tinggi yaitu 1,25 persen, diikuti sektor pertambangan dan sektor industri dasar masing-masing 0,77 persen dan 0,65 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi jual beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau net foreign sell sebesar Rp118,68 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 756.676 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 12,85 miliar lembar saham senilai Rp9,58 triliun. Sebanyak 183 saham naik, 218 saham menurun, dan 183 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 72,42 poin atau 0,31 persen ke 23.639,46, indeks Hang Seng naik 184,88 poin atau 0,75 persen ke 24.754,42, dan indeks Straits Times terkoreksi 5,62 poin atau 0,22 ke 2.523,02.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Mobil Wapres Isi Bensin Pakai Jeriken, Simak Klarifikasi Pertamina
Harga Emas

Ekbis

Data Ekonomi AS Melemah, Harga Emas Menguat
apahabar.com

Ekbis

Peduli Kesehatan, Taspen Banjarmasin Serahkan Bantuan Kursi Roda
IHSG

Ekbis

Pascarilis Data Pertumbuhan Ekonomi 2020, IHSG Ditutup Menguat
apahabar.com

Ekbis

Naik Tipis, Ekonomi Kalimantan Selatan Masih Bertumpu Batu Bara
apahabar.com

Ekbis

Xiaomi Mi MIX 3 Versi 5G Berkemampuan Unduh 2Gbps
apahabar.com

Ekbis

Kanwil DJP Kalselteng Targetkan Rp15,8 Triliun Penerimaan Pajak 2019
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Terkoreksi, Pasar Khawatir Kasus Covid-19 Terus Meningkat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com