Rumah Sakit TPT Banjarmasin Dihebohkan Si Jago Merah, Pasien Dilanda Kepanikan Waspada, Jaringan Narkotika Incar Pasar di IKN Nusantara & Daerah Penyangga 9 Bulan PDPB, KPUD Tabalong Temukan Ribuan Pemilih Ganda Guru Bakhiet Doakan Prabowo Presiden 2024, Gerindra Tangkis Tudingan Warganet Di Tengah Kekhawatiran Pasokan, Harga Minyak Dunia Kembali Naik

Ingin Bertahan Lebih Lama di Man City, Berikut Alasan Pep Guardiola

- Apahabar.com     Sabtu, 31 Oktober 2020 - 00:30 WITA

Ingin Bertahan Lebih Lama di Man City, Berikut Alasan Pep Guardiola

Manajer Manchester City Pep Guardiola saat timnya menghadapi West Ham United di Stadion London, London, Inggris, 24 Oktober 2020. Foto-Reuters/Paul Childs via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Pep Guardiola mengaku bertahan tinggal lebih lama di tengah spekulasi bakal kembali melatih Barcelona.

Hal itu setelah salah seorang calon presiden Barcelona berikrar untuk memulangkan dia ke Nou Camp.

Guardiola berada pada tahun terakhir kontraknya bersama City dan ini memunculkan perdebatan mengenai masa depannya sebelum calon presiden Barcelona Victor Font menyatakan akan memulangkan Guardiola ke klub Catalan itu di mana dua kali dia pernah menjuarai Liga Champions.

Namun, saat pernyataan Font itu dilontarkan kepada dia saat konferensi pers Jumat (30/10) seperti dilansir Antara, Guardiola menjawab: “Saya bahagia sekali di sini. Saya senang berada di Manchester dan saya harap bisa melakukan pekerjaan dengan baik musim ini agar tinggal lebih lama.”

Meskipun Guardiola telah memenangkan dua gelar Liga Premier sejak bergabung dengan City dari raksasa Jerman Bayern Muenchen pada 2016, sukses kancah Eropa ternyata sulit dicapai selama melatih di Etihad.

Cedera telah mengganggu City awal musim ini sampai pasukan Guardiola menempati urutan ke-13 klasemen liga papan atas Inggris menjelang pertandingan tandang melawan Sheffield United esok Sabtu.

Guardiola mengatakan penderitaan City itu diperparah oleh jeda pramusim yang dipersingkat dan program pertandingan yang diperas karena tuntutan pandemi virus corona.

Dan itu membuatnya berpendapat Liga Premier harus kembali membolehkan lima pemain pengganti seperti berlaku pada tahap penutupan musim lalu.

“Pasti harus, 100 persen,” kata dia seperti dikutip AFP. “Ini bukan tentang satu klub.

“Ada statistik yang tidak mereka sangkal bahwa di Liga Premier pemain 47 persen lebih banyak mengalami cedera otot ketimbang musim sebelumnya karena tidak ada persiapan untuk sebagian besar tim dan jumlah pertandingan.

“Semua liga -Jerman, Spanyol, di mana saja [membolehkan] lima pergantian pemain guna melindungi pemain, bukan untuk melindungi satu tim. Mudah-mudahan mereka bisa mempertimbangkan kembali dan melakukan apa yang dilakukan oleh seluruh dunia karena kami harus menyesuaikan diri dengan pandemi. situasi dan hal-hal lain.”

“Kenyataannya saat ini berbeda sekali dengan sebelumnya. Orang cerdas menyesuaikan diri dengan situasi di dunia, sepak bola itu tentang pemain. Kita lihat saja nanti.”

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Frans Ungkap Rahasia Martapura FC Lolos ke Babak 8 Besar Liga 2
apahabar.com

Sport

TOP! Ketika Raffi Ahmad Pegang RANS Cilegon FC, Uji Coba VS Arema FC Bakal Lahirkan Bisnis Baru
apahabar.com

Sport

Tanpa Penggawa Barito, Inilah 11 Pemain Terbaik Liga 1 2019
apahabar.com

Sport

TOP, Ronaldo Samai Catatan Legenda Juventus
apahabar.com

Sport

Jelang Piala Presiden, Barito Putera Latihan Perdana Sore Ini
apahabar.com

Sport

Kado Kemerdekaan! Berikut Link Live Streaming Semifinal Piala AFF U-18 Indonesia vs Malaysia Sore Ini
apahabar.com

Sport

Hebatnya Madrid Itu Meski Kalah Tetap Lolos ke Perempat Final Piala Raja

Sport

Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2022, Peru vs Brazil, Neymar Mengamuk Cetak 3 Gol, Skor Akhir 4-2
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com