Somasi Tim BirinMu ke Uhaib, Komnas HAM hingga H2D Pasang Badan Hujan Lebat, Desa Hawang HST Banjir Lagi POPULER SEPEKAN: Kasus Pembunuhan Istri di Kapuas hingga ABK Tenggelam di Tanah Laut Warga Banjarmasin Terpesona Menikmati Pantai Teluk Tamiang Kotabaru Duh! Anggaran Pembinaan Atlet Banjarmasin Tertunggak 6 Bulan

Ingat Setahun Jokowi tapi Mahasiswa di Banjarmasin Lupa Prokes

- Apahabar.com Selasa, 20 Oktober 2020 - 13:57 WIB

Ingat Setahun Jokowi tapi Mahasiswa di Banjarmasin Lupa Prokes

Demonstrasi menolak Omnibus Jilid III digelar bertepatan dengan momen setahunnya kepemimpinan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin digelar di depan DPRD Kalsel, Kota Banjarmasin, Selasa (20/10). Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Para demonstran refleksi setahun kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf di Jalan Lambung Mangkurat, Kota Banjarmasin kembali mengabaikan protokol kesehatan (prokes).

Para demontran ini menyampaikan apirasi, keluh kesah, serta keresahan mereka selama setahun pemerintahan masa jabatan 1 tahun Joko Widodo dan Ma’ruf Amin. Terlebih, pasca-lahirnya UU Cipta Kerja atau Omnibus Law.

Sayangnya, aksi mereka tak dibarengin tengah protokol kesehatan mengingat situasi pandemi Covid-19, seperti anjuran Gugus Tugas Banjarmasin sebelumnya.

Mereka berorasi di sekitaran kantor DPRD Kalsel, Selasa (20/10). Orasi satu per satu dan membentuk lingkaran.
Tanpa memperhatikan jarak fisik. Sebagian lainnya memilih berteduh di bawah pohon rindang. Menciptakan kerumunan baru.

Sedangkan masker, kebanyakan mereka hanya menaruh di dagu alih-alih menutup hidung sehingga rentan terkena droplet yang mengandung virus.

Koordinator Wilayah (Korwil) BEM Se-Kalsel, Ahdiat Zairullah menanggapi hal demikian dengan santai.

Termasuk ihwal imbauan Gugus Tugas Covid-19 yang menyarankan untuk tetap taat prokes ketika menyampaikan aksi.

“Kita kembalikan kepada mereka. Yang jelas itu tidak menghalangi sedikitpun semangat kami untuk turun ke jalan,” ujar ketua BEM ULM Banjarmasin ini.

Pada aksi kali ini, aparat kepolisian meminta mahasiswa agar membubarkan diri pada pukul 18.00 Wita.

“Kita tidak ingin kepentingan umum terganggu,” ucap Kapolda Kalsel, Irjen Pol Nico Afinta kepada awak media, Selasa (20/10) siang, di lokasi demo.

Jenderal bintang dua itu tidak ingin peristiwa 15 Oktober terulang. Di mana mahasiswa menggelar demo hingga larut malam.

“Kami mendapat surat dari RT, RW, pasar, dan pihak bank di sekitar lokasi demonstrasi,” katanya.

Mahasiswa, kata dia, mempunyai hak untuk menyampaikan pendapat di muka umum, namun juga memiliki kewajiban untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan orang lain.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kalsel Ikuti Peringatan HUT TNI ke-75 Secara Virtual
apahabar.com

Kalsel

Coklit Serentak se-Indonesia, Wali Kota Banjarbaru Minta Masyarakat Berpartisipasi
Kalsel

Kalsel

Digugat Korban Banjir, Pemprov Kalsel Terancam Ganti Rugi Triliunan Rupiah
Guru Sekumpul

Kalsel

Teladani Nilai Kehidupan Guru Sekumpul, Ratusan Napi di Lapas Banjarbaru Ikuti Haul
apahabar.com

Kalsel

2020, Kalsel Target 45 Ribu Ekor Sapi Wajib Bunting
apahabar.com

Kalsel

Ada 7.106 Pemilih Difabel Di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Kabar Cuaca Kalsel: 10 Wilayah Hujan Lokal Siang Ini
Tabalong

Kalsel

TOP, DJ Ali Kece Tabalong Tampil di Trans TV Siang Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com