2021, Kemenhub Kaji Wacana Pembangunan Bandara di Barabai HST Kalsel Cara Nonton Live Streaming El Clasico Barcelona vs Real Madrid di Bein Sport & Vidio.com Malam Ini Jam Tayang & Link Live Streaming UFC 254 Khabib vs Gaethje di ESPN+, Duel Dua Juara! Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan

Ini Alasan Kuat Bareskrim Polri Tangkap Syahganda KAMI

- Apahabar.com Selasa, 13 Oktober 2020 - 11:47 WIB

Ini Alasan Kuat Bareskrim Polri Tangkap Syahganda KAMI

Petinggi KAMI Syahganda Nainggolan ditangkap polisi karena diduga melanggar UU ITE. Foto-detikcom

apahabar.com, JAKARTA – Diduga melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), jadi alasan kuat polisi mengamankan petinggi Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Syahganda Nainggolan.

Syahganda ditangkap oleh penyidik dari Direktorat Siber Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.

“Iya benar (Penangkapan terkait UU ITE),” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono dikutip apahabat.com dari CNNIndonesia.com, Selasa (13/10).

Dia menuturkan bahwa Syahganda ditangkap oleh penyidik di rumahnya di wilayah Depok, Jawa Barat, pada Selasa dini hari tadi.

“Ditangkap di Depok tadi, jam 04.00 WIB di rumahnya,” tegas Awi.

Meski demikian, dia belum menjelaskan lebih lanjut terkait dengan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Syahganda. Selain itu, status hukum Syahganda pun belum diungkapkan hingga saat ini.

Berdasarkan surat penangkapan, Syahganda diduga melakukan tindak pidana penyebaran berita bohong atau hoaks. Hal itu kemudian menimbulkan rasa kebencian berdasarkan SARA melalui media sosial.

Dalam hal ini, dijelaskan dalam surat perintah penangkapan bahwa Syahganda merupakan pengguna akun Twitter @syahganda.

Sebelumnya, anggota Komite Eksekutif KAMI yang lain, Ahmad Yani mengatakan penangkapan Syahganda tidak didampingi oleh kuasa hukumnya.

Ahmad Yani mengatakan KAMI tengah menyiapkan tim advokasi sehingga nanti akan mendampingi Syahganda dalam menjalani proses hukum.

Presidium KAMI, Din Syamsuddin sebelumnya menyatakan bahwa organisasinya belakangan ini secara kelembagaan tidak ikut dalam aksi penolakan Omnibus Law Cipta Kerja. Dia membantah bahwa KAMI menungggangi demo menolak Omnibus Law.

“Kalimat bahwa KAMI menunggangi aksi demo buruh, mahasiswa dan pelajar adalah taktik agar massa buruh, mahasiswa dan pelajar tidak turun beraksi,” kata Din dalam keterangan resminya, Senin (12/10) kemarin.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Usai Aksi Mendebarkan yang Buat Limbad Bersuara, Captain Vincent Dicabut Izin Terbang
apahabar.com

Nasional

Daftar Pemenang Sayembara Desain Ibu Kota Negara
apahabar.com

Nasional

KPK Berlakukan WFH, Sidang Etik Firli Bahuri Ditunda
apahabar.com

Nasional

Jokowi Minta Antisipasi Kepulangan 34 Ribu Pekerja Migran
apahabar.com

Nasional

Tim Jokowi Optimistis Putusan MK ‘Sama’ dengan MA
apahabar.com

Nasional

Kawal Aksi Demo AMP, Seorang Prajurit TNI Tewas Dibacok
apahabar.com

Nasional

Wisata Gunung Tangkuban Parahu Tutup Sementara
apahabar.com

Nasional

Edukasi Calon Pengantin, BKKBN Luncurkan Website Siap Nikah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com