Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Jalani Pemeriksaan Berjam-jam, Identitas Terlapor Dugaan Pelanggaran Pidana di Pilgub Kalsel Masih Misteri

- Apahabar.com Jumat, 2 Oktober 2020 - 14:26 WIB

Jalani Pemeriksaan Berjam-jam, Identitas Terlapor Dugaan Pelanggaran Pidana di Pilgub Kalsel Masih Misteri

Suasana di Sekretariat Bawaslu Kalsel, Jumat siang. Foto-apahabar.com/Muhammad Robby

apahabar.com, BANJARMASIN – Badan Pengawas Pemilu Kalimantan Selatan memeriksa sejumlah saksi terkait laporan dugaan pelanggaran pidana Pemilu di Pilgub Kalsel 2020.

Berdasarkan pantauan apahabar.com, sejumlah saksi masih menjalani pemeriksaan di Sekretariat Bawaslu Kalsel.

Pemeriksaan dilaksanakan selama kurang lebih 3 jam, dimulai sekira pukul 09.00 – 12.00 Wita.

Menjelang tengah hari, pemeriksaan memasuki waktu istirahat. Sejumlah saksi dan petugas Bawaslu Kalsel keluar untuk menjalankan ibadah salat Jum’at.

Sementara itu, beberapa aparat kepolisian dilengkapi senjata lengkap masih berjaga-jaga di sekitar Sekretariat Bawaslu Kalsel, di Jalan RE Martadinata, Banjarmasin Tengah.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kalsel, Azhar Redhanie mengatakan pemeriksaan dilakukan kepada pelapor dan saksi-saksi yang dihadirkan.

“Untuk menentukan siapa terlapor, kita akan melakukan rapat kembali setelah ini,” kata Azhar.

Bawaslu masih berupaya meminta keterangan dari para pihak yang bersangkutan.

“Untuk saksi-saksi lain, kita berupaya melakukan di sini atau di tempat kejadian perkara. Nanti disesuaikan dengan hasil klarifikasi atau keterangan dari pelapor dan saksi-saksi. Karena peristiwa yang didapatkan harus dikembangkan terlebih dahulu,” pungkasnya.

Sebelumnya, sejumlah pihak yang mengatasnamakan masyarakat Kalsel melaporkan dugaan pelanggaran pidana pemilu ke Sekretariat Bawaslu Kalsel, di Jalan RE Martadinata.

Pelapor atas nama Jurkani yang diketahui menjabat sebagai Tim Divisi Hukum pasangan calon Denny Indrayana – Difriadi Darjat di Pilgub Kalsel 2020.

Dalam laporannya, mereka menghadirkan sejumlah saksi dan barang bukti untuk memperkuat dugaan pelanggaran pidana pemilu tersebut.

Sedikitnya terdapat 2 orang saksi dan beberapa alat bukti. Kedua saksi didatangkan dari Amuntai, Hulu Sungai Utara (HSU).

Mereka berjenis kelamin laki-laki dan diperkirakan masih berusia muda, yakni berkisar 20 – 25 tahun.

“Kedua saksi ini masih muda. Mereka berangkat dari Hulu Sungai Utara, tadi pagi,” kata Jurkani kepada apahabar.com.

Keduanya merupakan masyarakat biasa. Mereka berangkat dari HSU menuju Bawaslu Kalsel menggunakan travel.

“Mereka masyarakat biasa. Ke sini menggunakan travel saja,” kata mantan Penyidik Polda Kalsel itu.

Sedangkan alat bukti yang dibawa nanti, kata dia, yakni berupa sarung dan uang tunai sebesar Rp 50 ribu.

Polling Pilkada 2020
Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Survei Membuktikan Jokowi-Ma’ruf Unggul
apahabar.com

Politik

Menuju Pilwali Banjarmasin, Jumlah Dukungan untuk Anang-Firdaus Penuhi Syarat
apahabar.com

Politik

Pilkada Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin Mantap Bersama Iwansyah
apahabar.com

Politik

Jawaban Calon Petahana Wali Kota Banjarmasin Terhadap Aspirasi Guru Honorer
apahabar.com

Nasional

Pilkada Kalsel 2020, M Nuh Ingatkan Pers Tetap Jaga Fungsinya
apahabar.com

Politik

Sah! Gelora Indonesia Resmi Berbadan Hukum Partai Politik
Survei CPCS: Elektabilitas PDIP Tertinggi

Politik

Survei CPCS: Elektabilitas PDIP Tertinggi
apahabar.com

Politik

Orasi Denny Indrayana: Hijrah Lebih Baik daripada Bergerak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com