[ANALISIS] Bisakah Gugatan UU Kalsel Dicabut di Tengah Jalan? Launching OPOP di Kalsel, Wapres Ma’ruf Ingin Produk Pesantren Go Internasional Resmi Dibuka, Menko Airlangga Sebut GIIAS Jadi Kesuksesan Banyaknya Kendaraan Listrik Kalsel Waspada Potensi Hujan Disertai Kilat Dianggap Lebih Berbahaya dari Narkoba, Ini 3 Manfaat Lain dari Kratom
agustus

Indonesia Miliki Fondasi Sangat Kuat untuk Transformasi Digital

- Apahabar.com     Rabu, 21 Oktober 2020 - 14:43 WITA

Indonesia Miliki Fondasi Sangat Kuat untuk Transformasi Digital

Ilustrasi: liputan6.com

apahabar.com, JAKARTA – Principal Economist Payment System Policy Department Bank Indonesia Agung Bayu Purwoko menilai Indonesia mempunyai fondasi yang sangat kuat untuk melakukan transformasi digital secara keseluruhan.

“Kalau kita lihat Indonesia itu memang memiliki fondasi digital yang sangat kuat,” katanya dikutip dari Antara, Rabu (21/10).

Agung menuturkan itu karena struktur demografinya dikuasai millenial yaitu 59,71 persen dari total penduduk sebanyak 269 juta orang merupakan generasi Y atau usia 22 tahun sampai 35 tahun. Sedangkan 40,29 persen sisanya adalah generasi X atau usia 36 tahun sampai 50 tahun.

Tak hanya struktur demografi, Indonesia juga memiliki mobile customer yang sangat tinggi yaitu mencapai 338,2 juta pengguna, sehingga penetrasinya mencapai 124 persen.

“Mobile customer-nya sangat tinggi ada 338 juta pengguna mobile sementara penduduknya tidak sampai segitu. Jadi bayangan kita ada satu orang punya dua akun,” katanya.

Kemudian untuk internet users Indonesia mencapai 175,4 juta orang dengan penetrasi hingga 64 persen dan pengguna aktif sosial media sebanyak 160 juta orang dengan penetrasi 59 persen.

“Internet user cukup tinggi dan active social media user juga sangat tinggi kalau kita bandingkan dengan negara-negara lain,” ujarnya.

Ia menjelaskan Indonesia memiliki competitiveness dalam hal digitalisasi yang kuat dibanding negara lain seperti Turki dengan jumlah penduduk 83,8 juta pengguna mobile phone sebanyak 92 persen, pengguna internet 74 persen, dan pengguna aktif sosial media 64 persen.

Selanjutnya Malaysia dengan jumlah penduduk 32,1 juta pengguna mobile phone sebanyak 127 persen, pengguna internet 83 persen, dan pengguna aktif sosial media 81 persen.

Thailand dengan jumlah penduduk 69,7 juta pengguna mobile phone sebanyak 134 persen, pengguna internet 75 persen, dan pengguna aktif sosial media 75 persen.

Fillipina dengan jumlah penduduk 108,8 juta pengguna mobile phone sebanyak 159 persen, pengguna internet 67 persen, dan pengguna aktif sosial media 67 persen.

Oleh sebab itu, Agung menuturkan Indonesia cepat menerapkan digitalisasi dengan diikuti tiga esensi meliputi teknologi baru, solusi inovatif, dan pemain baru yang memunculkan berbagai aktivitas online, termasuk dalam proses bisnis.

“Di payment juga muncul beberapa solusi. Dulu kita harus pindah tempat tapi sekarang cukup dengan handphone. Digitalisasi sistem pembayaran sudah mengarah ke mobile technology sehingga mendukung aktivitas tanpa tatap muka,” katanya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Tolak Divaksin Covid-19, Pemda Bisa Jatuhkan Sanksi
apahabar.com

Nasional

8 Kepala Daerah Kumpul di Bogor, Bahas Apa?
apahabar.com

Nasional

Video Syur Mirip Syahirini, Polisi Ungkap Motif Pelaku
apahabar.com

Nasional

UMP Naik, Serikat Buruh Bakal Demo Serentak
apahabar.com

Nasional

Menkopolhukam Klaim Pungli di Layanan Publik Berkurang 
apahabar.com

Nasional

Rapid Test Antigen, Diklaim Akurat Deteksi Covid-19
apahabar.com

Nasional

Gempa M 5,2 Guncang Bali
apahabar.com

Nasional

Pengakuan Ibu Mendadak Hamil Lalu Melahirkan dalam Hitungan Jam
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com