Cuaca Kalsel Hari Ini: Pagi Cerah Berawan, Siang Berpotensi Hujan di Seluruh Wilayah Kapolres Angkat Bicara, Kapolsek Bungkam Soal Penembakan Maut Martapura Dugaan Skimming Bank Kalsel, Bank Sentral Angkat Bicara Pemerintah Canangkan Subtitusi Komoditas Impor Beralih ke Produk Dalam Negeri Kementerian Investasi Kantongi 700 Pengaduan Keberatan IUP yang Dicabut  
agustus

Jadi Pembicara di Safari Jurnalistik PWI, Budiono Darsono Bicara Pentingnya Kompetensi Perusahaan Media

- Apahabar.com     Kamis, 22 Oktober 2020 - 20:05 WITA

Jadi Pembicara di Safari Jurnalistik PWI, Budiono Darsono Bicara Pentingnya Kompetensi Perusahaan Media

Presiden Komisaris Kumparan, Budiono Darsono. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Komisaris Kumparan, Budiono Darsono mengungkapkan pentingnya kompetensi perusahaan media dewasa ini. Di industri yang serba digital ini, kata dia, tanpa kompetensi, media dapat salah tempat dan salah arah.

“Dalam industri media saat ini, dibutuhkan tidak hanya kecepatan tetapi juga yang paling penting adalah keakuratan dalam menyajikan berita,” jelas Presiden Komisaris Kumparan, Budiono Darsono saat menjadi pembicara dalam Safari Jurnalistik PWI di Ruang Rapat Sekertariat PWI Pusat Lantai 4 Gedung Dewan Pers, Kamis (22/10).

Safari Jurnalistik PWI yang kerjasama dengan PT. Astra International itu mengambil Topik “Transformasi Media Digital & Kelangsungan Profesi Jurnalis”.

Wartawan senior yang juga salah satu pendiri Detik.com ini melanjutkan, Uji Kompetensi Wartawan (UKW), sangat penting dan wajib diikuti oleh wartawan hingga perusahaan media.

Perusahaan media harus terus mendorong para wartawannya mengasah diri serta berlomba dengan kemajuan teknologi agar bisa bertahan tetap independen dan mengikuti kemajuan zaman.

“Media memang takkan pernah mati, platformnya saja yang berubah, dulu cetak sekarang online nanti ke depan belum tahu apa lagi,” katanya lagi.

Ketua Umum PWI, Atal S Depari mengamini hal tersebut, baginya wartawan harus terus diasah kemampuannya demi menjaga kualitas pemberitaan media di Tanah Air. Salah satu wadah melatih kompetensi wartawan ialah mengikuti UKW.

Terkait acara Safari Jurnalistik ini, Atal S Depari mengaku lega sebab program yang telah berjalan sejak beberapa tahun terakhir ini terus dipertahankan meski dalam situasi pandemi seperti sekarang ini.

Malahan dari dua kali kuliah safari jurnalistik yang dilakukan, kali ini pendaftarnya meningkat tajam, jika pada sekolah jurnalistik perdana pekan lalu terdapat tiga rausan orang pendaftar, kali ini terjadi dua kali lipat pendaftarnya menjadi enam ratusan peserta wartawan yang barasal dari pelosok negri dari Sabang sampai Merauke.

“Kami juga berterima kasih kepada PT. Astra International yang sudah bersedia untuk turut terlibat dan bekerjasama dengan PWI untuk mengadakan Safari Jurnalistik ini,” ujar Ketum PWI di dampingi Sekjen PWI pusat Mirza Zuhaldi dan Direktur Sekolah Jurnalisme Indonesia,Ahmed Kurnia usai acara.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Vaksinasi Covid-19

Nasional

Presiden Jokowi Perintahkan Kepala Daerah Percepat Vaksinasi Covid-19
Mayjen Suharyanto

Nasional

Sosok Mayjen Suharyanto Kepala BNPB Baru Resmi Dilantik
apahabar.com

Nasional

Beda, Berikut 7 Foto Gaya Refreshing Jokowi dan Prabowo
Gerhana Bulan

Nasional

Bertepatan dengan Waisak, Gerhana Bulan Total 26 Mei Tergolong Langka
apahabar.com

Nasional

Kebakaran Kapal di Jatim: 128 Selamat, Tiga Orang Masih Hilang
Munarman

Nasional

Hakim Tunda Pembacaan Dakwaan Kasus Dugaan Terorisme Munarman
apahabar.com

Nasional

Anak Muda Bangun Sistem Online, Jokowi: Bisa Bantu Petani
sriwijaya air

Nasional

Air Mata Warnai Tabur Bunga Keluarga Korban Sriwijaya SJ-182
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com