Ribuan Buruh Kepung DPRD Kalsel, Supian HK Janjikan Pertemuan dengan DPD-DPR RI Hasil Liga Champions, Real Madrid Dipermalukan Shakhtar Donetsk, Skor Akhir 3-2 Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap

Imbas Aksi Ambil Untung Para Investor, IHSG Ditutup Melemah 70,95 Poin

- Apahabar.com Kamis, 15 Oktober 2020 - 19:24 WIB

Imbas Aksi Ambil Untung Para Investor, IHSG Ditutup Melemah 70,95 Poin

Ilustrasi - Pekerja melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melalui gawainya di Jakarta. Foto-Antara/Puspa Perwitasari/wsj

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (15/10) sore ditutup melemah.

IHSG melemah imbas dari aksi ambil untung oleh para investor.

IHSG sempat menguat dalam beberapa hari terakhir.

IHSG ditutup melemah 70,95 poin atau 1,37 persen ke posisi 5.105,15. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak turun 13,4 poin atau 1,68 persen menjadi 782,88.

“Pelemahan IHSG hari ini lebih karena aksi profit taking, plus hari ini neraca perdagangan kembali surplus, cuma karena impornya turun lebih dalam dari ekspor. Ini mengkonfirmasi data deflasi yang artinya daya beli memang masih lemah,” kata Analis Indo Premier Sekuritas, Mino di Jakarta seperti dilansir Antara, Kamis.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan RI pada September 2020 mengalami surplus 2,44 miliar dolar AS dengan nilai ekspor 14,01 dan impor 11,57 miliar dolar AS, sehingga Indonesia mengalami surplus untuk kelima kalinya tahun ini sejak Mei 2020.

Dibuka melemah, IHSG tak mampu beranjak dari zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Secara sektoral, seluruh sektor terkoreksi dimana sektor keuangan paling dalam yaitu minus 1,86 persen, diikuti sektor properti dan sektor aneka industri masing-masing minus 1,64 persen dan minus 1,45 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau net foreign buy sebesar Rp23,29 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 877.901 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 12,96 miliar lembar saham senilai Rp9,78 triliun. Sebanyak 127 saham naik, 296 saham menurun, dan 160 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 119,5 poin atau 0,51 persen ke 23.507,23, Indeks Hang Seng turun 508,55 poin atau 2,06 persen ke 24.158,54, dan Indeks Straits Times terkoreksi 34,6 poin atau 1,35 ke 2.520,99.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

JK: Tiket Pesawat Naik Semua karena Dolar!
apahabar.com

Ekbis

Harapan Pasar Ekonomi Domestik Pulih, IHSG Diperkirakan Menguat
apahabar.com

Ekbis

Alasan Mengapa Honda Beat Generasi Lima lebih Ringan
apahabar.com

Ekbis

Emas Berjangka Jatuh Akibat Dolar Menguat
apahabar.com

Ekbis

Momen Natal dan Tahun Baru, Kadis Perdagangan Kalsel Wanti-Wanti Pelaku Usaha
apahabar.com

Ekbis

Pacu Ekspor, Kemenperin Genjot Industri Smeler Nikel
apahabar.com

Ekbis

Jalur Gemuk, Garuda Buka Rute Penerbangan Banjarmasin-Balikpapan
apahabar.com

Ekbis

Harga Sejumlah Bahan Pokok di Pasar Marabahan Turun
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com