Usai Kios Pasar Kuripan Dibongkar, Pemkot Banjarmasin Incar Ruko dan TPS Veteran BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin

Indeks IKLH Meningkat, Kalsel Jadi Pilot Project Pelestarian lingkungan

- Apahabar.com Jumat, 2 Oktober 2020 - 15:47 WIB

Indeks IKLH Meningkat, Kalsel Jadi Pilot Project Pelestarian lingkungan

Ilustrasi. Foto-WalhiRiau

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah berhasil memperbaiki Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) dalam tiga tahun terakhir dari posisi 26 menjadi posisi 19 di Indonesia.

Gerakan penanaman pohon besar-besaran yang disebut Revolusi Hijau menjadi salah satu capaian utama keberhasilan pembangunan sektor kehutanan di Kalsel.

Bahkan pemerintah pusat telah menjadikan program penghijauan ini sebagai percontohan (pilot project) program pelestarian lingkungan secara nasional dan ditonjolkan di dunia internasional.

Indonesia sendiri menjadi pusat perhatian dan berperan penting dalam pelestarian lingkungan hidup di dunia saat ini. Program Revolusi Hijau yang digalakkan Pemprov Kalsel kini menjadi percontohan bagi provinsi lain.

“Program revolusi hijau adalah kegiatan penanaman pohon besar-besaran guna mengurangi lahan kritis, pemulihan DAS serta pemberdayaan masyarakat sekitar hutan,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan, Fathimatuzzahra.

Hasilnya program revolusi hijau yang digalakkan sejak tiga tahun terakhir ini telah membuahkan hasil menggembirakan. Saat ini IKLH Kalsel meningkat dari posisi 26 menjadi 19.

Revolusi Hijau telah berhasil mengurangi luas lahan kritis di Kalsel dari 649.000 hektare menjadi 511.000 hektar dalam tiga tahun terakhir.

Kalsel menargetkan pemulihan kerusakan kawasan hutan dan lahan ini sebagai bagian upaya menjadikan daerah tersebut sebagai salah satu paru-paru dunia. Setiap tahun kegiatan penanaman pohon yang dilakukan pemerintah, swasta dan masyarakat mencapai lebih 35 ribu hektare.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kabar Baik, Hari Ini Ratusan Pasien Covid-19 di Kalsel Dinyatakan Sembuh
apahabar.com

Kalsel

Terkait Label Halal, DPRD Kota Banjarmasin Siap Lakukan Koordinasi
apahabar.com

Kalsel

DPMPTSP Ungkap IMB Proyek Gedung Parkir Duta Mall Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Retribusi Parkir RSUD Ulin Diduga Menguap Puluhan Juta
apahabar.com

Kalsel

Waspada, Cuaca Ekstrem Ancam Empat Wilayah Hulu Sungai
Kotabaru

Kalsel

3 Hari Nihil, Kasus Covid-19 di Kotabaru Kini Melonjak
apahabar.com

Kalsel

Berantas Balap Liar, Polisi Jaring Enam ABG di Banjarmasin Timur
apahabar.com

Kalsel

Lewat Literasi Media, Masyarakat Dituntut Mengevaluasi Penyiaran
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com