Positif Covid-19, Cepat Sembuh Ketum PBNU Said Aqil Rupiah Jaya, Dolar Jatuh ke Level Terendah Mobil Terbelah dan Terbakar di Grand Prix Bahrain, Pebalap Prancis Ini Lolos dari Maut Bukan Kereta Api! Nih 2 Proyek Strategis Nasional Andalan Jokowi di Kalsel 2020-2024 Rusia-Saudi Belum Sepakati Durasi Pengurangan Produksi Minyak

JALANI PEMERIKSAAN, Pentolan BEM Kalsel Dicecar Sederet Pertanyaan

- Apahabar.com Senin, 26 Oktober 2020 - 17:38 WIB

JALANI PEMERIKSAAN, Pentolan BEM Kalsel Dicecar Sederet Pertanyaan

Ahdiat, Koordinator Badan Eksekutif Mahasiswa Se-Kalimantan Selatan (kanan) dicecar puluhan pertanyaan oleh penyidik Polda Kalsel atas dugaan tindak pidana kejahatan dengan sengaja mengumpulkan massa. Foto: apahabar.com/Bahaudin Qusairi

Apahabar.com Banjarmasin – Ahdiat Koordinator Badan Eksekutif Mahasiswa Se-Kalimantan Selatan dicecar puluhan pertanyaan oleh penyidik Polda Kalsel.

Pentolan demonstrasi massa menolak Omnibus Law atau UU Cipta Kerja itu dua jam diperiksa di ruangan Ditreskrimum.

Namun Ahdiat tidak sendiri di ruangan tersebut. Dia ditemani rekannya, Renaldi.

Mereka mengaku dicecar 20 pertanyaan oleh polisi. Kuasa Hukum, Muhammad Pazri yang mendampingi dua mahasiswa tersebut menyebut pertanyaan yang diajukan masih bersifat umum.

“Berawal dari identitas dan sebagainya. Jumlah massa aksi, tanggal dan tempat sampai tidak atau adanya peringatan yang diberikan oleh pihak berwenang,” ungkapnya usai keluar dari ruangan Ditreskrimum.

Advokat muda dari Borneo Law Firm itu menilai sejumlah pertanyaan yang dicecar kepolisian atas dugaan pelanggaran pasal 218 KUHPidana tersebut masih tidak sesuai.

“Secara umum memang dari pertanyaan-pertanyaan itu masih kabur, substansi yang dituduhkan kepada kawan-kawan mahasiswa,” ujarnya.

Sebagai contoh, lanjut dia, peringatan yang diterima mahasiswa saat aksi pada Kamis (15/10) lalu pun tak diterima secara langsung oleh mereka.

“Kalau peringatan itu kan dapat bentuk lisan atau tertulis kan. Lisannya pun kalau dibahasakan di lapangan itu bentuknya hanya sebatas membujuk, baik dari kapolda atau danrem,” tutur Pazri.

Lebih jauh, Pazri membeberkan, dari dua mahasiswa yang dipanggil, hanya Ahdiat yang mendapat Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP). Artinya, perkara tersebut bakal diteruskan ke Kejaksaan Tinggi Kalsel.

Dia juga berharap polisi dapat lebih bijak dan selektif dalam mendalami penyidikan kasus dugaan pelanggaran pasal 218 KUHP tersebut.

Buntut demo Omnibus Law Jilid II, Ahdiat dipanggil polisi. Pemeriksaan dijadwalkan sejak pagi tadi.

Ditemani sejumlah anggotanya, pentolan demonstran anti-Omnibus Law ini mendatangi Mapolda Kalsel di Jalan S Parman, Kota Banjarmasin.

Demonstrasi kala itu berlangsung di depan kantor DPRD Kalsel, dari pagi hari diikuti oleh ribuan massa aksi.

Karena aspirasi mereka tak dipenuhi, massa bertahan hingga larut malam atau sekitar pukul 01.00 dini hari. Mereka memenuhi ruas Jalan Lambung Mangkurat.

Akhirnya, diiringi perdebatan alot dan isak tangis Ahdiat, massa yang ngotot bertahan akhirnya balik kanan.

Kepada apahabar.com, Ahdiat membenarkan pemanggilan sesuai surat bernomor S.Pgl/525-1/X/2020/Ditreskrimum itu.

Ia dipanggil sebagai saksi dalam perkara dugaan tindak pidana kejahatan dengan sengaja mengumpulkan massa.

“Ya benar,” ucapnya kepada apahabar.com kemarin.

Namun begitu Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Rifai, saat dikonfirmasi terpisah, belum bisa menjelaskan ihwal pemanggilan pentolan demonstran anti-Omnibus Law tersebut.

“Belum tahu,” ujar Rifai.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Rugikan Negara Miliaran Rupiah, Dirut PT CBA Ditangkap Polda Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Modus Operandi Narkoba di Tala Transaksi Pakai Tanda
apahabar.com

Kalsel

“Bergerak Bersama Untuk Sesama” Kumpulkan Dana Rp57 Juta Lebih untuk Pulau Sebuku
apahabar.com

Kalsel

Warung Sedekah Hadir di Banjarbaru, Bayar Cukup Dengan Doa
apahabar.com

Kalsel

Tim Paskibraka Banjarmasin, Melatih Disiplin di Bawah Terik Matahari
apahabar.com

Kalsel

Penimbunan Solar Batola, Hiswana Migas Sangkal Tudingan Keterlibatan Pihak SPBU
apahabar.com

Kalsel

Kafilah MTQ Pawai Taaruf Mengelilingi Pusat Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Kapolresta Banjarmasin Ingatkan Personel Fokus Pengamanan Arus Balik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com