BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen Waspada Penularan Covid-19 di Libur Panjang, Disdik Banjarmasin Imbau Pelajari Patuhi Prokes Bikin Haru, Simak Curahan Mama Lita MasterChef Indonesia Pasca-ditinggal Suami Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah

Ini 4 Cara Cegah Pneumonia pada Lansia

- Apahabar.com Selasa, 20 Oktober 2020 - 13:20 WIB

Ini 4 Cara Cegah Pneumonia pada Lansia

Ilustrasi. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Orang tua lanjut usia rentan teridap pnuemonia. Berikut 4 cara pencegahannya.

Pneumonia merupakan masalah kesehatan serius di Indonesia, terlihat dari tingginya angka kematian terutama pada orang lanjut usia (Lansia).

Pada 2017, lebih dari 43.000 orang di Indonesia meninggal akibat pneumonia. Lebih dari 66 persen kematian akibat pneumonia tersebut terjadi pada kelompok usia di atas 50 tahun.

Tanpa perawatan yang benar, pneumonia dapat mengakibatkan komplikasi seperti kesulitan bernafas, infeksi aliran darah, penumpukan cairan atau nanah di dalam atau di sekitar paru hingga kematian.

Kendati demikian, kebanyakan kasus kematian akibat pneumonia sesungguhnya dapat dicegah. Berikut empat langkah pencegahan pneumonia, seperti dikutip dari siaran resmi Pfizer, Selasa (20/10).

1. Kenali bahayanya
Pneumonia adalah peradangan pada kantong udara (alveoli) di paru-paru yang menyebabkan kantong udara di paru-paru terisi dengan cairan dan nanah. Penyakit ini dapat menyebabkan kesulitan bernafas dan berbagai komplikasi kesehatan serius mulai dari abses paru-paru, infeksi darah atau sepsis, gagal organ, meningitis, hingga kematian.

2. Kenali penyebab dan gejala
Pneumonia terjadi akibat adanya infeksi bakteri, virus, dan jamur. Salah satu penyebab pneumonia yang paling umum adalah infeksi dari bakteri Streptococcus pneumoniae (pneumokokus). Agen tersebut dapat berpindah melalui udara misalnya ketika batuk atau bersin, melalui darah, atau dari permukaan yang terkontaminasi.

Gejala awal pneumonia meliputi sesak napas, nyeri dada, demam, batuk, dan kehilangan nafsu makan, yang mudah disalahartikan sebagai gejala flu biasa. Segera periksakan diri ke dokter apabila Anda mengalami gejala tersebut.

3. Imunisasi PCV untuk pencegahan
Imunisasi adalah cara paling efektif untuk melindungi diri dari pneumonia. Saat ini, tersedia imunisasi PCV (pneumococcal conjugate vaccine) yang bisa mencegah penyakit akibat infeksi bakteri pneumokokus, yakni salah satu penyebab pneumonia yang paling umum ditemukan.

4. Konsultasi dengan dokter
Imunisasi PCV sangat dibutuhkan oleh orang-orang yang rentan terkena infeksi pneumokokus, termasuk balita di bawah usia 2 tahun dan lansia berusia di atas 50 tahun.

Jadwal imunisasi PCV untuk orang dewasa berbeda dengan balita. Oleh karena itu, berkonsultasilah dengan dokter untuk menentukan jadwal imunisasi yang tepat.(Ant)

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Terlalu Sering Selfie Ternyata Dapat Munculkan Efek Negatif
apahabar.com

Gaya

Waspada, Sakit Telinga Saat Naik Pesawat Bisa Mengancam Jiwa
apahabar.com

Gaya

Ada Makhluk Pengisap Darah di Balik Pesona Air Terjun Lembah Kahung Aranio
apahabar.com

Gaya

Resmi Putus, Richard Kyle Ungkap Harapannya ke Jessica Iskandar
apahabar.com

Gaya

Jajal New Honda CRF 150 L nan Fearless!
apahabar.com

Gaya

5 Cara Mengendalikan Hasrat Makan Camilan Berlemak
apahabar.com

Gaya

Masalah Rambut Panjang, Penyebab dan Cara Mengatasinya
apahabar.com

Gaya

Resmi, Toyota Corolla Cross Hadir di Auto2000 Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com