Keren, RSD Idaman Banjarbaru Ditetapkan Sebagai RS Unggulan Pelayanan KB Simakalama Pembelajaran Tatap Muka OTT Amuntai, Giliran Orang Dekat Bupati HSU Diperiksa KPK KPK Tangkap Tangan Maliki, Bupati HSU Tunjuk Plt Kadis PUPRP Baru PLN Suplai Listrik untuk Kawasan Food Estate Kalteng

Ikuti Ajaran Rasulullah Cara Lengkapi Keberkahan Hidup

- Apahabar.com     Rabu, 28 Oktober 2020 - 13:15 WITA

Ikuti Ajaran Rasulullah Cara Lengkapi Keberkahan Hidup

Keberkahan hidup terletak pada menebar manfaat pada dhuafa. Foto-Ilustrasi/ Republika/Tahta Aidilla

apahabar.com, JAKATA – Umat Islam wajib mengetahui cara melengkapi keberkahan dalam hidup sesuai ajaran Rasulullah.

Diketahui, Islam adalah ajaran mengenai luar-dalam, lahir-batin, serta tekstual-kontekstual sekaligus. Penerapan agama bukan hanya melalui fikih dengan pendekatan yang rigid, melainkan juga harus dibuka peluang menerjemahkannya dalam pranata sosial yang lebih fleksibel.

Oleh sebab itu, penting bagi kita memahami pesan Alquran surat al-A’raf [7]: 157.

“(Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang makruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya. memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Alquran), mereka itulah orang-orang yang beruntung.”

Ayat ini secara gamblang menegaskan tiga misi utama Nabi Muhammad, yaitu pertama, amar makruf nahi munkar. Kedua, menjelaskan soal halal dan haram. Ketiga, membebaskan umat dari beban yang mengimpit dan belenggu yang memasung mereka.

Ketiga misi ini melekat juga kepada kita sebagai para penerus dan pengobar semangat kenabian dan kerasulan Baginda Muhammad SAW. Mendekati permasalahan umat semata dengan misi amar makruf dan nahi munkar belumlah memadai untuk terciptanya kehidupan yang penuh keberkahan.

Demikian pula, hanya menggunakan pendekatan halal-haram belum akan lahir kehidupan sebagaimana menjadi misi ketuhanan di muka bumi ini. Kedua pendekatan ini harus dilengkapi dengan misi Nabi yang ketiga, yaitu membebaskan umat dari kemiskinan dan kefakiran.

Sangat mungkin seseorang mampu memenuhi semua kualifikasi syariat dalam melaksanakan sebuah ibadah, tapi mungkin tertolak karena pesan sosial tidak tertunaikan dengan benar. Alquran meminta umat Islam menjadi pembela bagi kelompok tertindas serta golongan yang lemah dan dilemahkan.

Islam bukan agama kerajaan. Ia terlahir di tengah rakyat jelata yang tak berdaya akibat kuatnya aksi penindasan, kerasnya dominasi gender, dibanggakannya kebodohan, dan kejamnya tirani suku, serta melembaganya perbudakan.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hikmah

Catat, Ini 7 Larangan ketika Muslimah Sedang Haid atau Nifas
apahabar.com

Hikmah

Percakapan Menarik Kakek Rasulullah SAW dan Abrahah yang Ingin Menghancurkan Kakbah
apahabar.com

Hikmah

Iblis, Musuh Nyata Manusia yang Terusir dari Surga karena Sombong
apahabar.com

Hikmah

Jangan Bosan Berdoa, Ini Sunnah Para Nabi
apahabar.com

Hikmah

Selalu Jaga Wudhu, Insya Allah Terhindar dari Covid-19
Ashraf Sinclair Meninggal Dunia, Ini Hukum Mengiringi Jenazah ke Pemakaman

Hikmah

Ashraf Sinclair Meninggal Dunia, Ini Hukum Mengiringi Jenazah ke Pemakaman
apahabar.com

Hikmah

Menguji Anak Gembala, Sayidina Umar Dibuat Meneteskan Air mata
apahabar.com

Hikmah

Seorang Kristen di Korsel yang Menjadi Penasihat Masjid
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com