Demi Aliran Sungai, Pos Polisi di Jalan Veteran Banjarmasin Dibongkar Lewat Udara, Paman Birin Salurkan Bantuan Korban Banjir dari Jokowi Pekan Ini, Rupiah Berpeluang Tembus Rp 14.000 Dini Hari, Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Sejauh 1,8 Km Kanada Bakal Cabut Larangan Terbang Boeing 737 Max

Imbas Aksi Ambil Untung Para Investor, IHSG Ditutup Melemah 70,95 Poin

- Apahabar.com Kamis, 15 Oktober 2020 - 19:24 WIB

Imbas Aksi Ambil Untung Para Investor, IHSG Ditutup Melemah 70,95 Poin

Ilustrasi - Pekerja melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melalui gawainya di Jakarta. Foto-Antara/Puspa Perwitasari/wsj

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (15/10) sore ditutup melemah.

IHSG melemah imbas dari aksi ambil untung oleh para investor.

IHSG sempat menguat dalam beberapa hari terakhir.

IHSG ditutup melemah 70,95 poin atau 1,37 persen ke posisi 5.105,15. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak turun 13,4 poin atau 1,68 persen menjadi 782,88.

“Pelemahan IHSG hari ini lebih karena aksi profit taking, plus hari ini neraca perdagangan kembali surplus, cuma karena impornya turun lebih dalam dari ekspor. Ini mengkonfirmasi data deflasi yang artinya daya beli memang masih lemah,” kata Analis Indo Premier Sekuritas, Mino di Jakarta seperti dilansir Antara, Kamis.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan RI pada September 2020 mengalami surplus 2,44 miliar dolar AS dengan nilai ekspor 14,01 dan impor 11,57 miliar dolar AS, sehingga Indonesia mengalami surplus untuk kelima kalinya tahun ini sejak Mei 2020.

Dibuka melemah, IHSG tak mampu beranjak dari zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Secara sektoral, seluruh sektor terkoreksi dimana sektor keuangan paling dalam yaitu minus 1,86 persen, diikuti sektor properti dan sektor aneka industri masing-masing minus 1,64 persen dan minus 1,45 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau net foreign buy sebesar Rp23,29 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 877.901 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 12,96 miliar lembar saham senilai Rp9,78 triliun. Sebanyak 127 saham naik, 296 saham menurun, dan 160 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 119,5 poin atau 0,51 persen ke 23.507,23, Indeks Hang Seng turun 508,55 poin atau 2,06 persen ke 24.158,54, dan Indeks Straits Times terkoreksi 34,6 poin atau 1,35 ke 2.520,99.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Dipicu Penjualan Mobil di China Lesu, Harga Batu Bara Turun Lagi
apahabar.com

Ekbis

Lantik Mardani H Maming, Presiden Jokowi Ingin Investor Dilayani dengan Baik
apahabar.com

Ekbis

Menguat Tipis, Rupiah di Level Rp14.725 per Dolar AS
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Kian Lemah, Dolar AS Tembus Rp 14.500
apahabar.com

Ekbis

Pertamina Segera Perluas Sistem Pembayaran Non Tunai
apahabar.com

Ekbis

Dampak Pendemi, 60 Persen Perusahaan Travel Haji Umrah Diproyeksikan Bangkrut

Ekbis

Rupiah Tutup 2018 dengan Gaya
apahabar.com

Ekbis

Didominasi Bahan Bakar Mineral dari Singapura, Impor Kalsel Naik 66,13 Persen
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com