Kebut Herd Immunity Banua, Kadinkes Kalsel Apresiasi Vaksinasi Massal BPP HIPMI Fantastik! Pemkot Banjarmasin Bekali 52 Lurah Motor Listrik Total Rp 1,79 M di Tengah Pandemi Film James Bond ‘No Time To Die’ Tayang di Bioskop, Daniel Craig Antusias Besok, BPP HIPMI Gelar Vaksinasi di Pulau Laut Kotabaru UU Cipta Kerja Paksa Puluhan Perda Banjarmasin Harus Direvisi Bahkan Dicabut

Ini 4 Cara Cegah Pneumonia pada Lansia

- Apahabar.com     Selasa, 20 Oktober 2020 - 13:20 WITA

Ini 4 Cara Cegah Pneumonia pada Lansia

Ilustrasi. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Orang tua lanjut usia rentan teridap pnuemonia. Berikut 4 cara pencegahannya.

Pneumonia merupakan masalah kesehatan serius di Indonesia, terlihat dari tingginya angka kematian terutama pada orang lanjut usia (Lansia).

Pada 2017, lebih dari 43.000 orang di Indonesia meninggal akibat pneumonia. Lebih dari 66 persen kematian akibat pneumonia tersebut terjadi pada kelompok usia di atas 50 tahun.

Tanpa perawatan yang benar, pneumonia dapat mengakibatkan komplikasi seperti kesulitan bernafas, infeksi aliran darah, penumpukan cairan atau nanah di dalam atau di sekitar paru hingga kematian.

Kendati demikian, kebanyakan kasus kematian akibat pneumonia sesungguhnya dapat dicegah. Berikut empat langkah pencegahan pneumonia, seperti dikutip dari siaran resmi Pfizer, Selasa (20/10).

1. Kenali bahayanya
Pneumonia adalah peradangan pada kantong udara (alveoli) di paru-paru yang menyebabkan kantong udara di paru-paru terisi dengan cairan dan nanah. Penyakit ini dapat menyebabkan kesulitan bernafas dan berbagai komplikasi kesehatan serius mulai dari abses paru-paru, infeksi darah atau sepsis, gagal organ, meningitis, hingga kematian.

2. Kenali penyebab dan gejala
Pneumonia terjadi akibat adanya infeksi bakteri, virus, dan jamur. Salah satu penyebab pneumonia yang paling umum adalah infeksi dari bakteri Streptococcus pneumoniae (pneumokokus). Agen tersebut dapat berpindah melalui udara misalnya ketika batuk atau bersin, melalui darah, atau dari permukaan yang terkontaminasi.

Gejala awal pneumonia meliputi sesak napas, nyeri dada, demam, batuk, dan kehilangan nafsu makan, yang mudah disalahartikan sebagai gejala flu biasa. Segera periksakan diri ke dokter apabila Anda mengalami gejala tersebut.

3. Imunisasi PCV untuk pencegahan
Imunisasi adalah cara paling efektif untuk melindungi diri dari pneumonia. Saat ini, tersedia imunisasi PCV (pneumococcal conjugate vaccine) yang bisa mencegah penyakit akibat infeksi bakteri pneumokokus, yakni salah satu penyebab pneumonia yang paling umum ditemukan.

4. Konsultasi dengan dokter
Imunisasi PCV sangat dibutuhkan oleh orang-orang yang rentan terkena infeksi pneumokokus, termasuk balita di bawah usia 2 tahun dan lansia berusia di atas 50 tahun.

Jadwal imunisasi PCV untuk orang dewasa berbeda dengan balita. Oleh karena itu, berkonsultasilah dengan dokter untuk menentukan jadwal imunisasi yang tepat.(Ant)

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Facebook Akan Perkenalkan Mode Gelap untuk Aplikasi Selular
apahabar.com

Gaya

Suzuki Operasi Wajah Jadi BMW E30
Gaharnya Kaisar Ruby V250 2015 Modif Bobber

Gaya

Gaharnya Kaisar Ruby V250 2015 Modif Bobber
apahabar.com

Gaya

Mulai Agustus Ini, Toshiba Resmi Mundur dari Bisnis Laptop
apahabar.com

Gaya

Operator Seluler Berbagi Paket Promo Lebaran
apahabar.com

Gaya

Kriteria Buah yang Bagus untuk Penderita Diabetes
apahabar.com

Gaya

Tokocrypto Luncurkan Aplikasi Mobile untuk Android
apahabar.com

Gaya

Bau Mulut dan Jerawat Akibat Masker, Simak Cara Atasinya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com