Demo Setahun Jokowi-Ma’ruf, Pelajar di Banjarmasin Kepergok Bawa Miras Jadwal Liga Champions Liverpool Vs Ajax, Klopp Pastikan Van Dijk Bakal Lebih Tangguh Setahun Jokowi-Ma’ruf, Map Merah Penuhi Jalanan Banjarmasin Tim Macan Kalsel Gerebek Wanita Buronan Kasus Penggelapan Kapal Indef: Setahun Jokowi-Ma’ruf Amin ULN Melonjak, Setiap Penduduk Warisi Utang Rp 20,5 juta

Ini Alasan Kenapa Sayidina Umar bin Khattab Bisa Tidur Nyenyak di Atas Kerikil

- Apahabar.com Senin, 19 Oktober 2020 - 08:05 WIB

Ini Alasan Kenapa Sayidina Umar bin Khattab Bisa Tidur Nyenyak di Atas Kerikil

Ilustrasi Sumber: net

apahabar.com, JAKARTA – Ketika pemimpin-pemimpin besar tidak bisa tidur nyenyak, Sayidina Umar bin Khattab RA bisa terlelap padahal berada di atas kerikil. Mengapa demikian?

Dalam Kitab Minhajul Muslim karya Syekh Abu Bakar Jabir Al-Jazairi dikisahkan suatu hari seorang Kaisar mengirim utusan kepada Sayidina Umar bin Khattab. Kaisar tersebut sengaja ingin melihat kehidupan Khalifah Umat Islam yang saat itu banyak ditakuti kerajaan besar.

Ketika utusan tersebut memasuki Kota Madinah, ia menanyakan tentang Umar dengan berkata, “Di mana raja kalian?”

Orang-orang pun menjawab, “Kami tidak punya raja, namun punya seorang amir (pemimpin) yang sedang keluar ke pinggiran Kota Madinah. Utusan tersebut pun mencari Umar dan kemudian menemukannya sedang tidur di atas kerikil dengan berbantalkan tongkat kecil yang selalu ia bawa.

Ketika melihat Umar dalam keadaan demikian, ia lantas berkata kepada Umar, “Seorang lelaki yang ditakuti oleh semua raja karena keagungannya, namun ternyata hanya begitu keadaannya,” katanya.

“Namun engkau, wahai Umar telah berbuat adil sehingga engkau bisa tidur seperti itu. Sedangkan raja kami berbuat lalim sehingga pantas saja ia tidak pernah bisa tidur dan terus merasa khawatir,” jelasnya.

Syekh Abu Bakar Jabir Al-Jazairi menyebut ketenangan Umar yang bisa tidur pulas meski tanpa alas adalah karena keadilan yang ia perbuat. Keadilan akan menciptakan ketenangan dalam hati rakyat dan juga pemimpin.

Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah”, kemudian mereka tetap istiqamah maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita.” (Al-ahqaf:13).

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Guru Khalil Tegaskan Arah NU Banjar di Politik Praktis
apahabar.com

Hikmah

Pesantren Diminta Lebih Melek Digital
apahabar.com

Hikmah

Ramadan Bulan Bersedekah
apahabar.com

Habar

Dilarang Jabat Tangan, Inilah Protokol Salat Idul Adha Versi Kemenag
apahabar.com

Hikmah

Jika Orang Lain Tertimpa Musibah, Bacakan Doa Ini
apahabar.com

Religi

Lafal Niat Salat Tarawih Sendiri
apahabar.com

Religi

Layanan Rekam Jejak Biometrik Dikeluhkan, Calon Jemaah Haji dan Umrah: Lamban
apahabar.com

Religi

Pembangunan Masjid Syuhada Paringin Diiringi Salawat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com